Pulanglah Mas

Pulanglah Mas
part 39. (POV Devan) Masalah Telah Usai


__ADS_3

Aku pergi dari ruangan nya itu sambil mengendong alesha, air mata ini sudah mengalir deras.


Ternyata suami yang aku bangga kan mempunyai sifat jahat nya juga, sudah hampir tiga tahun aku hidup bersama nya baru hari ini aku mengetahui nya semuanya.


Selama ini aku tidak mengetahui keburukan nya, dan sekarang ini entah apa yang akan dia lakukan?


"Kamu kejam devan! lirihku


Sementara alesha di gendongan ku hanya memeluk leherku, sekarang aku harus apa?


"Selangkah lagi kaki kamu melangkah jangan harap besok akan bertemu alesha lagi! ujar nya mengancam aku.


Seketika aku berhenti lalu melihat nya, "jangan ancam aku, dan jangan bawa-bawa anak aku! ujar ku


Kebetulan di lorong kantor ini tidak ada siapapun, jadinya orang tidak akan mendengar kalau kami sedang bertengkar.


"Kamu belum dengerin penjelasan aku! ujar nya


"Penjelasan apa lagi ha? penjelasan kalau kamu pembunuh, iya itu yang akan kamu jelaskan ke aku? ujar ku


"Aku bukan pembunuh! ujar nya


Aku menggelengkan kepalaku sambil memeluk erat tubuh alesha, ia mendekati aku kaki ini sudah gemetaran hebat saat mengetahui sisi jahat nya.


"Jangan bunuh anak aku juga, sedikit saja kamu sentuh anak aku, aku tidak akan segan-segan menyakiti kamu! ujar ku


Dia menatap aku dengan ekspresi menakutkan, baru hari ini aku melihat wajah kejam nya itu.


"Kita pulang! ujar nya mengambil alesha dari gendongan aku, pada saat dia mengambil alesha dari aku, aku tidak mau memberikan ke dia.


"Jangan sentuh anak ku! ujar ku


"Dia juga anak aku bukan anak kamu saja! ujar nya


Terpaksa aku melepaskan alesha dari gendongan ku, dia jalan lebih dulu sementara aku mengikuti nya dari belakang.


"Masuk! ujar nya membukakan aku pintu mobil


Aku menurut saja dari pada aku juga di bunuh, aku belum mengenal betul dengan sisi jahat nya ini, lebih baik aku menurut dulu!


Suamiku dulu sudah berubah dengan sekejap mata, baru tadi aku merasakan bahagia dan senang, tapi dengan mengetahui siapa diri nya yang sebenarnya, aku jadi kecewa berat!


"Nurut gini kan sama-sama enak! ujar nya


Dia melajukan mobilnya sementara aku hanya diam saja, sedikit pun aku tidak menoleh ke dia.


"Aku tidak abis pikir sama kamu, tega kamu sama mereka padahal mereka masih ada keluarga yang harus mereka hidupi!


"Tapi kamu tidak punya hati nurani sama sekali! ujar ku


"Melakukan sesuai dengan apa yang dilakukan nya, jadi tidak salah kan! ujar nya enteng


"Tapi kamu sadis banget, mereka juga manusia sama seperti kita, mereka juga ingin hidup, tapi kamu malah merenggut nyawa nya dengan cara keji! ujar ku


"Berarti memang sudah ajal nya di situ! ujar nya


"Cara kamu itu tidak baik! ujar ku meninggikan volume suara ku


...


Dulu aku memang mempunyai sisi gelap dan kejam di hidupku, tapi itu hanya dulu, sekarang aku sudah meninggalkan itu.


Tapi siti berpikiran kalau aku masih mempunyai markas untuk menganiaya orang.

__ADS_1


Dulu aku memang terkenal dengan kejam dan sadis nya, tapi aku sudah berhenti dan tidak mau ikut-ikutan lagi.


Kami sudah bubar karena markas kami sudah di ketahui oleh pihak kepolisian maka nya kami membubarkan perkumpulan kami itu.


"Kenapa kamu membunuh orang? tanya nya


"Aku tidak membunuh orang, tapi dia nya aja yang cari mati dengan kita-kita! ujar ku


"Ya... akhirnya mati deh! ujar ku


"Enteng ya kamu bilang mati gitu! ujar nya


"Oh iya soal tadi, kalau markas itu tidak ada lagi, kami sudah dari dulu bubar! ujar ku


"Tapi kamu menghilangkan nyawa orang! ujar nya


"Udah deh sayang! ujar ku


"Kalau nggak percaya kamu boleh tanya teman-teman aku, itu hanya dulu bukan sekarang, aku berandal kelas kakap itu hanya dulu sebelum kenal sama kamu! ujar ku


"Aku sudah tobat! ujar ku


"Mau dulu mau sekarang tapi kamu sangat kejam mas! ujar nya


"Dia mati bukan karena aku, tapi karena orang lain, puas kamu!


"Sekali lagi kamu bicara aku akan tinggalin kamu di tengah jalan ini! ancam ku


"Silahkan! ujar nya


Oh oh oh jadi dia sangat nekat, baik aku akan mengetes kamu.


Ciit....


"Turun! ujar ku


Dia menatap aku dengan tidak percaya, aku hanya senyum smirk.


"Oke! ujar nya


Nekat juga istri aku ini!


Dia turun dari mobil sementara ia meninggalkan alesha yang tertidur di jok belakang mobil.


"Anak aku harus ikut aku! ujar nya membuka pintu jok belakang.


Ia mengendong alesha aku tidak percaya dengan nya.


"Sial! gumamku memukul stir mobil


Dia membawa alesha juga aku tidak mungkin tega dengan mereka berdua, mereka berdua merupakan penyemangat aku selama ini, aku sangat menyayangi mereka.


Aku ikut turun dari mobil, Siti sudah menjauh dari mobil ia hendak menunggu taxi yang lewat.


"Kamu nekat juga ya! ujar ku memegangi tangan nya.


"Lepas! ujar nya


"Balik lagi sayang, aku tidak mungkin!


"Tidak mungkin apa? ujar nya memetong ucapan ku


"Kamu laki-laki jahat, sudah pasti kamu tega dengan kami berdua! ujar nya

__ADS_1


"Sayang! ujar ku memeluk dia


"Mas tidak jahat sama kamu, kamu jangan berpikir yang tidak-tidak lagi tentang mas, mas sudah bilang tadi kan, kalau mas sudah tobat! ujar ku


"Hiks...hiks...hiks...!


Dia menangis dalam pelukan ku, "tapi tindakan kamu dulu bikin aku takut kehilanga kamu! ujar nya


"Takut? takut kenapa? coba bilang ke aku! ujar ku


"Hiks...aku takut...hiks...takut kalau kamu masuk penjara...hiks...! ujar nya sambil nangis


Angin malam sangat tidak baik untuk alesha apalagi anak kami sedang tidur, "masuk ke mobil dulu, nanti aku ceritain di rumah! ujar ku


Dia menghapus air mata nya seraya mengangguk.


Kami kembali masuk ke dalam mobil aku melanjutkan perjalanan menuju rumah, alesha tidur di pangkuan siti.


Sesampai nya di rumah ternyata siti sudah tertidur juga.


"Kasian mereka!


Pertama aku mengendong alesha dan meletakkan alesha ke kamar dulu, baru aku mengendong Siti.


Sampai di kamar aku membuka sepatu dan jilbab yang Siti kenakan.


Biarlah dia istirahat terlebih dahulu, aku harus menyelesaikan masalah ini dulu.


Ting


Notifikasi WhatsApp ku, ternyata itu dari teman ku.


"Sudah selesai bro, kita sudah menyerahkan nya ke pihak yang berwajib!


Aku tersenyum lebar saat membaca pesan dari teman ku itu, akhirnya si Rangga itu masuk penjara juga.


"Membusuk lah di penjara kamu Rangga! gumamku


Aku bukan tandingan kamu, siapa pun yang bermain dengan ku kalian pasti akan berurusan dengan jeruji besi!


"Kelar juga kamu Rangga!


"Gara-gara kamu, aku jadi bertengkar dengan istri aku!


Aku bernafas lega akhirnya masalah aku selama ini telah usai juga!


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™

__ADS_1


__ADS_2