
Di saat pulang sekolah putri ingin sekali mengungkapkan isi hati nya
Lewat puisi di buku nya
Putri pun bergegas mengambil buku dan pena di dalam tas nya
Dan langsung menulis sebua puisi
*Belum Bisa Membalas Perasaan Mu*
Ada sesuatu yang sangat berbeda saat kau ungkapkan rasa.....
Ada sesuatu yang tak ku mengerti saat kau nyatakan cinta....
Aku tak bisa berkata saat ungkapan itu datang secara tiba-tiba....
Aku tau ketulusan dan kesungguhan mu pada ku....
Tapi rasa ini baru pertama ku alami....
Perlu waktu untuk menjawab agar aku benar-benar yakin untuk sebuah pilihan...
Karena ketakutanku rasa ini akan membawa menuju kebahagiaan...
Ataukah rasa ini akan membuatku tersakiti di kemudian hari....
By.Putri
Tok....tok...tok"Asalamualaikum ......permisi "
"Walaikumsalam ....iya bentar "jawab ibu Jumaroh
Setelah pintu di buka
"Ehhhhh pak Dodi !!!! Ini anak perempuan siapa pak ??" Tanya ibu Jumaroh
"Ini anak saya Bu , namanya Maya . dia kelas dua SMA negri 1 " ucap pak Dodi
"Anak saya juga sekolah kelas dua SMA negri 1 ,jangan-jangan anak kita saling kenal" ucap ibu Jumaroh
Setalah pak Dodi dan Maya di persilahkan masuk ibu Jumaroh memanggil anak nya Putri
Putri pun keluar kamar dan menghampiri tamu "Maya , main ke sini nggga ngabarin dulu"ucap putri dengan sambutan ketulusan dan senyuman
"Ngapain harus bilang-bilang dulu ? Kalau tau aku mau di ajak ke rumah kamu aku ngga bakalan ikut "ucap Maya dengan ekspresi yang kesal
"Maya ngga boleh gitu jawab nya ngga sopan" ucap bapak nya yang bernama pak Dodi
__ADS_1
Putri yang ikut duduk menemani tamu di samping ibu nya dengan Maya yang duduk di samping bapak nya
Kini pak Dodi berbicara mengenai tujuan nya datang bertamu
"Ibu , saya mau menagih utang ibu kepada saya sebesar 20 juta !!! ibu kan janji nya Minggu ini"
"Mohon maaf pak , kemarin suami saya pulang belum dapat pinjaman dari bos nya katanya si bisa dapat pinjaman bulan depan. Sekarang suami saya sudah berangkat lagi" ucap ibu Jumaroh
"Sudah dua kali ibu ngulur-ngulur bayar utang kepada saya !! untung ngga saya bungain ,saya kasih kesempatan terakhir ya Bu , bulan depan harus ada"ucap pak Dodi
Setelah pak Dodi dan anak nya pulang putri pun bertanya tentang utang ibu
"Ibu sama bapak punya utang apa sampai 20 juta"tanya Putri
"Dari kecil sampai kamu masih SMP kan kita tinggal di kampung . ibu dan bapak susah nyari kerja di kampung , akhir nya ibu dan bapak pinjaman 70 juta buat usaha ternak ikan di Empang
tapi karena gagal panen dan usaha itu bangkrut ibu dan bapak belum bisa ngelunasin utang. sekarang tinggal 20 juta lagi utang keluarga kita ke pak Dodi" ucap ibu Jumaroh
"Maaf ya Bu ,putri belum bisa berbuat apa-apa belum bisa bantu ngringanin beban keluarga"ucap putri sambil memeluk ibu nya
"Kamu ngga usah mikirin hal ini nak !! Kamu fokus sekolah aja , biar bapak dan ibu aja yang mikirin "ucap ibu
Setelah mendengar hal itu putri ingin sekali membantu kekuarga untuk membayar utang tapi dia masih sekolah dan belum tau cara mencari uang
Putri yang biasanya setiap ada kejadian baik kesedihan kebahagiaan ataupun masalah langsung di tuangkan di lembaran putih dengan tinta untuk merangkai kata
Putri teringat dengan perkataan Siska yang menyarankan untuk mencoba hal baru dengan membuat Novel di Manga Toon dan menjadi penulis Di platform itu
Putri bertanya-tanya?? Apakah jadi penulis di Manga Toon bisa menghasilkan uang ?????
Untuk mencari jawaban dari pertanyaan nya
Kini putri langsung searching di Googel tentang keuntungan menjadi penulis di Manga Toon
Setalah tau jawaban nya putri langsung bersemangat karena jadi penulis di Manga Toon bisa dapat uang dan banyak keuntungan
Kini putri ingin mencoba membuat novel pertamanya tapi belum tau tema yang ingin di buat
Putri pun membuka lemari yang berisi puluhan buku yang sudah di penuhi puisi buatan nya
Dia mencoba membuka halaman demi halaman mencari tema puisi yang senada
dari nada kesedihan dia rangkai menjadi kata agar tercipta sebuah cerita tapi rangkaian kata itu tak seirama
Kini mencoba membuka halaman dari tema puisi yang bertema kebahagiaan
Dia coba menyatukan bait-bait puisi menjadi cerita , tapi tetap saja jika di satukan puisi-puisi kebahagiaan di jadikan cerita tidak nyambung.
__ADS_1
Karena kelelahan mencari tema yang akan di jadikan bahan cerita . putri pun ketiduran dengan buku-buku puisi yang masih tercecer di kamar tidur nya !!!!
Malam berganti pagi , putri terbangun dan terkejut melihat jam sudah pukul jam 5 pagi dia pun bergegas merapikan buku dari kamar tidur
Setelah sudah bersiap-siap berangkat sekolah
Seketika ada yang mengetuk-ngetuk pintu dan berucap "Asalamualaikum ,putri udah berangkat belum"
"Walaikum'salam , itu Siska bukan?"tanya putri
"Iya aku siska "ucap Siska
"Bentar sis ,aku lagi pake sepatu" ucap putri
Setelah Siska datang kerumah putri untuk mengajak putri berangkat bareng ke sekolah nampak nya bukan sekedar berangkat bareng karena Siska mau memberikan informasi penting but putri.
Sambil berjalan melangkah ke sekolah Siska berkata "put . Asep yang menjebak kamu sama Gilang itu kan tetangga saya ,waktu kamu tanya kan dia ngga ngaku ya
Tapi kemarin saya tanya dia ternyata yang menyuruh Asep buat menjebak kamu dan Gilang itu Maya"
Sambil terkejut putri pun bertanya "yang bener sis? Kok Setega itu Maya lakukan itu , atas dasar dan motif apa sampai lakukan itu?"
"Ngga tau aku juga put . Kemarin tanya ke Asep cuma di suruh buat di foto aja kalau alasan nya buat apa si Asep tidak di kasi tau" ucap Siska
"Tapi Kalau belum tanya orang nya langsung tentang kebenaran ini takut timbul fitnah sis" ucap Putri
"Makanya ntar kita samperin aja Maya tapi jangan ngomong di kelas , pas jam istirahaat aja di tanyain ntar ajak Gilang juga"ucap Siska
"Yaudah gitu aja ,tapi kalau ada Gilang nya aku malu sis" ucap Putri
"Malu soal kemarin ?? , Apa kamu tidak punya rasa yang sama dengan Gilang? "tanya Siska
"Iya sis ,sebenar nya aku ingin membuka dermaga untuk tempat berlabuh hati nya Gilang tapi aku belum siap jika di ajak berlayar menuju samudra untuk menerjang deras arus nya badai kehidupan" ucap putri
Sambil di iringi canda tawa Siska berucap "Ternyata keluar juga kata-kata mutiara,emas perak,dan tembaga nya hahaha"
Setelah kedua nya sampai di sekolah
Siska langsung menghampiri Maya dan ingin mengajak nya berbicara di jam istirahaat.
Gilang yang biasa nya selalu menghampiri putri kini dia berlaga tak kenal dan tak menengok ke arah putri sedikitpun
Siska yang menyaksikan kejadian itupun langsung menghampiri Gilang dan berucap
"Kak Gilang , tumben sifat kaka berubah derastis yang biasanya kalau putri Dateng langsung nyamperin ngajakin ngobrol sekarang menjauh apa karena kejadian kemarin ?" Tanya Siska
"Iya sis ,Gue masih menunggu jawaban Putri tentang perasaan ku yang masih menggantung" ucap Gilang
__ADS_1