Puisi Adalah HatiKu

Puisi Adalah HatiKu
Pak Dodi Datang Lagi ?


__ADS_3

"tadi si putri curhat sama gue katanya si dia juga memiliki perasaan yang sama ke ka Gilang , tapi dia masih belum mau bersetatus karena dia masih punya cita-cita yang harus di kejar" ucap Siska


"Terus aku harus Gimana sis ? ,aku sudah terlanjur mengungkapkan nya "tanya Gilang


"Menurut aku lebihbaik kamu berteman lagi aja seperti biasa , agar kamu bisa ngobrol dan dekat lagi dengan putri " jawab Siska


"Tau kaya gini aku Pendam aja perasaan ini ,biar aku masih bisa Deket dengan putri kalau kaya gini kan aku udah terlanjur malu buat deketin putri . apalagi ngajakin ngobrol " ucap Gilang


"Putri juga merasa malu sama kamu akibat kamu nembak tanpa aba-aba , hayu kita samperin putri dan kamu ajakin ngobrol lagi aku yang jadi penengahnya. agar kamu bisa ngobrol dan berdekatan lagi dengan putri" ucap Siska


Setelah melakukan perbincangan Siska pun mengajak Gilang buat mendatangi Putri untuk berbicara dan menyimpan perasaan untuk sementara waktu


Setelah kedua nya berhadapan untuk memulai obrolan , seperti orang yang baru pertama kenal perlu beradaptasi untuk sama-sama menemukan kemistri agar bisa leluasa berbicara .


Karena Ada Siska yang jadi penengah keduanya pun sedikit-sedikit bisa beradaptasi sperti semula


Di saat jam istirahat tiba, Maya menunggu di taman sekolah untuk memenuhi panggilan obrolan dengan Siska tapi yang di temui adalah Gilang dan putri


Gilang pun langsung bertanya


"Maya , tujuan kamu untuk apa menjebak saya memegang rokok lalu di foto dan di kirimkan ke ibu saya dan saat saya dengan putri ngobrol di kelas juga kamu foto ?" Tanya Gilang


Sambil bergetar ketakutan tapi tetap berusaha menutupi kepanikan Maya menjawab "maksud kamu apa nuduh-nuduh saya , Saya tidak tau menau tentang foto itu ?"


Di saat Maya sedang di tekan pertanyaan oleh Gilang ,Siska dan Asep datang menghampiri dari belakang


"Udah ngga usah berbohong lagi ,saya bawa saksi nya "ucap Siska


"Iya ,saya di suruh Maya kemarin buat ngejebak Gilang dan Putri dengan di berikan imbalan 100 ribu kalau rencananya berhasil" ucap Asep


"Asep sudah bicara sejujurnya , mau ngeles apa lagi?" tanya Gilang kepada Maya


"Iya ,emang aku yang lakuin itu semua ,aku juga yang buang buku putri kemarin . aku lakuin itu semua karena iri dengan putri karena selalu di bela oleh Guru-guru dan teman-teman yang lain dan aku cemburu melihat kedekatan kalian berdua karena aku suka dengan mu Gilang !!!" Jawab Maya sambil ketakutan karena kebohongan nya terungkap


"Awas saja kalian kalau sampai beritau Guru dan temen-teman yang lain tentang perbuatan ku saya bakalan bilang ke bapak saya untuk menagih utang keluarga putri secara paksa" ucap Maya dengan nada ancaman sambil meninggalkan lokasi perdebatan

__ADS_1


Gilang ,Siska dan Asep yang tak mengerti dengan nada ancaman Maya menanyakan ke putri ?.


Putri pun menjelaskan kepada mereka bertiga tentang utang keluarganya kepada keluarga Maya dan putri pun memohon kepada mereka bertiga untuk tidak memperpanjang masalah ini dan menuruti keinginan Maya untuk tidak memberi tau kepada siapapun selain mereka


Mereka bertiga menyetujui keinginan putri dan mereka bergegas memasuki kelas masing-masing karena jam masuk sekolah tinggal beberapa menit lagi


Setalah sudah kembali di dalam kelas


Maya bertingkah seolah tak punya dosa dengan bernyanyi-nyanyi dengan nada tak tentu arah sambil menunggu guru datang.


Siska yang kesal dengan Maya ingin melabrak nya tapi Putri mencoba meredam amarah nya Siska


Di saat putri sekolah ibu nya di rumaha seorang diri karena bapak nya putri sudah berangkat lagi untuk bekerja


Baru saja ibu Jumaroh ingin istirahaat siang hari rumah nya ada yang ketuk-ketuk


Ibu Jumaroh pun bergegas untuk keluar membukakan pintu


Setelah pintu di buka ternyata yang datang Pak Dodi


"Masa tamu cuma berdiri di depan pintu tidak di persilahkan masuk ? "Ucap pak Dodi


"Saya di rumah ngga ada siapa-siapa pak ,ngga baik mempersilahkan tamu laki-laki untuk masuk" ucap ibu Jumaroh


"Sebentar aja masa ngga boleh" ucap pak Dodi


Dengan terpaksa ibu Jumaroh mempersilahkan masuk pak Dodi di ruang tamu dengan membuka pintu rumah nya lebar-lebar


"Ayo pak ngomong ke inti nya aja , tujuan bapak kesini lagi mau apa ? ,Jangan lama-lama di sini pak ngga enak sama tetangga" ucap ibu Jumaroh


"Oke ,saya bicara ke inti nya aja ,saya ke sini bukan untuk menagih utang tapi saya mau beri tawaran agar utang itu cepat lunas" ucap pak Dodi


"Tawaran apa yang di maksud pak Dodi ?" tanya ibu Jumaroh


"Mumpung suami kamu lagi ngga ada di rumah ,mumpung anak kita masih jam sekolah saya mau mengajak ibu Jumaroh berpetualang di ranjang ,ngga lama-lama kok 30 menit aja ,ntar utang ibu saya kurangi " ucap pak Dodi dengan nada berbisik

__ADS_1


"Saya tidak tertarik dengan tawaran itu ,cepet keluar " ucap ibu Jumaroh dengan nada emosi sambil menunjuk pintu keluar rumah nya


"Coba fikirin lagi Bu tawaran saya , sekali kita berpetualang ranjang saya kurangi utang nya 5 juta"ucap pak Dodi


Ibu Jumaroh yang ketakutan karena tawaran pak Dodi bergegas melangkah keluar rumah untuk meninggalkan pak Dodi di rumah nya seorang diri


Karena Pak Dodi takut ibu Jumaroh memberi tau tentang tawaran nya kepada tetangga-tetangga nya ,pak Dodi pun langsung keluar dari rumah ibu Jumaroh dengan terburu-buru


Setelah mengamati dari kejauhan kalau pak Dodi sudah pergi Ibu Jumaroh pun langsung cepat-cepat masuk ke rumah dan mengunci pintu rumah nya.


Ibu Jumaroh yang biasanya melakukan aktifitas di rumah , kini hanya terdiam ketakutan karena perkataan pak Dodi masih terus terngiang di fikiran nya


Satu jam....dua jam...tiga jam berlalu


Ibu Jumaroh Masi terdiam di kamar karena kejadian tadi.


Tiba-tiba pintu rumah nya ada yang mengetuk-ngetuk dan mencoba membuka pintu nya


Ibu Jumaroh langsung terkejut ,gemetar dan ketakutan


"Asalamualaikum ,ibu....aku pulang"


Setelah terdengar suara anak nya ibu Jumaroh sedikit tenang


Ibu Jumaroh membuka kunci dan membuka pintu rumah nya ,sambil memantau situasi ibu Jumaroh menyuruh cepat-cepat anaknya untuk masuk rumah dan mengunci kembali pintu rumah nya.


"Ibu kenapa seperti orang ketakutan ? ,Dan kenapa pintu nya di kunci ? Biasa nya kalau ibu ada di rumah pintu tidak pernah di kunci ?" Tanya Putri


Untuk menutupi kebenaran yang terjadi agar anak nya tidak ikut panik ibu Jumaroh pun terpaksa berbohong dengan berucap "ngga papa nak ,tadi ibu lagi kurang enak badan terus ibu tadi tidur siang terus ibu mimpi kalau rumah kita di masuki pencuri jadi ibu kunci rumah nya" ucap ibu Jumaroh


"Apa yang di rasa Bu ? ,Mau putri beliin obata apa Bu ? Ibu istirahaat lagi aja Bu "tanya putri dengan kepanikan


"Tadi kepala ibu sedikit pusing nak ,sekarang udah sembuh jadi ngga usah beli obat dan ibu juga udah istirahaat cukup kok nak ,tapi maaf nak hari ini ibu ngga masak"ucap ibu


"Iya ngga papa bu ntar putri masak mie instan aja" ucap putri

__ADS_1


__ADS_2