
1 minggu kemudian...
Sudah satu minggu saja hidup aku bosan, bosan karena tidak tau apa pun yang aku lakukan di rumah ini.
"Aaaaa...mama aku bosan mama! teriak ku
Seperti orang gila aku sekarang ini karena bosan ini, serasa anak tunggal padahal mempunyai saudara.
"Mama Reno bosan banget nih...! rengek ku seperti anak kecil.
Mama mana lagi tumben sekali dia tidak ada di sini, apa lagi papa yang entah kemana?
"Mama...mama...ma...! panggil aku
Kini aku lagi berbaring di sofa ruang tv kaki aku letak nya di kepala sofa, beginilah aku kalau bosan dan gabut!
"Mama aku bosan! gumamku ku
Mau ngapain aku lagi? sudah sepuluh kali aku kelilingi rumah aku ini, tetap saja aku merasa bosan.
"Mama kemana sih? lirihku sambil melihat plafon rumah.
"Satu!
"Dua!
"Tiga!
Aku sedang menghitung cicak di dinding, mereka tertawa di atas penderitaan aku, aah dasar cicak bikin aku iri aja sama kalian!
"Cicak kalian jahat banget sih tertawa di atas penderitaan aku! ujar ku
"Astagfirullah...renoo...! ujar mama dengan geramnya
Uuuh mama ini bikin aku kaget aja, jelas-jelas aku sedang memarahi cicak yang menertawakan aku.
"Apa ma? ujar ku
Plak
Mama menepuk kaki aku yang enak bertengger di kepala sofa, "bukanya kerja atau cari pacar eh malah kayak orang gila lagi marahi cicak! ujar mama
Pacar ya ma? aku sih nggak mau pacaran ma, aku mah mau langsung nikah aja!
"Kerja? aku kerja apa ma? tanya ku polos
Plak
Sekali lagi mama memukul kaki aku, kini mama juga ikut duduk di samping aku, sementara aku masih rebahan di sofa.
"Kerja kamu cari pacar atau calon menantu untuk mama! ujar mama
Aku memicingkan sebelah mataku, emang gampang apa cari pacar zaman sekarang?
Zaman sekarang mah cewek pada mandang fisik, sama mandang harta, tipe yang aku cari sekarang sih seperti, baik, nggak mandang fisik, rajin sholat, pandai mengaji, pandai masak, nggak banyak nuntut!
Kalau kriteria wajahnya sih aku milih biasa-biasa saja!
Yuk silahkan daftar jadi calon istri aku, bagi yang mau aja!
__ADS_1
Plakk
Mama menepuk kaki aku lagi, nampaknya mama ini ke enakan menepuk kaki aku!
"Keluar sana cari calon menantu yang baik untuk mama! ujar mama
Aku hanya tersenyum kecut saja sama mama, untuk keluar rumah saja aku malas!
"Nanti atau besok aja ma, aku terlanjur mager! ujar ku
Plakk
Mama memukul kaki aku lagi, aku hanya tertawa kecil saja, ternyata senang juga ya dekat dengan mama, selama ini aku sering meninggalkan mama.
Waktu mama sakit saja aku tidak peduli yang mempedulikan mama hanya kak devan saja, semenjak aku tau sakit mama sangat parah barulah aku sadar dengan kesalahan ku.
Mungkin selama ini aku tidak tau diri dan tidak tau di untung, tapi sekarang aku sudah benar-benar mau berubah ke lebih baik lagi, dan meminta ampunan Allah.
Dulu aku memang anak berandalan aku juga anak geng motor, tapi itu telah aku tinggalkan demi mama, aku sangat sayang dengan mama ku.
"Kalau di turuti rasa malas kamu itu, pasti kamu tidak akan mendapatkan hal yang baik dan keinginan kamu! ujar mama
Kalau di pikir-pikir ucapan mama itu ada benarnya, tapi hari ini aku memang malas untuk bergerak apa lagi keluar rumah!
"Beneran ma aku mager hari ini! ujar ku
"Sudahlah Reno, kamu di bilangin nggak mau denger! ujar mama
Aku hanya cengengesan saja.
...
Aku sudah ikut duduk di sofa ruang tv ini, mereka asik dengan obrolan nya, aku sampai saja mereka tidak menyadari nya.
Hmmm...mereka benar-benar tidak melihat aku dengan alesha.
"Mama sama reno nggak nyambut aku datang? tanya ku
Tapi mereka tidak mendengarkan aku, aku hanya geleng-geleng kepala, dari tadi aku mengucapkan salam sampai aku duduk di sini mereka tidak melihat dan mendengar suara aku.
Mereka berdua terlalu asik dengan obrolan nya itu.
"Buruan berangkat Reno, nanti jodoh kamu lari lho! ujar mama
"Mager ma, besok aja atau besoknya lagi! ujar reno
"Jangan malas gitu Reno...! ujar mama
"Mager! ujar reno
Aku hanya menjadi pendengar yang baik untuk mereka yang sedang berseteru.
Gregetan aku mendengar ucapan Reno ini, masa iya, apa, apa mageran, kalau mager pasti dia tidak akan mendapatkan jodoh, benar juga kata mama tadi.
Pengen aku getok kepala nya dengan sapu.
"Mana mungkin jodoh akan datang sendiri kalau bukan kita yang mau berusaha!
"Ini nggak mageran mulu, jadi cowok harus semangat dong, jangan suka malesan! aku angkat bicara
__ADS_1
Mereka berdua saling tatap menatap, mama memukul kaki Reno, sementara reno mengerjap-ngerjapkan mata nya melihat aku.
Aku tersenyum lebar melihat mereka sambil memasang wajah imut.
"Siti? kapan kamu sampai? kok mama nggak tau? tanya mama menatap aku penuh pertanyaan
Maka nya mama sama reno jangan keasikan ngobrol, aku datang dan mengucapkan salam aja mereka nggak dengar.
"Dari perdebatan antara mama dan Reno tadi! ujar ku
"Berarti sudah lama dong? ujar mama
Aku mengangguk kecil, "alesha cucu nenek! ujar mama menghampiri aku, kini mama duduk di samping aku.
"Alesha tidur ma waktu kita ke sini tadi! ujar ku
"Eeh iya, cucu nenek lagi bobok, ke kamar gih! titah mama
Aku mengangguk lalu aku pergi ke kamar, sebelum ke kamar lebih baik ceramahin Reno sedikit ah!
"Cowok nggak boleh malas kalau malas mana mau cewek yang dekat-dekat sama kamu, harus berjuang dong, jangan lembek kayak gini, yang ada kamu bisa jomblo se umur hidup! ujar ku lalu menaiki anak tangga
"Dengarkan apa kata kakak ipar kamu! mama juga memarahi reno
Aku cekikikan sambil jalan menuju kamar, senang banget deh aku bisa menjahili Reno.
Setiba di kamar aku membaringkan alesha di atas kasur, aku memberi pembatas bantal guling di sisi kanan dan kiri alesha, supaya dia tidak jatuh pas banyak gerak.
"Keluar lagi ah, aku mau liat Reno di marahi oleh mama! ujarku cekikikan
Tiba di sofa ruang tv aku melihat mereka yang saling diam-diaman, kayaknya mereka sudah selesai debat nya deh!
"Hekhem...
Aku berdehem seraya tersenyum ke mama, mama juga ikut tersenyum.
"Mama nggak tau deh siti, adik kamu ini nggak mau di bilangin, mama udah capek sama reno ini, kalau seperti ini terus yang ada dia benar-benar jomblo seumur hidup! ujar mama mengadu ke aku
"Terus mama mau aku gimana? tanya ku sambil melihat Reno dengan tatapan jahil.
"Mama serahkan ke kamu, semoga saja anak ini mau mendengarkan kamu, kalau dia tidak mau mendengarkan kamu, ya sudah lepas saja dia lagi! ujar mama
Aku mengacungkan jempol ku ke mama, "aman ma! ujar ku
Hahaha liat aja kamu Reno, liat cara permainan aku ke kamu!
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
__ADS_1
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π