Pulanglah Mas

Pulanglah Mas
part 33. Sangat Merasa Bersalah


__ADS_3

Aku duduk di samping nya yang sedang berbaring, ia main dengan alesha sehingga aku di abaikan.


"Mami kamu nggak beri papi hadiah, kamu pasti juga pengen adek kan! ujar nya mengajak alesha bicara


Aku hanya tersenyum kecil saja, sambil menepuk lengan nya, gregetan aku sama kamu mas!


"Alesha masih kecil mas, mana mau dia punya adek! ujar ku


"Pasti mau lah! ujarnya


Mulut kamu enteng banget ngomong pengen punya anak lagi, sementara aku yang kerepotan nantinya.


Satu aja udah bikin aku repot apa lagi nambah satu lagi!


"Udah ah nggak usah bahas itu lagi, lebih baik kamu mandi terus istirahat! ujar ku


Lalu ia bangkit dari tidurnya, "oke! ujarnya singkat


Ia pergi ke kamar mandi lalu aku menyiapkan baju ganti untuk nya, setelah itu aku ikut bermain dengan alesha.


"Kalau papi kamu bilang kalau kamu pengen punya adek baru, kamu geleng-geleng kepala aja ya!


"Jangan dengerin ucapan papi kamu yang ngawur itu! oceh ku ke alesha, entah dia mengerti dengan ucapan ku, tapi aku berharap alesha tidak mau mendengar ucapan papi nya yang ngaco itu!


"Hekhem...!


"Jadi ceritanya kamu lagi menghasut alesha! ujar nya yang sudah berdiri di belakang aku.


Aku langsung tegang dengan ucapan ia yang sudah berada di belakang aku, bisa mati aku!


Kenapa ia mandinya begitu cepat?, belum cukup lima menit dia masuk ke kamar mandi, tapi dia sudah keluar lagi, dia mandi atau gimana?


Apa mandi kebo aja?


"Mami kamu jangan hasut alesha dong! ujar nya mencolek pinggang ku


"Apa sih! ujar ku


Aku meliriknya sekilas ia sedang menatap aku sambil memangku tangannya ke dada, bukanya mandi malah menatap aku!


"Mandi sana ngapain kamu balik lagi? tanya ku


"Sabun sama shampo aku nggak ada! ujar nya


"Sabun aku aja pake dulu, shampo masih ada di tempat letak sabun! ujar ku


"Oke! ujar nya singkat


...


Sore harinya kami berdua lagi duduk di bawah pohon mangga, kebiasaan kami kalau lagi berduaan pasti duduk di bawah pohon mangga.


Sementara alesha sedang bermain di dekat kami, putri kecilku itu berlari ke sana ke sini, ia sangat gembira sekali.


Sayang sekali mami nya tidak mau punya anak lagi, dengan alasan ia tidak mau kerepotan mengurus anak-anak!


Masa aku harus menunggu tiga tahun lagi!, kan lama banget!


"Alesha jangan lari-lari nanti kamu jatuh! ujar siti


Aku melihat kekhawatiran Siti terhadap alesha, biar bagaimanapun anak kami itu belum terlalu seimbang menahan tubuhnya.


"Jangan terlalu khawatir gitu sayang! ujar ku merangkul pundak nya


"Kamu liat itu putri kita jalan nya masih terhuyung-huyung! ujar nya


"Iya tau, tapi jangan terlalu khawatir sama dia, anak kecil sering jatuh itu cuma hal biasa! ujar ku


"Hmm...ya deh! ujar nya

__ADS_1


Kami berdua memantau setiap gerak alesha, karena putri kami itu sedang lincah-lincah nya, biasalah anak kami sudah mulai aktif-aktifnya.


Pasti selama ini Siti sangat kerepotan mengurus alesha yang sedang aktif-aktifnya.


"Alesha mainnya jangan jauh-jauh nak! ujar siti menghawatirkan alesha.


Aku hanya geleng-geleng kepala seraya tersenyum, "kamu ini terlalu khawatir! ujar ku


"Emang! ujar nya


"Pasti selama ini kamu sering kerepotan mengurus anak kita! ujar ku


Ia melihat aku lalu mengangguk pelan, "untung ada mama dan yang lain, selama ini mereka yang bantu aku! ujar nya


"Maaf ya aku sering ninggalin kamu dan anak kita, aku janji tidak akan jauh-jauh lagi dengan kalian! ujar ku


Dia mengangguk kecil.


...


Sudah tau aku kesusahan mengurus alesha, kamu malah nanya, pokoknya aku tidak mau nambah anak sebelum alesha berumur 3 tahun!


"Mami mau ya! ujar nya


"Apa sih pi? tanya ku


"Anak! ujar nya


"Papi bukanya aku tidak mau, tapi aku nggak bisa mengurus sekali dua anak kita nantinya, kamu pikir urus anak itu gampang apa? ujar ku


"Terus kapan? tanya nya


Aku hanya diam saja malas aku bicara sama dia, dia hanya mementingkan diri nya saja, tidak pernah mengerti dengan perasaan ku!


Bukanya aku menolak kemauan nya tapi aku benar-benar tidak siap!


"Tidak apa-apa mami! ujar nya mengecup singkat bibir ini


Kini alesha pergi ke tempat kami, ia duduk di pangkuan papi nya.


"Puk amai-amai bilang kupu-kupu! lagu mas devan sambil mengajak alesha bertepuk tangan.


Alesha juga ikut bertepuk-tepuk tangan dengan girangnya, ia tertawa bersama papi nya.


"Hahahihihahak....! tawa kecilnya itu bikin aku gemes sama dia


"Mas! panggil ku


"Hmm...! ujar nya


"Mas! panggil ku lagi


"Apa mami ah! ujar nya yang lagi asik tertawa dengan alesha


Nyebelin banget sih mereka, aku di abaikan begini!, aku cemberut sambil membelakangi mereka.


"Kalian nyebelin! ujar ku


Mereka tidak menghiraukan aku, beginilah kalau mereka berdua, sudah pasti mereka tidak mengacuhkan aku!


"Mas! panggil aku sekali lagi


"Apa Siti? istri ku yang baik dan cantik! ujar nya


Aku tersipu malu sudah pasti pipi aku bersemu merah.


"Lihat deh mami kamu cemburu sama kamu! ujar nya


Aku menyipitkan sebelah mataku sambil mendengarkan ucapan nya bersama alesha.

__ADS_1


"Mam-mi... mam-mi...pi...mami...pi! oceh alesha


Aku tertawa kecil tapi aku masih membelakangi mereka, ternyata anak ku masih berpihak dengan ku dan masih peduli dengan mami nya ini!


"Mami, kamu di panggil alesha! ujar mas devan


"Tau! ujar ku jutek


"Dih jutek banget sih!


"Aku baru pulang lho sayang! ujar nya


Terus apa hubungan nya? dia baru pulang dari Belanda dengan aku jutek?


"Nggak ada hubungan nya! ujar ku


"Ada lah, seharusnya suami pulang kamu manja-manjain aku terus baik-baikin aku, nggak seperti ini!


"Suami pulang eh istri malah menunjukkan wajah masam dan tidak senang nya! ujar nya


Aku terdiam dan merenungi kesalahan ku barusan, yang dia bilang ada benar nya juga, seharusnya aku tidak jutek ke dia!


Apa aku berdosa telah menunjukkan wajah tidak senang ku ke suami ku?


"Emang aku salah ya mas? tanya ku


Aku harus memperbaiki kesalahan ku ke mas devan, tidak enak juga aku jadinya.


"Iya lah kamu salah, padahal aku pengen lihat wajah senang kalian, eh aku malah dapat wajah tidak senang kamu, kalau kamu ada masalah bilang ke aku! ujar nya


"Aku tidak marah ke kamu kok! ujar ku


"Siapa bilang kamu marah ke aku?, aku hanya bilang kalau sikap kamu hari ini tidak senang aja ke aku! ujar nya


Aku jadi tambah merasa bersalah dengan mas devan, sekarang aku harus apa?


"Jangan ngambek dong mas! ujar ku mendekatinya


"Aku tidak ngambek kok, hanya saja entah lah Siti! ujar nya


Tukan dia marah ke aku, kalau ngomong seperti itu sudah pasti dia marah ke aku!


"Maaf sayang! ujar ku


"Ngapain minta maaf! ujar nya


"Aku salah ke kamu, yang kamu bilang tadi benar seharusnya aku tidak bersikap seperti ini! ujar ku


"Alesha sayang kita masuk yuk! ujar nya mengajak alesha masuk ke dalam rumah.


Dia benar-benar pergi dari tempat ku, kini aku tinggal sendiri di bawah pohon mangga ini, sungguh aku sangat merasa bersalah!


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™

__ADS_1


__ADS_2