Pulanglah Mas

Pulanglah Mas
part 49. Part Tamat


__ADS_3

Sore nya aku duduk di taman bareng alesha, aku di taman ini hanya ingin refreshing otak ku yang sedikit pusing.


Sudah beberapa hari ini kepala aku sangat pusing sekali, mungkin ini efek dari kejenuhan ku selama di rumah.


Suamiku sudah mulai masuk kerja lagi, sementara aku dan alesha hanya duduk nyantai di rumah, tanpa melakukan pekerjaan apa pun.


Pekerjaan rumah sudah beres oleh ku dari tadi, sekarang aku hanya nyantai lagi dan nyantai lagi.


Mas devan belum juga menemukan art yang cocok berkerja di rumah kami, kalau ada art aku kan bisa ngobrol juga dengan art rumah, nggak sendirian seperti ini terus.


Kalau alesha di ajak bicara, mana bisa, ngomong nya saja masih belum jelas.


"Sungguh membosankan!


"Mami, mami es klim es klim!


Anak ku ini menunjukan tukang es krim, "alesha mau es krim? ujar ku


"Iya, es klim! tunjuk nya sambil berlonjak-onjak kegirangan.


"Oke, kita beli es krim! ujar ku membimbing tangan alesha.


Kami sampai di tempat tukang es krim itu, aku me gendong alesha untuk melihat yang mana yang ia mau!


"Alesha mau yang mana?


"Itu, itu...! tunjuk nya menunjuk es krim rasa cokelat


"Rasa cokelat satu bang! ujar ku


"Siap adik manis! ujar nya


Selesai beli es krim aku membawa alesha untuk pulang ke rumah, takutnya suamiku sudah sampai di rumah!


...


Kenapa rumah tiba-tiba sepi? kemana istri dan anakku?


"Assalamualaikum! sahut ku di depan pintu rumah


Tidak ada yang menyahut nya, agaknya mereka kemana?


"Mami papi pulang, hello! ujar ku


"Assalamualaikum mami, alesha! panggil ku


Bener mereka tidak ada di rumah!


"Wa'alaikumussalam! sahut nya dari belakang ku


"Dari mana aja? tanya ku


"Taman dekat sini, ajak alesha main mas! ujar nya


Aku mengangguk saja kini aku yang mengendong alesha, kami masuk ke dalam rumah, Siti langsung duduk di sofa.


Akhir-akhir ini aku perhatikan kalau Siti ini berubah sikap nya, sama seperti hamil alesha dulu, dia tidak suka bau-bau menyengat gitu!


Apa dia hamil, kalau iya aku seneng banget malahan!


"Kenapa? tanya ku


Dia sedang memijit-mijit pelipis nya, apa dia pusing lagi?


"Pusing lagi! ujar nya


"Istirahat ke kamar gih, alesha biar aku yang jagain! ujar ku


"Kamu nggak mandi dulu? tanya nya


"Nanti aja! ujar ku

__ADS_1


"Aku ke kamar dulu deh! ujar nya


Kini aku yang bermain dengan alesha, putri kecilku itu sangat penurut dengan ku, ia juga tidak rewel sekarang ini.


"Kalau alesha punya adek mau nggak? tanya ku


"Mami mami! oceh nya


"Adek bayi alesha mau nggak! tanya ku


Dia mengangguk-angguk saja entah tau apa nggak, dia mengangguk saja, seperti nya dugaan ku benar kalau siti memang hamil.


Tapi aku takut tanya-tanya ke dia, ibu hamil itu suka sensitif kalau di tanya-tanya, lebih baik aku diam saja dulu sampai dia beri tahu aku.


...


Besok paginya aku sudah kehilangan istriku, kemana dia sebenarnya?


Tadi aku tinggal dia masih tidur karena katanya dia pengen sambung tidur, tapi ini ia sudah menghilang.


"Huek...huek...huek...!


Aku dengar dari kamar mandi ada orang yang lagi muntah-muntah, apa jangan-jangan itu Siti?


"Sayang! ujar ku


"Huek...huek...huek...!


Aku sampai di kamar mandi aku lihat kalau Siti sedang muntah-muntah di wastafel, aku memijit-mijit tengkuknya.


"Kenapa ha? tanya ku


"Huek...huek...huek...


Dia terus saja muntah-muntah, rasanya aku jijik sekali lihat muntah itu, tapi ini demi istri dan calon anak kami aku harus tetap setia menunggu nya di sini.


"Hiks...hiks...hiks...mas...!


"Kenapa nangis? tanya ku


"Mual banget! ujar nya


"Ada yang aneh deh dengan aku! ujar nya


"Kamu bukan aneh tapi emang seperti ini! ujar ku sambil tersenyum memeluk nya


"Kenapa ya mas, hiks...hiks...mas...aa..aku kenapa mas? dia bertanya ke aku


Ini aku yang bodoh atau istri kecilku ini yang nggak paham dengan tanda-tanda kalau dia hamil?


"Bulan ini sudah datang bulan atau belum? tanya ku


"Ngapain nanya itu? tanya nya


"Jawab aja! ujar ku mengendong dia ke atas kasur.


"Hmmm....belum kayak nya! ujar nya


"Kalau belum berarti! ujar ku sengaja memancing nya agar dia paham


"Nggak tau! ujar nya


Aku tersenyum sambil mengertakan gigi ku, saking geramnya dengan istri kecilku ini, pengen aku apain ini kamu sayang!


Kok nggak ngerti-ngerti juga?


"Waktu hamil-in alesha seperti ini juga kan? tanya ku


"Iya! ujar nya


"Jadi! ujar ku

__ADS_1


Dia melihat ku dengan tatapan bingung, wajahnya sudah memerah habis menangis tadi, tidak tega aku lihat tampang sedih nya ini.


"Jadi apa mas? dia bertanya


Aku menjambak rambutku sendiri saking geramnya, masa ia tidak ngerti-ngerti juga sih!


Ah bikin aku gregetan saja deh!


"Masa nggak ngerti juga sih! ujar ku


"Hamil mami hamil! ujar ku


"Ha..hamil!


"Apa? ujar nya terkejut


Matanya berkaca-kaca kembali sambil melihat ku, lalu aku peluk dia, ini dia nangis bahagia atau nangis sedih sih?


"Nangis lagi nangis lagi! gumamku


"Hiks...hiks...iya...tapi kan mas, tapi gimana urus anak sekali dua, alesha masih kecil mas! ujar nya


"Suamimu ada jadi kamu jangan takut! ujar ku


"Kenapa harus sekarang? tanya nya


"Ya, sekarang lebih baik mungkin, rezeki kita ini nama nya, sudah ya kamu jangan nangis lagi, kasihan sama calon anak kita, liat mami nya nangis mulu! ujar ku menenangkan nya


...


Bener apa yang aku bilang kalau aku ini sedang hamil, pantas saja rasa sama hal nya kayak waktu itu hamil-in alesha.


Seneng bercampur bahagia yang aku rasakan sekarang ini, banyak rintangan yang aku lalui bersama suamiku.


Kini keluarga ku menjadi tambah lengkap karena kehadiran buah hati kami yang satu lagi.


"Ini hadiah nya ya mas! ujar ku


"Iya, hadiahnya sudah telat, seharusnya di waktu aku pulang kamu beri hadiah ini! ujar nya


"Ya, dapatnya baru sekarang ya mau gimana lagi! ujar ku


"Aku seneng banget sayang akhirnya kita mempunyai anak satu lagi, alesha sebentar lagi akan menjadi kakak! ujar mas devan


Aku sangat bahagia bisa hidup dengan kamu mas, aku juga sangat bahagia karena kamu mau menerima aku apa ada nya.


Kisah cinta kita tidak akan pernah hilang karena kita saling mencintai dan melengkapi!


"Keharmonisan sebuah rumah tangga terletak pada sikap tanggung jawab dan terbangunnya komunikasi yang sehat!


"Aku sayang kamu mas devan!


"Aku juga sayang kamu Siti Marsya!


"Ibu dari anak-anakku kamu wanita yang sangat hebat, aku akan menjaga kamu sampai akhir hayat ku!


Muach!


Satu kecupan mendarat di pipi ku.


TAMAT


...----------------...


Sampai sini kisah cinta Siti dan Devan!


Terima kasih sudah dukung karya receh ku selama ini, terima kasih juga telah melihat-lihat karya ku!


Bey Bey Bey sampai ketemu di cerita selanjutnya 👋👋👋


Mohon pamit undurkan diri, Assalamu'alaikum

__ADS_1


__ADS_2