
Aku terkejut rasanya aku ingin terbang karena secara tidak langsung pak aarav melamar aku di pinggir jalan gini!
"Will you marry me? ujar nya
Aku menatap nya tidak percaya, dia benar-benar melamar aku di pinggir jalan gini!
Seketika aku ingat dengan ucapan nyonya besar waktu itu, aku menepis tangan nya.
Dia terheran-heran melihat perubahan sikap aku yang begitu cepat.
"Pergi dari sini sebelum orang melihat kita! ujar ku mengusir nya
Sebenarnya aku sangat senang saat dia mengucapkan niat baiknya itu, tapi ada satu hal yang membuat aku tidak menerima kedatangan dan niat baik nya itu!
"Aku tidak akan mau pergi sebelum kamu kembali lagi bersama aku dan el! ujar nya
"Sudahlah, aku tidak ingin mendengar omong kosong mu itu! ujar ku
Aku tau ucapan nya itu sangat tulus kepada ku, tapi aku tidak mau melawan ucapan nyonya waktu itu!
"Apa kamu takut dengan mama aku? tanya nya
Aku tidak menjawab nya, tanpa aku menjawab pertanyaan nya itu ia sudah tau jawabannya!
"Kamu tidak perlu memikirkan itu lagi akifah, aku akan lakukan apapun itu agar aku bisa bersama kamu, aku tidak suka cara mamaku yang menjodohkan aku dengan wanita pilihan mama itu!
"Aku hanya ingin kamu! ujar nya
"Maaf pak aarav saya tidak bisa, saya tidak bisa melawan nyonya, saya tau siapa saya! ujar ku
"Kamu tega melihat aku menderita seperti ini? tanya nya
"Saya bukan tega pak, tapi saya hanya tidak ingin membatah ucapan nyonya! ujar ku
Hening
Kepala aku rasa nya ingin pecah saat ingatan itu muncul lagi, seakan-akan ucapan nyonya besar waktu itu kembali ingat di benak ku!
"Cukup pak aarav! ujar ku
Lalu aku berlari meninggalkan nya, aku hanya ingin lepas dari nya, aku tidak ingin ingatan itu muncul lagi, aku sudah sangat menderita saat ucapan nyonya ava waktu itu!
Sebelum aku pergi meninggalkan mereka nyonya ava pernah menemui ku waktu itu!
...
flashback on
Aku sudah selesai menyiapkan sarapan untuk axel dan pak aarav, ternyata pagi ini nyonya ava datang ke rumah pak aarav.
"Nyonya mau saya buatkan teh? ujar ku menawarkan nya, karena dia menemui ku di dapur.
"Jangan banyak basa-basi, saya ke sini hanya ingin mengingatkan kamu kembali tentang perjanjian kita waktu itu!
__ADS_1
"Saya dengar kamu telah jatuh cinta dengan anak saya?, ckck ternyata gadis kampung seperti kamu juga mudah jatuh cinta dengan anak saya!
"Kamu itu hanya gadis kampung yang tidak berpendidikan, kamu pasti mencintai harta anak saya saja, cih perempuan macam apa kamu?, saya tidak akan pernah sudi mempunyai menantu seperti kamu!
"Jadi, saya ke sini hanya memberi tahu kamu, silahkan kamu angkat kaki dari sini, karena perjanjian kita telah kamu langgar!
"Cih, gadis kampung tidak tahu malu, malu nya telah hilang karena melihat harta orang!
"Dasar gadis menjijikkan! ujar nya
Air mataku menetas seketika karena mendapat penghinaan begitu keji dari nyonya ava!
Sebagai wanita yang tau diri aku harus pergi dari sini secepatnya, agar aku tidak di hina lagi oleh nya, sudah cukup aku mendengar kata-kata kasar nya itu!
Aku bergegas pergi ke kamar untuk memindahkan semua baju-baju ku ke dalam tas, pagi ini juga aku berangkat ke stasiun untuk pulang ke kampung halaman ku.
Aku pergi tanpa pamit dengan pak aarav dan juga axel!
...
Seperti nya ada hal yang di sembunyikan oleh akifah dari ku, tapi itu apa?
Apa mama pernah memarahinya?
"Jawab aku akifah! ujar ku
"Jawab apa lagi pak?, semuanya telah jelas! ujar nya
Lalu ia jalan lagi meninggalkan aku, aku terus saja mengejar nya, langkah kaki nya begitu cepat.
Aku berhenti seketika saat ia bilang seperti itu, tapi aku tidak percaya kalau ia tidak mencintai ku!
"Jangan berbohong akifah! ujar ku
"Pergi pak, pergi! ujar nya
Setelah sampai di rumah yang tidak begitu besar, rumah ini seperti rumah lama, bangunan sederhana itu, apakah ini rumah akifah?
Lalu ia membuka pintu itu dan langsung masuk dan menutupnya kembali, benar ini rumah nya!
"Kalau kamu berbohong itu sama saja kamu menyiksa diri kamu sendiri akifah, aku tau kalau kamu mencintai ku! ujar ku
Dia tidak bersuara sedikit pun, apa dia benar-benar ingin merelakan cinta nya itu?
...
Menyender di pintu itu yang aku lakukan sekarang, aku mendengarkan semua ucapan nya itu.
Yang dia bilang itu benar, kini aku memang menyiksa diri ku, aku terpaksa berbohong demi kebaikan aku dan dia, aku tidak ingin kembali di rumah itu lagi.
Aku sudah kenyang dengan hinaan nyonya ava, aku capek di hina terus, aku capek!
"Akifah apa kamu di dalam nduk? ujar ibu memanggil ku seraya mengetuk pintu
__ADS_1
tok tok tok
Aku menghapus air mata ku yang sempat menetes.
"Iya ibu akifah di dalam! sahut ku
Apa ibu sama bapak ketemu dengan pak aarav tadi?
"Kenapa kamu membiarkan tamu di luar saja?, kenapa tidak di ajak masuk? tanya bapak
Aku tersenyum kecil seraya melihat pak aarav yang sedang tertunduk.
"Akifah tidak mau ada fitnah bapak ibu! ujar ku
"Tapi kan bisa bicaranya di luar kalau takut ada fitnah! ujar ibu
Kini kami duduk lesehan dengan membentangkan tikar di lantai, tahu saja kalau rumahku ini hanya kecil, sofa pun aku tidak punya.
"Bapak sama ibu telah bicara banyak dengan nak aarav! ujar bapak
Aku hanya diam saja saat bapak bicara tentang pak aarav ini, kami saling diam dan tertunduk.
"Kasihan lho nak aarav ini, jauh-jauh ke sini tapi kamu malah mengusir nya! ujar bapak
Sebenarnya ada rasa kasihan juga saat melihat wajah memelas itu, tapi mau bagaimana lagi aku harus menjauhi keluarga nya!
"Kifah tidak pernah ada kasihan untuk dia bapak, lebih baik dia kembali ke Jakarta, kifah tidak mau dia ada di sini! ujar ku berbohong
"Dengan alasan apa? tanya ibu
Aku menceritakan hinaan yang nyonya ava ucapakan kepada ku waktu itu.
"Tidak ada seorangpun yang ingin dihina seperti itu, aku sebagai gadis kampung tau diri!
"Jadi kamu pak tolong jauhi saya, saya tidak mau dihina lagi! ujar ku
Lalu aku pergi dari sana, sudah cukup aku dihina seperti itu, aku tidak ingin mengingat itu lagi, lebih baik merelakan cinta ini dari pada mendapatkan cacian dari keluarga nya!
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
__ADS_1
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π