Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Beli Buku Puisi


__ADS_3

Baru saja ibu Jumaroh dan Putri tiba di rumah, mobil yang membawa pesanan ibu Jumaroh datang.


Supir dan kenek menurunkan dan langsung memasukan ke dalam warungnya


Barang-barang yang di beli untuk jualan kini sudah di letakan di dalam warung, ibu Jumaroh yang di bantu Putri merapikan susunannya agar secepatnya bisa berjualan,ibu Jumaroh merencanakan besok pagi akan segera buku warungnya.


Selsai membantu ibunya ,putri masuk ke kamar untuk melanjutkan membaca buku puisi yang baru ia beli.


Halaman demi halaman ia baca untuk mempelajari makna kiasan dan kata yang terkandung di dalam puisi untuk di pelajari agar pengetahuannya bertambah.


Beberapa halaman sudah di bacanya kini Putri ingin mencoba membuat puisi yang lebih indah dari sebelumnya karena sudah dapat sedikit wawasan setelah membaca puisi dari penyair terkenal


*Mengejar Impian*


Impian adalah hal yang harus di wujudkan ...


Walau kesedihan jadi pengiring langkah...


Walau kepedihan menyapa kita...


Bahkan tak jarang kegagalan menghampirinya...


Itu bukan akhir dari segalanya....


Jadi, jangan sampai lari dari masalah!!.....


Kita perlu berusaha lebih keras agar langkah tak terhenti.....


Kita perlu menantang putus asa, untuk menguatkan keyakinan kita....


Berteman Lah dengan siang untuk belajar!! Di saat orang-orang asik bermain...


Dan bersahabat Lah dengan malam untuk berdoa!! di saat orang-orang sedang tertidur ...


By.Putri


Kring...kring...kring suara hp putri berbunyi setalah di lihat ada panggilan telfon dari Gilang,


Putri sengaja tidak mengangkatnya agar Gilang tidak terlalu fokus dengan perasaan nya.

__ADS_1


Setelah bunyi telfon mati putri mengeceknya ternyata sudah ada 3 panggilan telfon dan 5 pesan dari Gilang


5 pesan itu kesemuanya berisikan pesan tentang perasaan


Putri pun membalas pesan singkat dari Gilang


"{Maaf ka tadi aku habis nemenin ibu belanja kepasar hpnya lupa ke bawa jadi baru bisa bales ,aku sekarang lagi sibuk bantuin ibu jadi belum bisa mengangkat telfon ka Gilang!! aku mohon pengertiannya ya ka}" ucap putri melalui pesan singkat yang di kirimkan melalui telfon seluler miliknya.


Dengan sigap Gilang langsung membalas pesan singkat dari putri


"{Oh iya ngga papa, kamu perlu bantuan ngga ?,kalau perlu bantuan aku ke situ buat bantuin ibu kamu" jawab Gilang


"Ngga usah ka ,aku sama ibuku aja sudah cukup, lebihbaik ka Gilang manfaatin libur sekolah, buat istirahaat dan belajar" ucap putri


Setalah mendapat pesan dari putri Gilang menjawab "{iya, kamu juga istirahat dan jangan lupa belajar}" ucap Gilang


Putri sengaja tidak membalasnya lagi karena kalau terus di balas Gilang akan terus-terusan membalas juga yang pada akhirnya akan kebawa perasaan seperti kemarin.


***


Kini Gilang merasa putri menjauh darinya, perkataan yang di janjikan putri kemarin untuk menjalin hubungan secara diam-diam nampaknya tak susuai harapan.


Karena di luar jam sekolah, putri masih memperlakukan Gilang hanya sekedar teman


Gilang yang tak ingin menanyakan langsung terhadap Putri karena takut putri kecewa terhadapnya akhirnya Gilang mencoba menghubungi Siska untuk membantunya.


"{Sis, lagi sibuk ngga ? ,aku mau nelfon}" kata Gilang


"{Ngga kok,aku lagi ngobrol sama Asep di depan rumah,telfon aja ka!! ngga papa}" kata Siska


Setelah Siska membalas dan mengatakan tidak sibuk Gilang langsung menelfon nya.


"~{Sory sebelumnya aku ganggu kamu sama Asep,aku cuma mau minta tolong!! tanyakan ke putri, mengapa sikapnya berubah semenjak dia mengajak pacaran secara diam-diam,kini putri menganggap aku, sperti teman walau sudah di luar sekolah, tapi kalau kamu nanyain ke Putri jangan bilang aku yang nyuru ya}~" ucap Gilang


"~{aku dan Asep tidak merasa terganggu kok ,jadi santai aja ,oke nanti aku coba tanya ke Putri dengan cara aku biar tidak terlihat seperti di suruh kamu}~"ucap Siska


Usai di telfon sama Gilang Siska menutup telfonnya, sempat menceritakan kepada Asep tentang niat Gilang memintanya untuk menanyakan kepada Putri


Kini Siska menghubungi Putri lewat pesan singkatnya

__ADS_1


"{Asalamualaikum sahabat ku,lagi apa nih?,kalau aku telfon ganggu ngga ya?}" kata Siska


"{Walaikum'salam Sis, aku lagi baca buku yang baru aku beli!! Kalau buat sahabat ku si ngga ganggu donk ,telfon aja}" kata putri


Siska kini langsung menelfon putri


"~{Halo put ,aku mau nanya setelah kamu mengatakan ke Gilang!! mengenai niat mu menjalin hubungan Diam-Diam aku jadi kefikiran,motifasi dan niat mau apa sampai bisa ambil sikap seperti itu}~" ucap Siska


"~{aku ingin melihat Gilang dan Bagas menjalin hubungan baik karena tidak bersaing memperebutkan ku lagi ,dan aku juga ingin fokus sekolah,membantu ibu di rumah, karena ibu aku mulai besok mau jualan!! tentu aku sibuk banget.


kalau urusan hati dengan Gilang biarkan saja waktu yang akan menjawab, yang jelas!! sampai saat ini Gilang masih ada di hati ku,tapi aku tidak ingin kejadian seperti kemarin banyak pertikaian dan kita melupakan belajar kita karena terlalu terlena oleh tipu daya cinta}~" ucap putri


"~{oh begitu ya Put, yaudah itu aja si yang mau aku tanyakan buat pembelajaran aku juga aku tutup telfonnya ya Put}~" ucap Siska


Setelah menutup telfon, tanpa di sadari Putri!!ternyata Siska telah merekam perbincangan telfonnya dan langsung mengirimkan kepada Gilang.


Kini Gilang yang sedang memandikan motor kesayangannya di kejutkan dengan suara pesan masuk di hpnya, Gilang langsung membuka ternyata dari Siska, tapi pesan yang masuk bukan pesan teks tapi pesan suara, untuk mengobati rasa penasarannya Gilang langsung membuka pesan suara dan mendengarkannya.


Setelah mendengarkan sampai selsai ternyata pesan suara itu berisi obrolan antara Siska dan Putri, Gilang pun tersentak setelah tau obrolan itu.


Yang masih terngiang di pikirannya adalah ucapan putri "yang jelas!! sampai saat ini Gilang masih ada di hati ku"


Gilang yang tadinya beranggapan putri sudah tidak ada rasa lagi kepadanya,setalah mendengarkan ucapan putri kini Gilang mengerti alasan putri menghindar darinya karena dia ingin fokus sekolah dan ingin membantu ibunya di rumah.


Gilang teringat saat ia cemburu dengan Putri karena di bonceng naik motor ke sekolah,sampai ia tidak masuk sekolah dan mengamuk minta di belikan motor


Ternyata begitu besar dampak dari sebuah rasa


Kini Gilang ingin mengikuti Putri untuk fokus sekolah dan belajar, mengenai urusan perasaan akan di kesampingkan karena kalau Gilang dan Putri masih pacaran juga masih lama untuk benar-benar mengikat sebuah cinta.


Selsai mencuci motor Gilang yang biasanya main game di hpnya kini sempatkan waktu buat belajar,ibu Gilang yang melihat anaknya belajar di hari Minggu merasa keheranan karena selama ini belum pernah Gilang lakukan .


Karena itu hal positif ibunya pun membiarkan dan merasa senang melihat anaknya mau belajar.


***


Setelah membuat puisi dan belajar putri menghampiri ibunya untuk meminta list belanjaan yang di beli buat jualan di warungnya.


Setalah di beri list oleh ibunya ,kini putri sambil menghafal harga-harga beli dari agen dan harga jualnya serta menghitung kalkulasi keuntungan setiap produknya,agar menjual ke pembeli tidak terlalu mahal dan jualannya pun tetap dapat untung.

__ADS_1


Ibu Jumaroh yang tak menyangka melihat anaknya bisa menguasai hal semacam itu menanyakan "darimana kamu belajar itu nak"


"Aku sempet lihat tutorial di YouTube bu,setrategi ini bisa di pake untuk jualan kita agar bisa bersaing harga dengan penjual lain tapi kita juga masi dapat untung" ucap putri


__ADS_2