
Malam harinya aku membantu mas devan untuk mengemas barang nya ke dalam koper, kami berdua saling diam.
Kami hanyut dalam pikiran kami masing-masing, selesai merapikan pakaian nya ke dalam koper aku menatap wajah itu, wajah yang selalu aku nanti-nanti untuk pulang.
Ya, ia sudah pulang tapi besok ia akan berangkat lagi, siti kamu harus sabar, untuk menanti dia pulang kembali.
"Terlalu banget tatap aku, hem? tanya nya memegang pipi aku.
Aku melempar senyum ke laki-laki sejati yang menemani aku selama beberapa tahun ini, ntahlah tanpa di undang air mata ini sudah mengalir tanpa permisi.
"Lho kok nangis sih? ujar nya menghapus air mata itu.
Aku menangis sambil tersenyum ke dia, aku juga ikut menghapus air mataku.
"Mas paling tidak suka melihat wanita yang paling aku sayangi nangis seperti ini! ujar nya
"Hiks...!
Aku tidak bisa bicara apapun yang aku inginkan sekarang ini adalah ia tetap bersama aku dan alesha.
Ia membawa aku dalam pelukannya, "aku cuma 6 bulan lagi di sana kok, itu pun kalau selesai cepat tidak akan sampai jangka waktu 6 bulan, palingan 5-4 bulan! ujar nya
Lima sampai empat bulan itu bukan waktu yang cepat, satu hari tanpa ada kamu, aku sudah merasakan pahitnya hidup tanpa ada kamu di samping ku.
"Itu lama sekali mas, waktu 5-4 bulan itu sangat lama! ujar ku
"Iya...kamu jangan hitung-hitung tanggal terus, kalau kamu hitung pasti akan lama, biar saja waktu itu berjalan semestinya, seperti cinta kita yang mengalir terus seperti air! ujar nya
Air mata ini berhenti seketika, aku mendongakkan kepalaku ke atas untuk melihat wajah itu, ia tersenyum ke aku.
"Tidak bisa di kurang kan sedikit lagi waktu nya? tanya ku
Ia mengetuk-ngetuk dagunya seperti memikirkan hal sesuatu.
"Hmm... seperti nya waktu 5-4 bulan itu sudah sangat cepat deh sayang! ujar nya
Aku memanyunkan bibirku lagi sambil menunduk lagi, "iya sudah aku akan menunggu! ujar ku
...
Kini kami sedang duduk di ruang keluarga, mama sama papa juga ada di sini, reno juga ada ia sedang bermain dengan alesha.
"Kamu yakin balik ke sana lagi? tanya mama
"Ya iya lah ma, devan kan CEO di sana, mana mungkin ia tidak akan kembali! ujar papa
Aneh sekali, siapa yang di tanya siapa juga yang jawab, papa ini langsung nyamber omongan orang saja.
"Iiiih...papa apan sih mama tanya sama devan lho, bukan sama papa! ujar mama menegur papa.
"Apa sih ma, nggak usah sensi juga sama papa, papa ngomong sesuai apa yang ingin devan sampaikan kok ke mama!
"Kalau nggak percaya tanya gih sama devan! ujar papa
"Mama kan udah nanya sama devan tadi kan, eh papa main nyamber omongan orang aja! ujar mama
__ADS_1
Pusing juga lihat mama sama papa ribut nggak jelas gini!
"Udah mama papa, malu sama alesha, masa nenek sama kakek nya bertengkar di depan cucu nya! ujar ku
"Tau nih papa suka banget sensi sama mama! timpal reno
Aku garuk-garuk kepala jadi nya, sementara siti juga ikut malu melihat kedua mertua nya lagi ribut nggak jelas gini!
"Devan balik ke sana karena devan punya tanggung jawab besar di sana, benar juga kata papa ma, devan CEO di sana maka nya devan harus ada di sana! ujar ku
Papa melihat mama sambil menjulurkan lidahnya, seperti anak-anak saja kelakuan papa.
"Tuh denger kan ucapan devan tadi, kalau dia CEO di sana, mama tuh yang selalu sewot dengan papa! ujar papa
...
Aku hanya diam saja melihat kedua mertuaku ribut nggak jelas gini, malu aku melihat mertua jadi panutan ku ribut gini!
"Hehem...!
Aku berdehem untuk mencairkan suasana yang serasa mencengkram gini.
"Maaf bicara mama papa, yang di bilang reno tadi benar, seharusnya kalian jangan ribut di depan alesha! ujar ku
"Hehehe...!
Mama cengengesan seraya berkata, "maaf deh siti, tapi papa nih yang bikin Mama sedikit emosi! ujar mama
"Papa nggak salah ma! ujar papa
Mas devan melebarkan matanya ke aku sambil mencubit paha aku, aku juga melihat mas devan dengan tatapan bertanya-tanya.
"Kamar! titah nya
"Ngapain? kita baru ke sini lho! ujarku
"Kamar ya kamar! ujar nya lagi
Mertuaku menengok kami yang sedang berbisik, reno juga melihat aku, aku melempar senyum ke reno.
Mas devan langsung mengarahkan wajahku ke wajahnya!
"Suamimu di sini ngapain senyum ke dia? tanya nya
Aku tau maksud nya mau mengajak ke kamar, karena ia cemburu lagi sama reno.
"Mama papa aku ke kamar dulu! ujar ku menyeret tangan mas devan.
Setibanya di kamar ia langsung mengunci pintu, lalu ia menarik aku ke dinding dan aku tersender lagi ke dinding.
"Maksud nya apa? tanya nya
Aku menautkan kedua alisku, "apa sih? tanya ku mendorong mas devan agar dia menjauh dari aku, lalu aku duduk di sofa.
"Senyum-senyum lagi ke reno, maksud nya apa coba? tanya nya
__ADS_1
Emangnya senyum ke semua orang nggak boleh apa? kan senyum itu ibadah!
Iya aku tau senyum itu tidak terlalu berlebih-lebihan ke lawan jenis, tapi aku senyum ke reno karena ia telah bermain dengan alesha.
Aku senyum buka untuk menggoda dia juga kok, mas devan ini terlalu berlebihan menanggapi senyum ku ke reno.
"Cemburuan banget sih! ujar ku
"Wajar aku cemburu, kamu istri aku lho! ujar nya
"Iya tau, tapi aku senyum sedikit saja dengan dia apa nggak boleh juga sama kamu?
"Aku senyum ke alesha juga lho bukan ke reno saja, kamu ini sensi banget sama aku, sama kayak papa tadi! ujar ku.
Dia mencapit mulut aku menggunakan tangannya, "awas kamu senyum lagi, hukuman buat kamu akan bertambah! ujar nya
"Alah hukuman apaan lagi? hukuman kamu nggak bikin aku jera juga! ujar ku menjulurkan lidahku ke dia.
...
Dia pikir hukuman aku itu lagi? ya, nggak lah, kali ini hukuman buat dia akan lebih parah lagi, dia akan minta ampun malam ini!
"Yakin nggak jera? tanya ku
"Yakinlah, hukuman kamu nggak akan mempan untuk seorang siti! ujar nya
Lalu aku mendekati telinganya seraya berbisik sesuatu, "habislah kamu malam ini! bisik ku
Dia melebarkan matanya seraya memukul aku, "nggak! awas aja ya! ujar nya menunjuk aku
"Sekali ini aja, sebelum aku berangkat besok! ujar ku
"Hmm...aku trauma sama kamu! ujar siti
Astaga siti emang aku apaan? sampai-sampai kamu trauma sama aku?
Dengan bujuk dan rayuanku akhirnya siti mengiyakan kemauan ku malam ini, ya walaupun malam ini bukan malam Jum'at, tapi tidak apa lah!
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π
__ADS_1