Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Bagas masih belum Menyerah


__ADS_3

Sesampainya di rumah putri,Siska bertanya kepada Putri


"Put,di depan rumah kamu lagi membangun apa?" Tanya Siska


"Itu lagi buat warung buat jualan sembako ibu aku" ucap putri


Siska di persilahkan masuk oleh putri,hanya saja Siska belum menemui ibu putri karena ibu putri lagi mendatangi pusat agen sembako untuk menanyakan harga.


Mumpung ibu putri belum pulang di rumah hanya ada putri kini Siska ingin secepatnya berbicara kepada putri agar lebih bebas dan terbuka.


Di saat putri ingin menyiapkan suguhan buat Siska tapi Siska mengatakan ingin berbicara di kamar putri ,akhirnya putri langsung mengajak ke kamarnya.


"Put,aku mau curhat sama kamu" ucap siska


"Bicara saja sis, jangan singkat,aku siap jadi pendengarnya" ucap putri


"Dari sejak kecil aku sudah berteman sama Asep, dari sekolah SD kita bersama , SMP pun kita satu sekolah walau beda kelas dan kini SMA kita masih satu sekolah.


Banyak kenangan dan kejadian yang telah kita lewati ,sampai di saat aku masuk SMA aku telah menyukainya. Aku berharapnya Asep juga memiliki perasaan yang sama !! Karena sampai saat ini aku hanya mencintainya dalam diam yang sampai saat ini masih berharap Dapat balasan dari Asep tentang perasaan ku ini.


Tapi tadi aku mendapat perkataan Asep yang membuat aku hilang harapan untuk dapat balasan rasa darinya karena dia menyukai wanita lain" ungkap Siska untuk meluapkan isi hatinya


"Maaf Sis, kalau boleh tau wanita yang di sukai Asep siapa?" Tanya Putri


"Wanita yang di sukai Asep itu kamu" gumam Siska sembari berkaca-kaca


Putri langsung memeluk Siska untuk menenangkan dan meminta maaf padanya!!


"Kamu tidak usah minta maaf Put, kamu tidak salah!! Yang salah aku yang terlalu berharap padanya tapi dia tidak pernah memiliki perasaan sedikitpun terhadap ku" ucap Siska dengan nada tersedu-sedu


"Asalamualaikum,putri kamu udah pulang?" Panggil ibu Jumaroh yang baru pulang


Setalah mendengar suara ibunya Putri,Siska langsung menghapus air matanya karena malu


Siska dan Putri langsung menjawab salam ibu Jumaroh dan menghampirinya.


Setalah tau kalau ada temennya putri,

__ADS_1


ibu Jumaroh keluar untuk membelikan makanan dan menyuruh putri dan siska untuk makan.


Siska yang berniat ingin menolak tapi karena ibu putri sudah membelikan jadi untuk menghargainya Siska memakannya


Kini Siska sudah merasa lega karena ungkapan isi hatinya sudah di ceritakan kepada sahabat terbaiknya.


Sebenarnya Siska masih ingin banyak bercerita tentangnya tapi karena waktu sudah memaksanya untuk pulang,akhirnya Siska pamit kepada putri dan ibunya untuk pulang.


Karena kasihan sudah terlalu sore ,Siska yang berniat pulang naik angkot ,tapi ibu Jumaroh sudah menelfon Mang Dadang dan sedang menuju ke rumah putri


tak butuh waktu lama mang Dadang sampai dan mengantarkan Siska sampai kerumahnya.


Di saat baru sampai Siska yang berniat membayar ongkos ojeknya tapi di tolak mang Dadang karena ongkosnya sudah di bayar oleh ibu Jumaroh ungkapnya.


***


Setalah Siska pulang, ibu Jumaroh menunjukan buku yang berisi catatan harga-harga sembako dari pusat agennya kepada Putri, Ibu Jumaroh merincikan harga beli dari agen sampai harga yang akan di jualnya.


Putri yang berniat ingin membantu ibunya jualan,meminjam buku itu untuk di pelajari !!


Ibu Jumaroh langsung memberikan kepada putri lalu putri membawa ke kamarnya untuk di baca dan di hafalkan.


Putri mengambil hp berniat ingin memotret buku itu agar lebih mudah untuk menghafal


Tapi di hp putri terdapat pesan singkat


"{Asalamualaikum putri lagi apa?}" Ucap Asep melalui pesan singkatnya


Setalah ingat curhatan Siska kalau Asep suka padanya,dan Putri ingin melihat sahabatnya bahagia akhirnya Putri membalas pesan dari Asep


"{Walaikum'salam,tak usah basa-basi untuk menanyakan keadaan,jika kamu berniat untuk mendekati ku !! aku mohon maaf karena aku sudah punya pacar yaitu Gilang.


Coba kamu pikirkan orang yang di sekitar mu yang mengenalmu dari kecil !! hingga sekarang.


Apakah hanya kau jadikan teman??, Apakah kamu tidak mempunyai sedikitpun perasaan padanya?? Jika kamu tidak memiliki perasaan apapun terhadapnya setidaknya jangan memberi harapan dan jangan membuatnya terluka olehmu}" balas putri melalui pesan singkatnya.


***

__ADS_1


Asep yang mendapat balasan dari putri nampaknya bahagia,dia berharap jika segera membalas lagi pesan itu putri akan terus membalas pesannya


Setalah Asep membuka dan membaca pesan Dari Putri, kini harapan Asep telah pupus sudah karena Putri sudah memiliki pacar. Asep pun merasa malu karena maksud dan tujuannya mengirim pesan tertebak oleh putri kalau di sedang mendekatinya.


Asep berfikir sejenak tentang orang yang di maksud oleh putri yang dari kecil sampai sekarang yang telah mengenalnya.


Fikiran Asep tertuju pada Siska karena sejak tadi pagi semenjak Asep mengatakan kalau ia menyukai putri sikap Siska berubah kepadanya.


Kini Asep mengenang kenangan yang ia ingat dari kecil hingga sekarang bersama Siska, walau hanya berteman !! banyak kenangan indah yang telah mereka lewati, kebersamaan yang telah melekat antara keduanya.membuat Asep menyesal karena selama ini dia tidak sadar kalau Siska menaruh harapan padanya.


Semakin mengingat kenangan-kenangan bersama Siska , Asep semakin menyesal karena telah membuat Siska menangis olehnya.


Kini Asep tak lagi berfikir mengejar putri atau wanita lain karena Asep ingin membuka hatinya untuk Siska.


***


" Mah, aku mau nginep ke rumah bibi Yanti ya?" Ucap Bagas kepada ibunya


"Tumben kamu mau nginep di rumah bibi biasnya kalau kamu di ajak main ke rumah sodara terus nginep kamu tidak betahan ingin cepet-cepet pulang,ada angin apa?" Tanya ibu Dinah


"Aku hanya ingin akrab dengan bibi aja mah ,selama ini kan aku ngga terlalu akrab dengan bibi, dan biar berangkat sekolahnya lebih dekat" ucap Bagas


"Yaudah !! mama mau telfon bibi dulu ,mau memberi tau kalau kamu mau ke Sana dan menginap.tapi kamu langsung ke rumah bibi ya ?? jangan mampir kemana-mana !! langsung ke rumah bibi" ucap ibu Dinah kepada anaknya


Setalah ibu Bagas menelfon bibi Yanti mempersilahkan Bagas untuk main dan menginap di rumahnya.


Dengan menyiapkan pakaian sekolah dan buku yang sudah di tas, Gilang pamit kepada ibunya untuk menginap di rumah bibi Yanti.


Waktu jam 8 malam Bagas dengan mengendarai motor berangkat ke rumah bibi Yanti.


Setalah sampai di sana,Bagas yang sudah di persiapkan kamarnya langsung menaruh tasnya ke kamari


Bibi yanti yang menyuruh Bagas untuk langsung istirahaat tapi Bagas menolak dengan alasan masih belum ngantuk dan di rumah udah biasa begadang.


Kini Bagas memilih untuk menikmati malam di rumah bibi Yanti dengan duduk di depan teras rumahnya , Bagas yang terus memandangi rumah putri berharap putri juga keluar dan duduk di depan terasnya.


Bagas yang duduk di teras sambil mainan hp sudah 1 jam lebih tapi rumah putri masih tertutup tidak ada yang keluar rumah.

__ADS_1


Bagas yang ingin mendatangi Putri merasa malu karena waktu juga sudah malam .


Akhirnya Bagas masuk ke kamarnya untuk istirahaat dan Bagas berfikir besok bisa mengajak putri berangkat sekolah bareng karena dia bisa datang lebih pagi dari Gilang.


__ADS_2