
Sore ini aku berencana mengajak alesha ke taman bermain, tapi apa Siti mengizinkan aku untuk membawa alesha ke taman bermain?
Aku sedikit terkejut dan sedih juga, kak devan begitu tidak mempercayai aku lagi.
Semuanya telah aku dengar tadi, apa yang di ucapkan kak devan lewat sambungan telepon tadi sudah aku dengar.
Aku sengaja mengintip obrolan mereka tadi, aku memang betul mendengar jelas ucapan kak devan tadi.
"Apa kamu tidak mempercayai aku kak?
Aku bangkit dari kasurku hendak ke keluar untuk mencari udara segar saja.
"Andai saja aku tidak pernah jadi mantan Siti, mungkin ini tidak akan pernah terjadi!
"Mungkin aku masih akrab seperti dulu dengan kakak ku!
Kini aku duduk di teras rumah sambil menghirup udara di sore hari ini, aku tidak jadi mengajak alesha ke taman bermain.
Untuk apa aku mengajak ponakan ku itu, sedangkan kakak aku sendiri tidak mempercayai aku lagi.
...
Aku diam-diam memperhatikan Reno dari balkon atas, itu anak dari tadi kok murung terus ya?
Apa dia ada masalah yang dia hadapi sekarang ini?.
Kasihan juga liat Reno seperti itu, biasanya dia selalu ceria, kemungkinan dia memang ada masalah.
"Dan kenapa juga aku memikirkan dia? gumamku mengalihkan pandangan ke sisi lainnya.
Sore-sore gini enaknya nyantai dimana ya?, di bawah pohon mangga, aku juga males ke sana, kalau ke sana sama saja aku mengingat kenangan bersama mas devan.
Aku tidak ingin menangis lagi saat mengingat mas devan, mata ini sudah sering mengeluarkan air mata, jadi aku tidak mau nangis lagi.
Lebih baik aku ajak alesha ke taman biasa aja deh, aku juga pengen ke sana!
"Alesha mau ikut sama mami nggak? ujar ku duduk di sebelah alesha yang sedang main puzzle
Alesha melihat aku lalu ia berdiri dan duduk di pangkuan ku, "kita ke taman biasa aja ya! ujar ku
Kini aku mengendong alesha dan tidak lupa aku bawa dot yang sudah ada susu nya!
Di depan rumah Reno hanya melihat aku sekilas saat aku berpapasan dengan nya.
"Reno aku ke taman biasa ya! pamit aku
"Hhmm...!
Dia kenapa? nggak salah lagi kayaknya dia benar-benar ada masalah!.
"Uncle Reno kenapa ya sayang? ujar ku
Ya sudahlah lebih baik aku pergi saja dari sini, nanti habis dari taman aku coba bertanya ke reno, siapa tau aku bisa membantu dia!
Sampai di taman ini aku langsung menurunkan alesha, putri kecilku itu berlari ke tempat anak-anak yang lain.
"Hati-hati ya sayang! teriak ku
Kaki kecilnya begitu lincah, tapi aku juga takut kalau putri ku itu jatuh.
__ADS_1
Taman ini sangat ramai sore-sore gini, banyak anak-anak yang bermain di sini, ibu-ibu juga banyak di sini menemani anaknya main.
Di sini juga banyak pedagang yang berjualan makanan untuk anak-anak.
"Mam-mi... mam-mi...! teriak alesha melambai-lambaikan tangannya ke aku.
Aku tersenyum lebar saat putriku itu tersenyum gembira, aku juga senang melihat anakku itu sudah sembuh dari demam nya.
"Alesha mainnya jangan jauh-jauh! teriak ku
Aku tertawa saat putriku sedang lari-larian di taman ini.
...
Senyumku mengembang saat melihat adik kecil itu berlari-lari kecil, wajahnya imut sekali, kulitnya putih bersih, rambutnya hitam lebat bergerai-gerai ke sana ke mari saat dia berlarian.
"Cantiknya adik kecil itu!
Wajahnya familiar banget bagi aku, "siapa dia?
Aku melihat di sekeliling ku, aku baru ingat kalau adik kecil itu anak dari mbak siti.
Aku menghampiri mbak siti yang sedang duduk di bangku taman sambil memperhatikan anaknya.
"Hai, boleh aku duduk di sini! ujar ku
Dia menoleh seraya tersenyum, "silahkan! ujar nya dengan sopan.
"Kamu bukankah kakak dari axel? tanya nya
Aku tersenyum kecil, "saya baby sister axel, saya bukan kakak nya! ujar ku
Dia menjulurkan tangannya ke aku, lalu aku menjabat tangan itu, "saya Siti panggil saja Siti! ujar nya
"Ooh, begitu saya akifah, salam kenal ya! ujar ku
Dia mengangguk kami tidak banyak bicara, kalau bicara palingan bahas hal kecil saja, aku pun tidak begitu pede bicara orang seperti siti ini.
"Kamu nggak sama kak aarav? tanya nya
Aku tersenyum canggung, "tidak, saya ke sini sama axel saja! ujar ku.
Dia mengangguk kecil.
...
Sore pun berubah jadi senja aku membawa alesha pulang, tidak baik senja-senja gini masih keluyuran.
"Alesha kita harus buru-buru pulang sayang! gumamku sedikit mempercepat jalanku.
Sampai di rumah azan magrib aku masuk ke dalam rumah, mama sama papa seperti nya di kamar.
"Kalian dari mana saja? tanya reno mengangetkan aku.
"Kan aku sudah bilang tadi, aku ke taman! ujar ku
"Oh! ujar nya jutek lalu ia pergi ke kamarnya
Nggak jelas banget sih tu anak, aku naik ke lantai atas, alesha hanya ngoceh nggak jelas saja.
__ADS_1
"Mami sholat dulu alesha duduk yang anteng ya di sini! ujar ku mendudukkan alesha di karpet bulu.
Aku sudah mengambil air wudhu kini aku melaksanakan shalat magrib tiga rakaat.
Berdo'a sebagai akhir dari sholat magrib ku, alesha menghampiri aku lalu ia memeluk aku dari belakang.
"Mam-mi... mam-mi... mam-mi...! oceh alesha
"Iyaa...anak mami manja ya! ujar ku membawa alesha ke pangkuan ku.
...
Di dalam pikiran aku ini sedang tergiang-giang ucapan kak devan yang tidak sengaja aku dengar tadi.
"Toh aku nggak akan merebut anak kakak dan juga istri kakak, aku punya harga diri juga kak, aku juga punya pikiran juga!
"Tapi ucapan kakak itu sangat menyakiti aku kak!
"Aaah...!
Dukk
Aku memukul meja yang berada di kamar ku, seolah-olah kak devan menuduh aku sebagai pebinor.
"Kak...aku sudah berjanji tidak akan merebut dia dari kakak, kamu tenang saja kak!.
"Ohh, jadi kamu murung dan jutek sama aku gara-gara kamu dengar omongan aku sama mas devan tadi? ujar siti berdiri di ambang pintu.
Sial aku kecolongan, sial banget sih kenapa juga aku tidak kunci pintu! gerutu ku
"Siti? ngapain kamu ke sini? tanya ku
"Mama panggil kamu untuk makan malam bareng! ujar nya
Aku mengangguk kecil, "mari kita makan! ajak ku untuk mengalihkan pembicaraan
"Nanti kita ngomong soal masalah kamu! ujar nya pergi meninggalkan aku.
Aku mematung di tempat, kenapa juga Siti dengar ucapan aku!
"Ya sudahlah aku tidak mau menambah masalah lagi! gumamku
Aku bergabung di meja makan bersama dengan keluarga ku, Siti dari tadi melihat aku penuh dengan curiga dan ingin tau.
...
bersambung...
...----------------...
Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!π
(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya π)
(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)
(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)
Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπ
__ADS_1
semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian π