Pulanglah Mas

Pulanglah Mas
part 35. Terjebak Di Kerumunan


__ADS_3

Selesai di periksa dan di beri salep oleh dokter barulah Siti tidak meringis kesakitan lagi.


Dari rumah sampai ke sini dia terus meringis karena sakit, untung aku langsung membawa siti ke rumah sakit, dan luka terkena air panas itu tidak jadi melepuh.


Dan Siti tadi di rumah juga langsung menyiram tangannya dengan air dingin.


"Mari kita pulang! ujar ku merangkul pundak Siti


Dia mengangguk pelan, "lain kali jangan ulangi lagi! ujar ku


Untuk mengingat kan nya aku harus nyinyir ke dia.


"Iya, nyinyir banget! ujar nya


Aku mencubit hidung nya kalau tidak di ginin dia tidak akan ngerti.


"Masih terasa sakit? tanya ku


"Masih, sedikit! jawab nya


Kini kami langsung menuju rumah, kami tidak singgah kemana-mana dulu, kalau singgah takutnya alesha rewel di rumah.


"Alesha tadi rewel nggak ya? lirih siti


Aku melihat sekali lalu memperhatikan jalan, "mudah-mudahan nggak! ujar ku


"Takut nya rewel mas, alesha paling takut kalau aku pergi! ujar nya


"Sekarang sudah jadi mami yang baik dan bertanggung jawab ya! ujar ku


Dia melihat aku dengan tatapan kesal, "dari dulu aku emang jadi mami muda yang baik ya! ujar nya


"Terus waktu itu apa? aku tidak ada di rumah kamu malah nyantai-nyantai sendiri, yang urus alesha siapa?


"Siapa lagi kalau nggak mama kamu dan mama aku! ujar ku tergelak saat dia mengerucutkan bibirnya


"Waktu itu aku lagi pengen nyantai mas! ujar nya


Jangan dia pikir aku selama di Belanda tidak menyelidiki nya dan memata-matai nya.


Dia mengerutkan keningnya lalu melihat aku dengan heran, mungkin dia baru nyadar kalau aku tau semua kebiasaan nya itu.


"Awas ya kalau kamu gigit alesha lagi! ujar ku


Dia cengir sambil menggaruk-garuk kepalanya.


Selama aku di Belanda aku tau apa yang di lakukan oleh Siti sehari-hari nya, dia gigit alesha karena gemes itu aku tau juga.


Sampai-sampai alesha nangis di buatnya aku juga tau, kasihan anakku tinggal bersama sama maminya hidupnya selalu di tindas oleh mami nya ini.


"Malah cengir kayak orang gila lagi! ujar ku


Dia memukul aku, ku lihat dia yang sedang malu karena aku mengingatkan salah nya kepada alesha selama ini.


"Kamu mau buat anak kita bentol-bentol karena kamu gigit? tanya ku


"Terus alesha itu masih kecil lho, nggak kasihan sama dia? nggak punya salah apapun eh maminya malah gigit anak nya! ujar ku lagi


Dia tidak berkutik sama sekali, sambil tertunduk malu.

__ADS_1


"Gemes mas! ujar nya, cuma dua kata yang dia ucapkan ke aku.


"Aku heran sama kamu, dari mana kamu tau semuanya? jangan bilang kalau kamu memata-matai aku? tanya nya


Sekarang dia yang bertanya ke aku, "iya! ujar ku


"Kenapa? takut kah ketauan tentang apa saja yang kamu lakukan ke putri kita? tanya ku


"Siapa juga yang takut, aku kan sudah bilang tadi kalau putri kita itu sangatlah imut dan pipinya gemoy gitu! ujar nya


Bisa-bisanya dia bilang seperti itu, apa dia tidak memikirkan kesakitan yang di alami anaknya saat di gigit?


"Kamu sebelum bertindak itu berpikir dulu tidak? tanya ku


"Hmm...gimana cara aku berpikir, anak kamu tuh bikin aku gemes aja, pengen aku cubit-cubit pipi nya! ujar nya


Aku menggeleng-nggelegkan kepalaku, mami nya suka gregetan sama anak sendiri ya begini lah!


"Alesha sakit saat kamu gigit tau nggak?, kalau dia bisa melawan sudah pasti kamu di gigit pula sebagai balasan nya! ujar ku


Dia termenung sejenak lalu melihat aku, "eeh aku tidak kepikiran mas! ujar nya


Takk!


Aku menjitak kepala nya lalu ia mengerucutkan bibirnya itu, "mau aku apain bibir sesenti kamu itu? tanya ku


Ia langsung menutup bibir nya itu, "iya, besok-besok aku nggak akan gigit alesha lagi! ujar nya


Puas aku hari ini sudah membuat dia terpojok oleh ku.


...


Ya sudahlah aku tidak mau ambil pusing untuk itu, ini aja aku sudah pusing dengan ucapan nya tadi.


Hati aku dag dig dug oleh nya, sumpah aku takut banget saat dia tau selama ini kerjaan aku ngapain aja!


"Janji kamu aku inget terus ya, awas kamu ulangi lagi! ancam nya


"Hmm...! sebagai jawaban ku


"Ke supermarket dulu mas, aku mau beli keperluan mandi alesha sama kamu! ujar ujar ku


Tadi saja ia muring-muring karena sabun mandi dan shampo nya habis, aku kemaren juga lupa untuk membeli nya, alhasil tadi aku kena marah dia.


"Biar aku aja yang beli kamu duduk aja di sini ya! ujar nya


"Baik banget sih! ujar ku


Sebenarnya aku juga malas untuk ke supermarket, aku malas memilih barang-barang untuk nya.


"Suami siapa dulu! ujar nya mengusar kepala ku.


"Iiih jilbab aku berantakan kan jadinya! ujar ku menepis tangan nya


"Biarin! ujar nya


Lalu ia pergi masuk ke tempat perbelanjaan itu, aku duduk manis aja di dalam mobil sambil main hp.


"Kabar rena gimana ya, sudah lama banget aku tidak berjumpa dengan nya, terakhir aku ketemu pas dia nikah waktu itu!

__ADS_1


"Huff...gimana ya kabar nya?


Semenjak dia menikah dia tidak pernah berkabar lagi dengan ku, apa dia baik-baik saja?


Kami lost contact sudah setahun ini, dia tidak berinisiatif gitu menelepon aku?


"Rena lo apa kabar sih, gue kangen sama lo!


Bosan main hp mulu aku meletakkan hp ku di dashboard mobil, suamiku kok lama sekali ya?


"Mas devan ngapain sih di dalam lama banget?


Sudah hampir dua puluh menitan lho, tapi dia tidak keluar-keluar juga?


Aku memperhatikan pintu masuk supermarket itu, banyak orang berkerumun di sana, kerumunan apa itu?


"Baru nyadar aku kalau dari tadi banyak ibu-ibu yang berkerumun!


Ehh tunggu dulu, jangan bilang kalau mas devan yang terjebak dalam kerumunan ibu-ibu itu?


"Tidak bisa di biarkan ini, aku harus menarik dia pergi dari ibu-ibu itu!


Sama halnya seperti dulu lagi, dia malah kerumuni oleh para ibu-ibu genit, aah...kenapa sih mas devan bikin ibu-ibu kelepek-kelepek sama ketampanan nya itu?


Tukan beneran dia yang terjebak di kerumunan itu.


"Sayang! teriak ku


Ibu-ibu itu melihat aku, mas devan langsung berlari ke arah ku.


"Ha..hu..ha..! dia ngos-ngosan sambil memegang aku.


"Yaahh...mas gantengnya sudah punya istri!


"Jadi patah hati deh!


"Sayang ayo kita pulang, anak kita sudah nungguin kita dari tadi! ujar ku keras-keras biar ibu-ibu tau kalau kami sudah memiliki anak.


"Ayo sayang aku takut dikerumuni lagi! ujar nya


Dia mengajak aku berlari menuju mobil kami langsung masuk ke dalam mobil.


Aku tertawa kecil melihat wajah cemasnya, mampus tau rasakan di kerumuni ibu-ibu lagi!


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2