Pulanglah Mas

Pulanglah Mas
part 22. (POV Reno) Bismillah Semoga Mendapat Pengganti


__ADS_3

Malam harinya badan alesha sangat panas, aku tidak tau harus bagaimana, dia sangat rewel sekali bikin aku tambah panik.


"Huuuaaa...aaa...huuuaa...!


Tangisnya begitu kencang mungkin ini efek dari panas di badannya.


"Iya...anak mami jangan rewel terus dong! gumamku sambil mengendong nya.


"Huuuaaa....aaa...huuaa....!


Aku menggeleng-nggelegkan kepalaku karena sangat panik sekali, lalu aku turun ke bawah.


"Mama mana lagi?


"Atau mama sudah tidur? lirihku


Alesha masih saja rewel dalam gendongan ku, aku rasakan jidat alesha menggunakan tangan ku, kepalanya sangat panas.


"Mama...mama...mama...!


Aku berteriak-teriak memanggil mama, aku benar-benar tidak tau harus bagaimana lagi, baru sekali ini badan alesha sangat panas.


"Mama...! teriak aku sekali lagi


Aku tidak peduli menganggu waktu istirahat orang-orang, yang aku cemaskan sekarang adalah putriku.


"Naak...sabar ya...! lirihku meletakkan pipiku ke pipi alesha


Apa teriaku kurang kencang? sampai-sampai mama dan yang lain tidak mendengar nya, atau mereka tidur sangat nyenyak?.


Aku pergi ke kamar mama alesha masih aku gendong, ia masih rewel, "hiks...hiks...hiks..!


tok...tok...tok...


Aku mengetok pintu kamar mama sangat kencang, seperti orang kesurupan, mama buruan buka ma!.


"Mama papa...! teriak aku


Tidak lama papa membuka pintu kamar itu sambil mengosok-gosok matanya.


"Siti...jam berapa ini? kamu nganggu orang tidur saja! ujar papa


"Papa, hiks...alesha badannya panas! aku juga ikut nangis


"Panas? ujar papa memeriksa suhu tubuh alesha.


"Iya panas! lirih papa


Lalu mama juga ikut keluar melihat aku, "ada apa Siti? tanya mama


"Mama...hiks...alesha badannya panas! ujar ku


Mama sedikit terkejut lalu mama mengambil alesha dari gendongan ku, "cucu nenek sakit? lirih mama


Aku menghapus air mataku, "mama gimana ini? aku harus gimana ma? tanya ku sangat panik


"Kita ke rumah sakit! ujar mama jalan lebih dulu membawa alesha.


"Papa buruan! ujar mama

__ADS_1


Kini kami sedang menuju ke rumah sakit, alesha masih saja rewel, aku kasihan melihat putriku itu.


"Nak sabar ya...kita ke rumah sakit! lirihku mengelus kepala alesha.


Jalanan tidak terlalu ramai dan tidak juga terlalu sepi, jadinya kami sampai di rumah sakit tidak terlalu lama.


"Mama alesha ma! ujarku


"Kamu tenang saja alesha akan baik-baik saja! ujar mama menenangkan aku.


Kini kami sedang di dalam ruangan dokter sedang memeriksa alesha, air mataku mengalir lagi dan lagi, aku memeluk mama.


Mama mengelus punggung ku, "tidak akan terjadi sesuatu sama alesha! ujar mama


Setelah di periksa oleh dokter, alesha berhenti menangis, kini aku sedang memangku alesha.


"Tidak ada yang perlu di khawatir kan, cucu anda baik-baik saja, ini hanya efek dari panas badan nya, sehingga dia nangis! ujar dokter itu ke papa


Mama duduk di samping ku, sambil memegang tangan alesha.


"Syukur alhamdulilah cucu saya baik-baik saja! ujar papa


"Nanti saya beri obat penurun panas!


"Cucu saya tidak perlu di rawat kan dok? tanya mama


"Tidak perlu, karena cucu anda hanya demam biasa, tapi kalau panas badannya tidak turun-turun, anda harus bawa cucu anda ke sini lagi! ujar dokter itu


Hati aku sekarang ini sangat lega, karena alesha tidak kenapa-napa, tapi aku masih kasihan sama putriku ini.


"Mari kita pulang! ajak papa selesai menebus obat di apotik rumah sakit ini.


"Baru di tinggal sebentar sama papi nya, kamu udah sakit gini aja! gumam mama mengelus rambut alesha.


"Anak kecil emang seperti itu, kalau di tinggal sama orang yang di sayangnya pasti dia akan sakit atau nggak rewel terus! ujar mama


Aku mengangguk kecil, berarti alesha demam gini karena papi nya meninggalkan nya.


...


Jam delapan pagi alesha masih tidur nyenyak, aku duduk di samping putriku ini, aku letakkan tangan ku di keningnya untuk memeriksa suhu tubuh nya.


Aku tersenyum kecil karena suhu tubuh alesha sudah kembali normal!.


"Mami sangat cemas dengan kamu nakk...! gumamku mencium pipi alesha.


Aku bangkit dari dudukku, aku berencana pergi dari sini, karena di bawah aku harus membantu-bantu mama sama bik imah!


"Hiks..hiks...!


Tiba-tiba saja alesha terbangun dan nangis kecil, putriku ini memang seperti itu setiap dia bangun pasti menangis kecil dulu.


Mungkin dia mau memberi aku kode kali ya, kalau dia sudah bangun, "eeh putri cantik mami sudah bangun...!


Aku balik lagi dan mengambil alesha, "selamat pagi anak cantik mami!


"Muach!


Aku mencium pipi alesha, "aaatutut...gembul banget sih pipi kamu! gemes aku sama alesha, pengen aku gigit pipinya tapi kasihan sama putriku yang masih demam.

__ADS_1


"Muach, anak mami bau acem...kita mandi dulu ya! ujar ku


Ada orang yang membuka pintu kamar ku, aku menoleh siapa yang membuka pintu kamar ku, ternyata mama yang membuka nya.


"Mama! ujar ku


Mama mengahmpiri aku yang duduk bersama alesha, mama meletakkan tangan di kening alesha, "udah nggak panas lagi! ujar mama


"Kamu jangan mandiin alesha dulu ya, dia masih demam, nanti bisa masuk angin lho! ujar mama


Astagfirullah kenapa aku tidak kepikiran sampai sana, untung saja mama mengingatkan aku, kalau tidak alesha sudah pasti aku mandiin!


"Untung mama ingatin aku, kalau tidak sudah pasti alesha aku mandiin tadi ma! ujar ku


Aku tidak jadi mandiin alesha hanya saja aku mengelap tubuh alesha dengan air panas, itu juga mama yang beri tahu aku.


Selesai mengelap tubuh alesha aku memakaikan nya baju yang panjang supaya alesha tidak masuk angin.


"Putri cantik mami sudah wangi! ujarku sekali lagi mencium pipi nya.


...


Setelah melihat ponakan dan kakak ipar ku, aku jadi tidak ada niat untuk merebutnya dari kak devan.


Sekarang aku mengerti Siti sangat mencintai kakak ku, dan alesha anak nya juga sangat menyayangi papi nya.


Semoga saja kedepannya mereka menjadi keluarga yang utuh dan bahagia selamanya.


Untuk itu aku akan sangat berusaha menerima kenyataan ini, dan aku akan melupakan Siti dari hidup ku.


"Kalian pantas bahagia!


Aku tidak boleh menganggu rumah tangga kakak aku sendiri.


"Bismillah, semoga aku mendapat pengganti yang lebih baik lagi!


Sekarang aku sedang bermain dengan keponakan kecilku, seandainya anak kak elsa juga ada di sini, sudah pasti akan sangat ramai.


"Kak elsa kapan ya ma balik ke sini lagi? tanya ku


"Mama juga tidak tau! jawab mama


Selama ini kak elsa bersama anak dan suaminya di Jerman ia di sana menemani suaminya yang bekerja di sana.


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2