
Memang rumah ibu Siti lebih bagus dari pada rumah ibu Jumaroh tapi di sini ibu Jumaroh menemukan ketenangan bukan karena rumahnya yang megah tapi karena di sini suasana lebih aman dan nyaman untuk saat ini
"Gimana keadaan ibu sekarang? " tanya Putri sambil memegang buku pelajaran.
"Keadaan ibu sekarang sudah mulai membaik nak. Nggak terlalu banyak pikiran seperti tadi pagi, di rumah ibu sering teringat dengan sosok bapakmu"jawab ibu Jumaroh
"Kita mau menginap di sini Berapa lama Bu?"tanya Putri
"Menginap satu hari aja Nak,!!!!kalau terlalu lama nggak enak juga dengan Ibu Siti"ucap ibu jumaroh
Tanpa di sadari ibu Jumaroh dan Putri
ibu situ mendengarkan obrolan mereka berdua dan langsung menghampirinya
"Saya di sini senang ada kalian berdua, saya harap ibu Jumaroh dan Putri bisa menginap lebih lama"ucap ibu Siti untuk menimpali obrolan mereka berdua
Walau Ibu Siti tidak keberatan kalau ibu Jumaroh dan Putri menginap lebih lama tapi ibu Jumaroh memutuskan menginap satu hari
Setelah ikut berbincang dengan Ibunya jumaroh dan Putri,Ibu Siti masuk kamar untuk istirahat lebih dulu. Putri juga ikut masuk ke kamar yang sudah di sediakan ibu Siti untuk menginap
Tapi sebelum beristirahat Putri ingin menyempatkan waktu untuk membuat coretan Di bukunya
*Ibu ku Tertekan Oleh Keadaan*
sekarang ibu merasa tertekan karena selalu di hadapkan dengan laki-laki yang ingin menggantikan ayah dan bernafsu liar
Ditambah kenangan-kenangan dengan ayah yang selalu hadir menyapa rindu
Semakin berat tekanan yang ibu hadapi
Satu hari meninggalkan rumah terasa begitu lama waktu yang Kurasakan
Terpaksa melewati malam di tempat berbeda Untuk menemani ibu menenangkan pikiran
----------------------------------------
By.Putri
"Nak ,setelah pulang sekolah kamu pulangnya kerumah ya,ibu pulang dari sininya jam 11 siang "ucap Ibu Jumaroh sambil merapihkan bekas tempat tidurnya
"Iya Bu ,ibu kalau di rumah fikiran masih ngga tenang lebihbaik main kerumah ibu Yanti aja ya biar ada temen ngobrol"ucap putri yang sambil mengenakan seragam sekolah
"Ibu Jumaroh ,de Putri sarapan dulu yuk. Ibu siti udah masak"ucap ibu situ yang baru selsai memasak
__ADS_1
"Saya jadi makin ngerepotin ibu Siti"ucap ibu Jumaroh
",Kamu jangan sungkan ,kaya sama siapa aja kitakan Masi saudara,lagian tamu itu harus di jamu dengan baik"ucap Ibu Siti
Mereka bertiga sarapan di meja makan ibu Siti yang sambil sarapan membicarakan mengenai ibu Jumaroh dan Putri untuk tinggal lebih lama lagi di rumahnya ,tapi karena ibu Jumaroh yang tak bisa meninggalkan rumah terlalu lama terpaksa menolak secara halus tawaran ibu siti
Setelah selsai sarapan, putri yang sudah mengenakan pakaian sekolah lengkap
pamit dengan ibu Siti dan ibunya untuk berangkat sekolah
Putri berjalan 100 meter menuju jalan raya untuk menunggu angkutan umum yang menuju sekolahnya
Di pinggir jalan putri yang menunggu angkutan umum Masi belum ada yang berhenti walau ada beberapa angkutan umum yang lewat di depannya karena sudah muatan penuh dengan anak-anak sekolah lainnya dan beberapa penumpang yang mau ke pasar
Sudah 45 menit menunggu tapi masih belum ada yang berhenti angkutan umumnya
Waktu jam masuk sekolah sudah mulai mendekati
Tiba-tiba ada seseorang yang berpakaian sekolah dengan mengendarai sepeda motor menghampirinya
Ternyata itu adalah Bagas yang satu sekolah dengan putri tapi dia sudah kelas 3 yang berarti adalah Kaka kelas putri
Putri pun di ajak untuk berangkat sekolah bareng,karena sudah menunggu lumayan lama dan tak dapat-dapat angkutan umumnya
Disaat di perjalanan dengan mengendarai sepeda motor dengan Putri,Bagas menanyakan putri karena dia berangkat dari tempat yang berbeda ,putri pun menjelaskan alasannya kepada Bagas
Bagas yang suka dengan putri tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk meminta nomer handphone agar bisa lebih dekat dengan putri.
Bagas pun mengeluarkan hp dari saku dan memberikan kepada putri untuk mencatat nomernya
Setibanya di sekolah Gilang yang melihat Bagas membonceng Putri ke sekolah akhirnya cemburu
Putri yang melihat Gilang merasa Cemburu sebelum Gilang bertanya kepada putri atau melakukan hal-hal yang bisa merusak pertemanan akhirnya Putri menghampiri Gilang untuk menjelaskan semuanya
Gilang percaya dengan ucapan putri tapi dia merasa ketakutan karena Bagas bukan sekedar ucapan kalau suka dengan putri karena kini Bagas sudah mulai mendekati putri sampai mengajak berangkat sekolah bareng
Setelah di dalam kelas Maya menghampiri putri
"Putri kemarin kemana ngga ada di rumah?,saya dengan papah kemarin kerumah ngga ada siapa-siapa?"tanya Maya
"Aku kemarin main ke rumah saudaraku dan menginap di sana ,sekarang aku berangkat sekolah juga dari sana" jawab putri
"Maya..!,pagi-pagi jangan bikin masalah ya sama putri"ucap Siska yang baru datang dan ikut duduk di tengah di antara mereka berdua
__ADS_1
"Apaan si Luhhhh...!!!! Ngga tau topik obrolannya juga langsung ikut-ikutan ngomong aja"ucap Siska dengan bermuka kesal terhadap Siska
"Kita cuma ngobrol biasa aja kok sis,Maya ngga nyari keributan sama saya"ucap putri
"Tuh denger ngga yang putri omongin" ucap Maya sambil menjauh dari putri dan siska
Setelah jam istirahat hp putri berbunyi ada telfon dari Bagas yang mengajak Putri istirahat di Kantin
Tapi karena putri ingin istirahaat di kelas putri menolak ajakan Bagas.
Gilang yang menyaksikan itu menghampiri putri dan mengatakan ingin berbicara hal serius dengan putri saat pulang sekolah nanti.
Di saat jam pulang sekolah putri yang baru saja keluar kelas langsung di hampiri Bagas untuk mengajaknya pulang bareng
Putri menolak secara halus ajakan Bagas karena sudah ada janji dengan Gilang
Gilang pun langsung menghampiri Putri dan Bagas pergi dengan rasa kecewa karena usahanya belum bisa meluluhkan hati putri di tambah langkahnya selalu terhambat oleh Gilang
Sambil berjalan kearah pulang Gilang mengajak Putri untuk berhenti di tempat yang teduh untuk mengajaknya berbicara
"Putri aku ingin berbicara jujur sama kamu,kalau aku selalu cemburu setiap ada laki-laki yang mendekati kamu"ucap Gilang sambil menatap putri tanpa berkedip
"Laki-laki yang deketin aku cuma sekedar berteman"ucap Putri
"Aku lihat si bukan sekedar berteman tapi ingin mendekati mu"ucap Gilang
"Tapi aku merasa biasa aja , teman-teman ku tidak ada yang mendekati"jawab putri dengan ekspresi terburu-buru karena mengkhawatirkan ibu di rumah
"Sekali lagi aku ingin mengatakan aku suka padamu ,dan aku berharap jawabannya sekarang juga" ucap Gilang dengan Sura bergumam dan gemetaran
"Iya aku mau ,tapi aku tidak berjanji bisa menyempatkan waktu untuk hubungan kita karena aku ingin fokus sekolah"ucap putri dengan fikiran yang selalu teringat ibunya di rumah
Setelah berbicara keduanya pulang kerumah masing-masing
Putri yang berjalan terburu-buru telah sampai di rumahnya dan langsung membuka kunci rumah untuk memasukinya
Putri memanggil-manggil ibunya tapi tak ada jawaban ,putri pun mencari ibunya di setiap sudut kamar tapi tak menemukan nya
Putri yang masih mengenakan seragam sekolah
Dengan panik langsung keluar rumah dan mendatangi rumah Ibu Yanti untuk menanyakan ibunya
Hanya perlu 10 langkah putri telah sampai di depan rumah ibu Yanti
__ADS_1