
Saat makan, saat minum, saat sudah selesai makan Siti masih tetap menatap aku, pandangan nya tak pernah dialihkan dari aku.
Menelan saliva saja sangat susah karena di tatap sangat intens oleh kakak ipar ku.
"Mama papa aku sudah selesai makan! ujar ku
Siti dari tadi masih memandang aku dengan sangat intens sekali, semua gerak-gerik aku di perhatikan nya.
Seperti mata-mata yang membuntuti mangsa nya!
Kini aku juga menatap siti dengan tatapan tajam, tapi tatapan yang mematikan itu tidak mempan melawan tatapan dingin dan menyelidiki itu.
Dia membesarkan matanya saat aku tatap dia.
Gluk..gluk..aku menelan saliva sangat susah dan menyangkut di tenggorokan, tercekik oleh saliva sendiri tidak enak sekali, apa lagi di tatap oleh kakak ipar.
"Reno! ujar mama menepuk pundak aku
"Mata besar eh itu...! aku sangat refleks dan terkejut oleh mama yang memukul bahu aku.
"Mata besar? ujar mama bingung
Aku mengaruk-garuk kepada ku seraya cengengesan, astaga mama bikin aku terkejut saja, ini lagi kakak ipar nggak ada akhlak bikin aku takut saja sama tatapan mematikan nya itu.
"Mata besar apa maksud kamu? tanya papa ikut-ikutan bertanya
Aku garuk-garuk kepala untuk mencari jawaban, "anu...pa ma...itu mata panda besar! ujar ku asal sebut saja.
Toh mata panda juga besar, iya itu sangat bagus jawaban yang aku ucapkan.
"Mata panda? kenapa kamu bawa-bawa mata panda? tanya siti
"Iya mata panda itu mematikan! ujar ku
"Aneh! ujar papa
"Ntahlah Reno kamu ada-ada saja! ujar mama
...
Aku tau Reno sedang menyindir aku dengan sebutan mata panda itu.
Emang dasar adik ipar tidak punya akhlak nya, bisa-bisa nya dia bilang aku mata panda, jelas-jelas mata panda itu hitam di sekeliling nya, emang mata aku hitam di sekeliling nya juga.
"Hekhem...!
"Nggak usah nyindir...! ujar ku melihat Reno lalu tersenyum ke mama.
Kini dia yang membesarkan matanya melihat aku, "iya ma pa mata panda itu besar! ujar ku ingin mencolok mata Reno itu.
Setelah ke konyolan yang di buat oleh Reno kami saling tertawa.
__ADS_1
"Mama papa aku ke kamar aja! ujar reno
Mama sama papa juga mau balik ke kamar, sebelum Reno ke kamar mama sama papa sudah lebih dulu meninggalkan kami berdua di meja makan.
Ini kesempatan aku untuk mengajak Reno bicara tentang yang aku dengar tadi.
Ia hendak pergi ke kamar tapi langsung aku cegah, "Reno kita perlu bicara! ujar ku
Tapi dia tidak menghiraukan aku, ia terus saja berjalan, tanpa banyak pertimbangan lagi aku langsung saja mencengkram tangan nya.
"Adik ipar apa kamu tidak ingin menyelesaikan masalahmu? tanya ku sedikit membujuk dia.
Dia menatap aku lalu menyingkirkan tangan ku dari tangan nya, "aku tidak punya masalah dengan kamu! ujar nya
"Hey, maslahah kamu dengan devan itu juga masalah aku juga, aku berhak memberikan jawaban yang bikin kamu tidak salah paham lagi! ujar ku
"Apan sih kamu Siti, aku ini tidak ada masalah! ujar nya
Aku menjulurkan lidahku sambil mencemooh nya, "sudahlah Reno aku ini hanya mau membantu kamu saja! ujar ku
Lalu aku duduk di sofa ruang tv, aku menepuk-nepuk sofa di sebelahku untuk menyuruh reno juga ikut duduk.
"Duduk! titah ku dengan sikap dingin
Hahaha ternyata aku juga bisa bersikap dingin dan jutek, ya walaupun masih kaku tapi tak apa lah yang terpenting aku harus bisa menyelesaikan masalah Reno dan mas devan.
"Hekhem!
Aku berdehem sedikit untuk memulai pembicaraan.
"Dia berbicara seperti itu karena dia juga takut kalau alesha terlalu dekat dengan paman nya, dia takut nanti anaknya tidak menyayangi dia lagi, aku tau alesha putri ku itu pasti sangat merindukan sosok seorang ayah di dekatnya! ujar ku
"Sama saja dia tidak percaya sama aku! ujar nya
"Maksud nya apa? dia sama saja menuduh aku mau merebut anaknya dari nya!
"Aku bukan sayang ke alesha sendiri tapi ke anak kak elsa aku juga sayang, kak devan itu saja yang terlalu overprotektif dan terlalu naif sama aku! ujar reno
"Aku tau kamu sangat tersinggung, tapi kamu harus percaya kalau mas devan tidak seperti itu orangnya, aku tau mas devan orang nya sangat overprotektif kalau sudah menyangkut dengan anak nya! ujar ku
"Sudahlah aku tidak mau memikirkan masalah ini lagi, anggap saja semua permasalahan hari ini tidak terjadi!
"Toh aku tidak terlalu mempermasalahkan nya!
"Aku ke kamar dulu! ujar nya
Aku mengangguk kecil saja, andai saja reno tidak menguping pembicaraan aku sama mas devan tadi, mungkin dia tidak akan sedih seperti ini.
"Aku mewakili permintaan maaf mas devan ke kamu! ujar ku
Dia mengangguk samar.
__ADS_1
Aku kembali ke kamar sampai di dalam kamar aku langsung melihat alesha yang sudah tertidur pulas.
Aku duduk termenung melihat langit gelap di penuhi bintang kelap-kelip, sama yang aku lakukan seperti itu lagi.
Melamun sambil melihat bintang kelap-kelip di langit, rasanya malam ini sangat sunyi karena tidak ada orang yang menemani aku.
"Huufff...kapan hari-hari suram ini akan berakhir? gumamku
"Hari esok tidak ada mas devan, besoknya lagi juga seperti itu, sungguh lama hari ini aku lalui sendiri!
Coba aku telepon mas devan siapa tau dia tidak sibuk!
Aku mengeluarkan hp ku dari saku gamis ku, aku memencet nomor telepon yang bernama, "Suami Tercintaku"
"Mas suami angkat dong...!
"Malam ini aku sangat sepi! gumamku
Benar-benar tidak diangkat nya untuk malam ini, aku harus berfikir positif saja dengan suamiku itu.
Aku mengirim voice note ke suamiku itu.
"Suami sayangku, aku sangat merindukan mu, kamu terlalu sibuk ya? isi voice note ku.
"Hari ini aku mau bercerita banyak ke kamu, tapi kami terlalu sibuk! ya sudahlah aku akan menunggu besok, jika kamu tidak punya waktu luang aku akan tetap menunggu! voice note aku.
Setelah lima menit terkirim pesan voice note aku itu, centang abu-abu tadi sudah berubah menjadi biru.
Aku tersenyum lebar akhirnya dia mendengarkan voice note aku itu.
Ting...!
Notifikasi WhatsApp aku berbunyi dia mengirimkan juga voice note ke aku.
"Baby, suara kamu itu bikin aku candu, aku ingin bermanja di pelukan kamu! isi voice note nya
Aku tersenyum lebar walaupun voice note saja tapi hati aku sudah sangat senang, sayang sekali aku tidak bisa menelepon nya, tadi dia bilang kalau dia harus melanjutkan pekerjaan nya.
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
__ADS_1
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π