Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Mencari Tau


__ADS_3

Pak Dodi yang sudah berkali-kali mendekati ibu Jumaroh belum membawakan hasil.!! dengan alasan ibu Jumaroh masih memilik hutang, pak Dodi Masi punya kesempatan untuk mendatangi rumah ibu Jumaroh,tapi kini pak Dodi merasa kecewa karena ibu Jumaroh sudah membayar lunas hutang nya.


di tambah sekarang pak Dodi di larang sering-sering main kerumah oleh ibu Jumaroh


Pak Dodi mencari cara agar rencananya untuk menikah dengan ibu Jumaroh tercapai.


"Nak sini dulu sebentar" ucap pak Dodi kepada anaknya yang sedang berada di kamar


"Ada apa pah?" Tanya Maya sambil menghampiri papahnya


"Papah mau minta bantuan kamu,untuk menyelidiki ibu Jumaroh! punya uang dari mana ? Soalnya,dia sudah membayar lunas utang kepada papah"ucap pak Dodi


Maya pun siap di beri tugas untuk menyelidiki ibu Jumaroh,hanya saja Maya belum tau caranya karena kalau langsung nanya sama putri! Tentu tak akan di jawab.


***


Di waktu malam ibu Jumaroh masuk ke kamar putri untuk membicarakan masalah pinjamannya di bank.


Dari nominal pinjaman,membayar utang ke pak Dodi,memperkirakan biaya untuk mendirikan bangunan buat usaha dan perkiraan sisa uang buat modal usaha ibu jelaskan secara detail kepada anaknya.


Karena kesungguhan ibu Jumaroh dalam mengelola uang pinjamannya putri pun percaya sepenuhnya terhadap sang ibu.


Disaat putri ingin tertidur putri mengambil hp untuk membuat alarm,tak di sadari ternyata ada pesan singkat!! yang masuk dua jam lalu, dari Gilang.


"{Selamat malam sayang,semangat belajarnya agar kamu bisa meraih apa yang kamu inginkan,abaikan aja pesan singkat ku tak usah kau balas}" ucap Gilang melalui pesan singkat yang ia kirimkan lewat hp kepada putri


Putri yang membacanya,hanya tersenyum untuk mengantarnya tidur.


Malam yang begitu larut !!! memaksa, menyapa pagi. putri kini terbangun dari lelap tidurnya


Dengan kesungguhan menimbah ilmu, putri dengan semangat bersiap-siap berangkat sekolah


Baru saja putri ingin pamit kepada ibunya untuk berangkat sekolah pagi-pagi terdengar suara panggilan dari luar,ibu Jumaroh bertanya-tanya siapakah yang datang pagi-pagi kerumah.


Putri yang mengenali suaranya langsung memberitahukan ibunya kalau yang datang itu adalah Gilang. Putri pun keluar untuk menemui Gilang.


"Tumben nyamper kesini ,bukannya nunggu di di depan jalan aja"tanya putri kepada Gilang


"Aku sengaja nyamper kesini, biar berangkat sama kamu ya agak Lamaan," ucap Gilang dengan suara lirih karena takut di dengar ibu putri

__ADS_1


Setalah sudah siap!! putri meminta ijin untuk berangkat sekolah bersama Gilang yang juga ikut pamit Sam ibu Jumaroh.


Kini keduanya berangkat ke sekolah dengan penuh semangat walau hanya berjalan kaki


Baru berjalan beberapa langkah ada pengendara motor menghentikan langkah mereka berdua,setalah membuka helmnya ternyata Bagas


"Putri berangkat bareng sama saya yuk,naik motor. Kalau jalan kaki sama Gilang si cape" ucap Bagas sambil merendahkan Gilang di depan putri.


"Kaka duluan aja ,aku jalan kaki bareng Gilang aja"ucap putri


"Udah sana, duluan aja ucap Gilang"dengan tatapan cemburu kepada Bagas


Bagas sebenarnya kecewa karena dia sengaja datang kesitu untuk menjemput putri karena sebenarnya rumah Bagas dan putri itu beda arah, di tambah setiap mengajak berangkat atau pulang!! putri selalu menolak karena ada Gilang.kalau kemarin pas lagi sendiri putri mau di ajak Bagas buat berangkat sekolah bareng.


Akhirnya Bagas berangkat duluan dengan mengendarai motor dan ingin mencari cara untuk memisahkan mereka berdua


Agar Bagas lebih leluasa dekati putri


Sambil berbincang mesra dengan berjalan, tak sadar !! kini keduanya telah sampai di sekolah.


Siska yang menyaksikan mereka berdua makin hari makin dekat jadi punya rasa penasaran karena Siska masih belum tau status Gilang dan putri.


Tanpa basa-basi Gilang mengatakan dengan suara berbisik kepada Siska"emang iya!!!! Kan ,aku sama putri sekarang sudah jadian".


Siska yang mendengar hal itu langsung


Berkata"kalau sama-sama punya perasaan,seharusnya dari kemarin-kemarin kalian jadian,aku denger berita itu ada seneng dan sedih nya!!" ucap Siska


"Seneng dan sedihnya apa sis?"tanya putri


."senengnya!! bisa melihat sahabat dan teman ku jadian, sedih nya aku bakalan i tinggalin kalian berdua karena kalian akan selalu menghabiskan waktunya untuk berdua


Putri dan Gilang pun berkata walau mereka sudah jadian tak akan mengabaikan dan meninggalkan Siska.


***


Maya yang dapat tugas dari papah nya untuk menyelidiki ibu putri, akhirnya Maya selalu mendengarkan!! setiap obrolan putri, baik dengan Gilang ataupun dengan Siska.


Sudah lama mendengarkan setiap obrolan putri tapi Maya masih belum mendapat informasi mengenai ibu putri yang sudah bisa bayar lunas utang ke papah nya.

__ADS_1


Sampai jam sekolah berakhir informasi mengenai ibunya masih belum di dapatkan.


Akhirnya Maya, dari kejauhan mengikuti putri


sampai rumah, berharap dapat informasi penting!! untuk di sampaikan kepada papah nya.


Setalah Maya mengikuti putri sampai rumah,begitu terkejutnya Maya,ternyata melihat ibu Jumaroh membangun tempat usaha di depan rumahnya


Maya yang makin penasaran,mendatangi tukang bangunan untuk menggali informasi tentang ibu Jumaroh.


Setalah menanyakan kepada semua tukang bangunan, yang sedang membangun tempat usaha ibu Jumaroh!! tapi tidak ada yang tau


Maya pun masih kebingungan untuk mengetahuinya.


Akhirnya Maya memutuskan pulang kerumah,walaupun Maya belum mendapatkan informasi detail mengenai ibu Jumaroh tapi setidaknya ada informasi yang menarik yang harus di beritahukan kepada pak Dodi.


Setibanya di rumah,Maya pun langsung menghampiri papahnya dn memberitahukan kalau ibu Jumaroh sekarang sedang membangun ruko di depan rumahnya.


Setelah mendapatkan informasi itu ,pak Dodi makin penasaran karena baru saja kemarin membayar utang kepada dirinya ,sekarang membuat bangunan di depan rumahnya.


Karena informasi dari Maya kurang detail akhirnya pak Dodi berniat untuk menyelidikinya sendiri.


Pak Dodi kini bersiap-siap dengan berpakaian rapih dan serba wangi kini berniat untuk mendatangi rumah ibu Jumaroh


Maya pun di ajaknya untuk kerumah putri, tapi karena Maya yang sudah punya janji!! dengan teman-temannya sekolahnya untuk bermain akhirnya Maya pun memutuskan untuk tidak ikut kerumah ibu Jumaroh.


Tampan menunggu waktu yang lama,akhirnya pak Dodi sampai di rumah ibu Jumaroh


***


Ibu Jumaroh yang sedang memantau kerja tukang bangunan sambil menginstruksikan tata letak yang ibu Jumaroh inginkan.


Tiba-tiba pak Dodi mendatangi rumahnya lagi


Ibu Jumaroh yang sebenarnya tidak mengharapkan pak Dodi datang tapi karena sekarang pak Dodi sudah berada di hadapannya akhirnya ibu Jumaroh mempersiapkan pak Dodi duduk di depan teras rumah.


Pak Dodi pun bertanya kepada ibu Jumaroh "ibu di depan rumah lagi di bikin apa?" Tanya pak Dodi sambil tersenyum dan terus memandangi ibu Jumaroh


"Saya lagi bikin warung buat jualan sembako pak" jawab ibu Jumaroh

__ADS_1


__ADS_2