
Aku menghela nafas panjang ini saja aku sudah banyak sabar mas.
"Iyaaa...! ujar ku
"Hadiah yang aku minta udah jadi belum?
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku, ia masih ingat sama hadiah yang ia minta dari aku!
"Apaan sih mas, kamu ada-ada aja deh! ujar ku
"Hahaha...aku bercanda sayang, tapi kalau sudah jadi alhamdulilah banget sayang!
Aku juga ikut tertawa jadi nya, mas devan ini permintaan nya sangat aneh, mana mungkin bisa langsung jadi gitu aja, semuanya butuh proses yang panjang, kita aja baru ngelakuin sekali.
"Lama banget ya mas pulangnya? aku sangat merindukan kamu, apa lagi alesha yang sering demam! ujar ku
"Apa demam? kamu tidak pernah beri tau aku kalau alesha sering demam?
Aku tidak pernah beri tau mas devan soal alesha demam, takutnya di sana dia kepikiran sama alesha.
"Kamu kenapa nggak beri tau aku? aku cemas lho sama anak kita, sekarang alesha sudah baik-baik saja kan?
Baru ini aja mas devan sudah sangat panik apa lagi aku beri tau kemaren-kemaren itu, sudah pasti dia sangat kepikiran dengan alesha.
"Kamu jangan khawatir mas sekarang alesha baik-baik saja! ujar ku
"Maaf ya mas aku tidak beri tau kamu, aku takut kamu cemas dan khawatir sama alesha, sementara kamu jauh di sana! ujar ku
"Iya tidak apa-apa sayang, lain kali kalau alesha demam kamu beri tau aku ya, jangan di tutupi dari aku!
Aku tersenyum kecil, walaupun kami teleponan tapi aku sangat senang.
"Jangan lupa ya hadiah nya!
Mas devan ini masih ingat saja sama hadiah yang ia minta dari aku, gimana pula aku kasih hadiah itu ke dia, kadang dia ini bikin aku pusing saja.
"Nggak ada hadiah-hadiahan mas, kamu nggak usah ngawur! ujar ku
"Bismillah aja dulu siapa tau waktu itu bisa jadi ya kan!
Astaga mas devan ini bikin aku tambah puyeng aja deh.
"Hmm...nggak tau lah mas! ujar ku
"Aku berharap iya lho!
"Udah ah kamu ngomong nggak jelas mulu! ujar ku
"Iya iya sayangku, pokoknya alesha kamu jaga baik-baik!
"Iya mas!
"Aku udah transfer tiga ratus juta ya, itu uang bulanan kamu sama anak kita!
Tiap bulannya mas devan mentransfer aku uang bulanan ku dan alesha, ini bukti nafkah nya untuk aku dan anaknya.
"Banyak banget mas? tanya ku
"Masih sedikit itu!
Aku geleng-geleng kepala di buat nya memang tiap bulannya mas devan mentransfer aku uang sebesar tiga ratus juta, memang sultan banget suami aku itu.
__ADS_1
"Makasih sayang, kamu baik-baik ya di sana, di sini aku selalu berdo'a supaya suami aku selalu di lindungi oleh Allah SWT! ujar ku
"Aamiin...!
"Assalamualaikum sayang!
"Wa'alaikumussalam mas!
Kami mengakhiri panggilan telepon kami, aku mencek ternyata notifikasi dari bank BCA telah masuk beberapa menit yang lalu.
Aku menghela nafas panjang untuk apa uang sebanyak ini?, sementara uang kemaren masih banyak sisanya.
Uang banyak tidak menjamin hidup aku bahagia mas, yang bikin aku bahagia itu hanya kamu yang ada di samping aku.
...
Aku turun ke bawah setelah alesha tidur tadi, mama sama papa belum pulang juga?
"Mereka kemana sih? enak-enak pacaran mungkin mama sama papa ini! gumamku
Aku hanya bisa iri saja melihat kedua orang tua ku yang lagi mesra-mesraan.
Cklekk
Seseorang membuka pintu utama, itu siapa yang buka pintu? mama apa bukan ya?
Aku sudah siap-siap memegang sapu, kalau maling aku bisa memukul nya dengan sapu ini.
"Assalamualaikum!
Itukan suara mama aku langsung mengembalikan sapu tadi ke tempatnya.
"Ehh kamu ada di sini? ujar mama menghampiri aku
"Iya aku di sini, mama sama papa kemana aja sih, aku dari tadi nungguin kalian lho, mama pasti pergi pacaran sama papa!
"Ya kan? ujar ku melihat papa dengan tatapan tajam.
"Mama kamu tuh bukan papa! ujar papa menggeleng cepat
"Papa sama mama sama saja, sama-sama pergi pacaran, dua-duaan tinggalin aku lagi! ujar ku cemberut
Lalu mama merangkul pundak aku, "udah gede dan sudah jadi mami kamu masih cemberut? ujar mama mencolek hidung aku.
"Apa bedanya sih ma punya anak dan masih gadis, menurut aku sama saja, aku masih butuh kasih sayang dari kalian! ujar ku
"Iya mama tau, tapi kamu sudah berkeluarga lho, masa sikap kamu masih kayak anak-anak! ujar mama
"Iya, iya...! ujar ku
Kami duduk di sofa ruang keluarga, mama memberikan aku paper bag, aku menerima nya dan melihat isi nya, ternyata mama membelikan aku baju daster.
"Baju daster? ujar ku mengeluarkan dari paper bag itu.
Mama mengangguk kecil, "untuk apa ini ma? tanya ku
"Untuk apa lagi kalau nggak di pakai! ujar mama
Hmm...nggak papa lah sekali-kali pakai daster, dasternya juga cantik.
...
__ADS_1
Aku tersentak jam tiga dini hari entah kenapa aku langsung kaget saja, leher ku sudah basah oleh keringat ku sendiri.
"Astagfirullahaladzim... astagfirullahaladzim... astagfirullahaladzim...!
Aku beristighfar tiga kali untuk menenangkan hati ku yang entah kenapa ini, aku juga tidak dapat menafsirkan nya!
"Ya Allah semoga saja mas devan di sana baik-baik saja!
Aku pergi ke kamar mandi untuk ambil wudhu, aku melaksanakan shalat tahajud dua rakaat.
Selesai sholat tahajud hati aku masih saja belum tenang.
"Ada apa ini?
Aku melirik ke alesha, putriku itu sangat nyenyak tidur nya, tapi hati aku benar-benar tidak tau kenapa ini.
Aku menuju nakas untuk mengambil hp ku, aku menelepon mas devan, semoga saja dia baik-baik saja!
Tut...Tut...Tut...
Tidak lama setelah itu ia mengangkat telepon dari aku.
"Iyaa... sa-sayang...a--ada apa?
Suara mas devan serek seperti bangun tidur, aku mengelus dadaku hati aku sangat lega bisa mendengar suara nya.
"Kamu baik-baik saja kan di sana? tanya ku
"Iya aku baik-baik saja, aku baru tidur eh kamu malah telepon aku, alesha demam lagi?
"Alesha baik-baik saja mas, tapi hati aku kok rasanya nggak tenang gitu ya? tanya ku
"Kamu pasti lagi memikirkan sesuatu yang membuat hati kamu tidak tenang?
Benar kata mas devan, aku kini lagi memikirkan dia tapi entah kenapa hati ini selalu di hantui rasa takut kehilangannya!
"Hiks...hiks...mas...cepat pulang ya, aku takut mas takut! ujar ku, entahlah aku tidak tau kenapa aku menangis seperti ini.
"Kamu jangan nangis gitu, aku sedih lho dengar kamu nangis!
"Aku akan segera balik ke Indonesia lagi, jika pekerjaan aku ini benar-benar telah usai!
"Pulanglah sayang, aku tidak tahan lagi dengan kerinduan ini! ujar ku
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π
__ADS_1