
Mazaya akhirnya setuju untuk tidur bersama Arnold di ranjang yang sama. Dengan jantung yang berdebar keras, wanita itu merebahkan tubuh di kasur yang hanya cukup untuk dirinya dan Arnold saja.
Meski mereka tidak melakukan apa pun, tapi tampaknya tidur berdampingan membuat Arnold dan Mazaya tak bisa tidur nyenyak. Keduanya begitu sulit memasuki alam bawah sadar. Walau mata mereka terpejam, tapi pikiran mereka begitu sulit untuk memulai istirahat. Sampai akhirnya, tubuh yang lelah membuat mereka terpejam dengan sendirinya.
Pagi harinya, baik Mazaya maupun Arnold, keduanya sama-sama merasakan kehangatan dan kenyamanan. Mereka masih belum menyadari keanehan, sampai-sampai Mazaya semakin merapatkan pelukannya pada tubuh Arnold.
Hingga suara getaran ponsel membangunkan keduanya yang tengah berpelukan. Sontak saja Mazaya terlonjak kaget saat menyadari bahwa dia memeluk Arnold sejak semalam.
‘Astaga, apa yang aku lakukan? Aku sudah memeluk suami orang!’ batin Caroline merasa bersalah.
Arnold mengucek mata dan menatap sang istri yang kini juga menatapnya dengan bingung. Dua manusia yang sama-sama baru bangun tidur itu kini saling bertatapan dengan perasaan bingung. Kenapa mereka bisa saling berpelukan?
“A-alarm kamu bunyi!” seru Arnold yang juga merasa kikuk dengan keadaan mereka saat ini.
Mazaya mengangguk dan segera mematikan alarm pada ponselnya. Lalu, setelah itu Mazaya masuk ke kamar mandi untuk menghilangkan gugup. Sementara Arnold, dia sekarang senyum-senyum sendiri mengingat pelukan Mazaya tadi.
__ADS_1
***
Caroline kini berada di rumah sakit. Setelah dari klinik kecantikan, wanita itu datang ke rumah sakit karena Raffaello yang cerewet sudah memerintahkannya untuk datang supaya dia bisa melihat tubuhnya bangun dengan jiwa Mazaya.
Setelah mendapat izin dari dokter yang menjaga tubuh Caroline, akhirnya Caroline dalam tubuh Mazaya bisa melihat tubuhnya sendiri yang terlihat kian menyedihkan. Jiwa Mazaya juga ada di sana dan ini kali pertama Caroline bisa melihat jiwa Mazaya.
“Kamu bisa jadi diriku, ‘kan?” tanya Caroline dengan berbisik.
Jiwa Mazaya mengangguk. Meski sebenarnya tidak yakin, tapi dia harus mencoba untuk menyelamatkan tubuh Caroline yang sudah berjuang untuknya.
“Kenapa aku tidak bisa memasukinya?” tanya jiwa Mazaya pada Raffaello yang sepertinya sudah memprediksi kegagalan ini.
“Mungkin kita sudah terlambat. Hanya jiwa Caroline yang bisa memasuki tubuhnya sendiri,” jawab Raffaello.
Caroline merasa lemas. Jika Mazaya tak bisa memasukinya, itu artinya dia harus berjuang sendirian? “Nggak ada cara lain?” tanya wanita itu dengan ekspresi sedih.
__ADS_1
Raffaello menggeleng. “Aku akan cari tahu lagi. Sementara ini, Mazaya lebih baik ikuti Caroline dan lihat cara dia meluluhkan suamimu!”
Caroline dalam tubuh Mazaya akhirnya meninggalkan ruangan itu. Dia sekarang harus berpikir lagi apa yang akan dilakukan untuk menyelesaikan semua masalah ini. Tubuhnya sendiri juga lama kelamaan akan semakin memburuk, dan mamanya akan semakin sedih, sedangkan Arnold belum mencintai Mazaya yang sesungguhnya.
Wanita itu pergi ke taman rumah sakit dan menyusun lagi rencananya. Bagaimanapun juga, perselingkuhan Romy dan Sandra harus segera terbongkar.
“Maaf ya!” ucap jiwa Mazaya yang kini merasa bersalah pada Caroline.
Caroline menghela napas berat. Mungkin ini yang dinamakan takdir. “Nggak apa-apa. Aku cuma lagi kepikiran sama mamaku! Aku akan usaha lebih keras supaya semua masalah ini akan segera selesai,” balas Caroline.
“Pasti berat ya bikin Arnold jatuh cinta? Dia laki-laki yang tidak punya perasaan. Dia saja tidak merasa bersalah meski sudah menabrak ayahku. Kami menikah permintaan kakeknya yang merasa bersalah karena aku hidup sebatang kara, tapi Arnold tidak pernah menyukaiku. Semenjak kecelakaan itu, dia berherhenti menjadi pembalap dan semakin membenciku karena menyetujui pernikahan ini. Tapi, sepertinya memang takdir menghadirkan wanita kuat sepertimu untuk melawannya, Carol!”
Caroline menatap Mazaya yang selalu pasrah dengan keadaan sementara dirinya yang berjuang keras. “Kalau dia mencintaiku, apa kamu akan merelakannya juga?”
***
__ADS_1
Votenya gaess, ramaikan komennya dong biar aku semangat 💋💋