
Tepat tiga bulan mas devan di sana, dia pernah bilang kalau dia di sana cuma tiga bulan atau empat bulanan.
Tapi sudah satu bulan ini dia tidak bisa di hubungi, aku jadi khawatir dengan dia.
Tiap bulannya dia selalu menstrasfer uang bulanan ku, tiap aku telepon tapi hp nya tidak pernah aktif.
Di WhatsApp begitu pun chat aku waktu itu saja tidak dia lihat apalagi di balas!
Apakah dia sangat sibuk di sana?
Aku berharap kamu baik-baik saja mas, jangan pernah berpikiran untuk tidak pernah kembali lagi.
Aku di sini di tempat ini akan selalu menunggu kedatangan kamu, pulanglah mas aku sangat merindukan kamu.
"Mami... mam-mi...!
Alesha putri ku ia kini sedang memeluk kaki ku, lalu ia menarik-narik gamis ku.
"Iya ada apa putri cantik mami? ujar ku jongkok lalu mengelus rambut nya
"Pap-pi...papi...!
Dia melompat-lompat kegirangan sambil menunjuk pintu.
"Papi ya? papi belum pulang sayang kita yang sabar ya menunggu papi pulang! ujar ku mencium pipi alesha.
"Hiks...papi...hiks...!
Dia menangis sambil menunjuk pintu utama, aku bersama alesha dari tadi duduk di sofa ruang tamu.
Sementara yang lain entah pergi ke mana, mama sama papa tadi pamit pergi keluar, aku tidak tau mereka pergi ke mana.
Tidak lama kepergian mama sama papa, Reno juga pamit ke aku, katanya dia mau pergi nongkrong bareng teman-teman lama nya dulu.
"Alesha ngapain kamu nunjuk pintu sayang? ujar ku
Aku melihat pintu utama yang di tunjukkan alesha, dari tadi di sana tidak ada orang sama sekali, apa lagi pintu itu tidak ada yang mengetuk sama sekali.
"Mami...pi..mami...papi...! oceh alesha dari tadi memanggil papi nya.
"Papi masih kerja sayang! ujar ku
Kali ini alesha menarik-narik baju aku kuat-kuat seakan dia menyuruh aku untuk membuka pintu utama itu.
"Iya kita buka ya pintu itu! ujar ku
Lalu aku membimbing tangan alesha untuk ke depan pintu utama itu, ada-ada saja permintaan anak ku yang satu ini.
Untuk apa coba dia menyuruh aku buka pintu?
Cklekk
Aku membuka kunci pintu utama itu, lalu aku membuka pintu itu.
"I'm home honey!
Aku sangat terkejut sekaligus bahagia ternyata di depan pintu ini, suami aku sudah berdiri seraya tersenyum ke aku.
Ternya insting putriku sangat kuat, kalau papi nya sudah pulang!
__ADS_1
Aku tidak mimpi kan?
"Ini benaran kamu kan? tanya ku memegang tangan nya.
Dia mengangguk seraya merentangkan kedua tangannya, "dari tadi aku di sini dan mengetuk pintu, tapi tidak ada jawaban dari kamu?
"Kamu dari mana aja? tanya mas devan
Aku tidak mempedulikan semua pertanyaan nya itu, aku langsung berhamburan ke pelukannya.
"Hiks...hiks...hiks... kamu jahat pulang tidak beri tahu aku! tangis ku dalam pelukannya.
Hiks...hiks...hiks... mam-mi...mami...! alesha juga ikut menangis karena melihat aku nangis.
"Papi di sini sayang! ujar mas devan
Mas devan melepas pelukan nya dari ku dan ia jongkok untuk membawa alesha dalam pelukan nya.
"Aduuuhh...putri kecilku kenapa nangis? papi di sini sayang, alesha rindu ya sama papi? ujar mas devan menghapus air mata alesha.
"Jelas rindu lah, kamu satu bulan ini tidak bisa di hubungi! ujar mama
Mama bersama papa juga ada di sini, kemungkinan yang menjemput mas devan dari bandara itu papa sama mama.
"Maafin papi ya nggak bisa di hubungi, papi sangat sibuk sayang, tidak ada waktu luang sama sekali untuk menelepon kalian, apa lagi beri kabar! ujar mas devan
"Tapi kalian baik-baik saja sudah bersyukur banget aku! ujar mas devan, lalu ia mengendong alesha.
Mas devan melihat aku sambil menaikan sebelah alisnya, "kangen nggak sama aku? tanya nya
Jelas kangen lah aku sama dia, malah pakai nanya lagi!.
Kami tertawa kecil, "papa kalau pegel nanti biar mama yang pijitin! ujar mama
Kami masuk ke dalam rumah alesha di gendongan oleh mas devan, sementara aku memegang tangan mas devan yang satunya lagi.
"Kalian ke kamar lah dulu, mama sama papa juga mau istirahat! ujar mama
"Nyonya tuan barang-barang nya sudah saya letakkan di kamar tuan! ujar mang Ujang ke mas devan.
Mas devan mengangguk kecil lalu kami pergi ke kamar, aku masih memegang tangan nya, seakan aku tidak mau melepaskan dia kembali.
Sampai di kamar mas devan meletakkan alesha di atas kasur, lalu ia menatap aku sambil memangku tangannya ke dada.
"Kamu pulang kenapa tidak bilang ke aku dulu? tanya ku
"Kejutan sayang! ujar mas devan mengelus-elus kepala ku.
"Seneng nggak aku pulang? tanya nya
Menurut kamu apa mas? dari kemaren-kemaren aku menunggu kamu!, rasa senang aku tidak bisa di tafsirkan!
"Seneng banget! ujar ku seraya tersenyum
"Oh iya, kenapa pulang kamu cepat? waktu itu kamu bilang akan menghabiskan waktu 4-5 bulan? tanya yu
Dia melirik aku dengan tatapan sulit diartikan, lalu satu kecupan mendarat di pipi ku.
"Nggak seneng aku pulang sekarang? tanya nya
__ADS_1
"Bukan begitu, aku cuma tanya saja! ujar ku
"Huff...kamu tau kan aku tidak ada kabar selama satu bulan! ujar nya
Aku mengangguk kecil seraya mendengarkan ucapan nya itu.
"Nah di saat itulah aku menyelesaikan tugas aku semuanya, aku sering bergadang untuk menyelesaikan semuanya, dan pada akhirnya aku mencapai puncak nya!
"Sekarang aku sudah kembali ke sini dan aku tidak akan ke luar negeri lagi, kalau aku ke luar negeri berarti itu tugas nya sangat mendesak! ujar nya.
Aku tersenyum lalu mengelus pipi nya, "berarti kamu tidak ke luar negeri lagi kan? tanya ku
Dia menggeleng-nggelengkan kepalanya, "nggak sayangku! ujar nya
Aku tersenyum kecil lalu memeluk dia lagi, rasanya senang sekali bisa bersama dia lagi, aku juga tidak menyangka dia pulang hari ini.
"Hari ini adalah hari bahagia nya aku, karena suami aku pulang! ujar ku
"Seneng banget ya aku pulang cepat! ujar nya mencubit hidung aku.
Lalu ia menatap aku dengan tatapan sulit diartikan lagi, tatapan nya itu sering membuat aku sulit mengartikan nya.
"Hadiah nya? tanya nya
Hadiah? iiih nyebelin banget sih dia, masih inget aja tentang hadiah itu!.
"Nggak ada! ujar ku cemberut
"Padahal aku sudah pulang cepat loh! ujar nya
"Nggak ada mas! kamu ini ada-ada aja! ujar ku
Dia menghela nafas berat seperti nya dia kecewa, karena hadiah nya tidak ada, kasihan juga!
"Mas ada-ada aja sih mana mungkin mas sekali langsung jadi! ujar ku
"Tau! ujar nya lalu ia tidur di dekat alesha yang sedang asik main.
Melihat wajah kecewa nya itu bikin aku sedih juga, baru pulang dari luar negeri malah kecewa.
Maaf sayang!
Mungkin belum rezeki kita!
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
__ADS_1
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π