Pulanglah Mas

Pulanglah Mas
part 41. (POV Aarav) Melamar Di Pinggir Jalan


__ADS_3

Sudah enam bulan akifah pergi dari rumahku ini, ia pergi tanpa pamit sekali pun dengan ku, sudah lama aku mencari nya tapi aku tidak menemukan keberadaan nya.


Bodohnya aku, aku tidak pernah tau dimana kampung halaman nya!


"Apa yang kamu lamunkan? tanya mama ku


"Jangan karena wanita itu kamu melamun seperti ini, mama heran sama kamu apa baik nya sih baby sister itu?


"Dia itu beda level dengan kita rav, kita siapa dia siapa?, mama tidak akan mau setuju kalau kamu bersama dengan nya! ujar mama


Aku sangat mencintai dia, jadi walaupun mama menentang hubungan ku dengan akifah aku tidak akan menyerah begitu saja!


"Baby sister itu tidak pantas menjadi pendamping kamu, yang lebih pantas itu hana!


"Hana itu lebih baik lagi dari baby sister itu, dia bukan baik saja tapi cantik, dan berpendidikan tinggi pula! ujar mama


"Akifah tetap akifah, aku tidak mau wanita lain selain akifah!


"Mama jangan bandingkan akifah dengan orang pilihan mama itu, Akifah lebih baik lagi dari pilihan mama itu, walaupun akifah hanya gadis desa tapi dia orang nya baik, sopan, rajin, masih banyak lagi yang ada di diri nya!


"Dari pada pilihan mama itu, hanya menyusahkan orang saja, walaupun dia berpendidikan tinggi, tapi attitude nya tidak ada, sama saja dengan bohong! ujar ku


"Kamu jangan sembarangan bicara rav! ujar mama


"Hana jelas-jelas dari keluarga terpandang, tidak seperti gadis kampungan itu, sudah kampungan dan tidak tau diri lagi!


"Mencintai orang yang salah, seharusnya gadis kampungan itu pasangan nya juga kampungan, tidak seperti kita keluarga terpandang! ujar mama


Telinga ku rasanya panas saat mama merendahkan wanita yang aku cintai!


"Cukup ma! ujar ku sedikit membentak mama


Mama tersenyum smirk saat aku tidak sengaja membentak mama.


"Karena wanita itu kamu jadi berani sama mama, kamu tega membentak mama! ujar mama


"Aku tidak akan membentak mama jika mama tidak memburuk-burukkan akifah di hadapan ku! ujar ku


"Minggu depan acara lamaran kamu dengan Hana, jadi kamu jangan banyak ulah! ujar mama


Lalu mama pergi dari rumah ku, mama kemari hanya mencari masalah saja dengan ku, pokoknya aku tidak ingin menikah dengan Hana, aku hanya ingin menikah dengan akifah!


"Papa, apa kak akifah belum di temukan? tanya axel


"Papa belum menemukan kak akifah! ujar ku


"Papa usaha dong, pokoknya aku hanya ingin sama kak akifah! ujar axel


"Kamu yang sabar saja, papa akan menemukan kak akifah! ujar ku


"El tunggu! ujar nya


Kini axel pergi ke kamar nya lagi, semenjak akifah pergi dari rumah ini, axel sering mengurung diri nya di kamar.


Axel baru sembuh dari demam nya, ia juga sering demam karena ia sangat merindukan akifah.


"Papa akan bawa kak akifah ke sini lagi El!

__ADS_1


...


Aku duduk di sebuah gubuk yang terbuat dari bambu, siang ini sangat panas sekali aku beristirahat di gubuk ini.


Selama di kampung aku membantu bapak sama ibu berkebun, kebun kami tidak terlalu luas tapi hasilnya sangat mencukupi kebutuhan kami!


"Nak, apa kamu tidak ingin kembali berkerja di kota lagi? tanya bapak


Aku tersenyum kecil saja aku masih teringat dengan axel anak asuh aku itu, biarlah aku meninggalkan mereka ini demi pak aarav.


"Kifah tidak mau kerja di kota lagi pak, biar kifah di sini saja menemani bapak sama ibu! ujar ku


"Apa kamu tidak kasihan dengan anak yang kamu asuh itu? tanya ibu


Kalau di pikir-pikir aku sangat kasihan dengan axel, dia dari kecil di tinggalkan oleh mama nya, sekarang aku juga meninggalkan nya.


Sudahlah, aku tidak ingin memikirkan mereka!


"Ndak tau bu, aku juga tidak ingin memikirkan mereka! ujar ku


Aku termenung sambil menatap lurus, sebenarnya aku tidak ingin meninggalkan mereka tapi ini demi kebaikan aku dengan pak aarav.


Jika aku ingat lagi dengan ucapan mama pak aarav yang membuat aku menyerah itu, mungkin hati aku sangat sakit, karena harus berpisah dengan orang-orang yang sudah aku anggap sebagai keluarga aku sendiri!


"Akifah pulang duluan bu, pak! ujar ku


Mereka berdua mengangguk, jarak rumahku dengan ladang cukup jauh, aku pulang berjalan kaki.


Terik matahari siang ini membuat aku lelah karena panas, andai saja aku tidak melawan sama mama pak aarav waktu itu mungkin aku tidak pergi dari sana dan mungkin aku masih berkerja di rumah nya.


Ingatan itu terlintas di benak ku.


"Jangan pernah mencintai anak saya, jika kamu mencintai aarav silahkan kamu keluar dari rumah ini, dan jangan kembali lagi!


"Kamu hanya baby sister untuk axel bukan untuk aarav juga, ingat kamu berbeda jauh dengan kami, gadis kampung seperti kamu tidak layak untuk anak saya!


"Baik nyonya saya berjanji tidak akan mencintai anak nyonya, saya sadar diri nyonya kalau saya ini hanya gadis kampung!


"Baguslah kalau kamu mengerti, jangan ingkari janji kamu!


Janji yang pernah aku ucapkan dulu ternyata aku mengingkari nya, kenapa juga aku bisa mencintai duda seperti dia?


Jelas-jelas dia orangnya cuekan tapi hati aku malah terpikat dengan nya!


Sudahlah aku tidak perlu memikirkan mereka lagi, biarkan dia hidup dengan orang pilihan mama nya sendiri!


Aku tidak perlu repot-repot memikirkan nya!


"Takdir sesuai dengan yang di jalani, aku harus melupakan nya!


Aku masih jalan menuju rumah separuh perjalanan lagi aku akan sampai di rumah sederhana ku itu.


Tin...tin...tin...


Bunyi klakson mobil yang aku dengar ternyata di belakang ku ada sebuah mobil yang aku kenal.


"Bagaimana mungkin? ujarku syok

__ADS_1


"Bukan, bukan, itu bukan dia, aku tidak pernah memberi alamat ku ke dia!


Dengan sangat tergesa-gesa aku berlari menghindari nya, aku tidak ingin bertemu dengan nya!


"Pura-pura tidak melihat saja!


"Akhirnya aku menemukan kamu juga, sudah lama aku mencari kamu! ujar nya


Aku tidak menoleh sedikitpun aku hanya lanjut jalan saja.


"Akifah begini kah kamu menghindari saya? ujar nya mencengkal tangan ku, seketika aku berhenti.


"Maaf pak, lebih baik bapak balik saja saya tidak menerima kedatangan bapak ke sini! ujar ku


"Kamu tega dengan axel padahal dia sayang sama kamu, tapi kamu malah meninggalkan nya!


"Axel membutuhkan kamu! ujar nya


Aku tersenyum kecil rasanya aku kecewa saat mendengar ucapan nya, jadi dia ke sini hanya ingin aku balik untuk axel saja!


Ternyata perkiraan ku salah, aku pikir dia ke sini untuk mempertahankan cinta nya, ternyata perkiraan ku itu salah!


"Bilang sama axel kalau saya tidak bisa berkerja lagi di sana! ujar ku


"Apa? berkerja!, aku menjemputmu bukan untuk berkerja tapi untuk membawa kamu pulang untuk jadi mama axel, sekaligus menjadi istri ku! ujar nya


Aku terkejut rasanya aku ingin terbang karena secara tidak langsung pak aarav melamar aku di pinggir jalan gini!


"Will you marry me? ujar nya


Aku menatap nya tidak percaya, dia benar-benar melamar aku di pinggir jalan gini!


Seketika aku ingat dengan ucapan nyonya besar waktu itu, aku menepis tangan nya.


...


bersambung...


...----------------...


yok...yok...bisa yok...!


Hai, makin hari makin sedikit saja pembaca novel author!


Kira-kira kalian hadir nggak ya? coba dong beri komentar nya sama like nya!


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™

__ADS_1


__ADS_2