Rahasia Istri Culun

Rahasia Istri Culun
RIC ° Bab 55


__ADS_3

Caroline memperhatikan Arnold yang menurut sang ibu memiliki kriteria calon suami terbaik. Laki-laki itu memang terlihat tampan dan gagah, wajar kalau mamanya menyukai Arnold.


“Cari suami model gini, emangnya di Amerika ada, Ma? Mama tuh kalau ngomong suka ngaco!” Caroline menyenggol pundak mamanya dan tertawa kecil.


Mazaya tersenyum kikuk menanggapi pernyataan Caroline. Dia tahu wanita itu juga tertarik dengan Arnold, suaminya. Sayangnya, takdir membuat Caroline kehilangan ingatan setelah kembali ke tubuh mereka masing-masing.


“Ya, nanti kita cari, Sayang. Mama yakin, pasti ada cowok yang baik yang lagi Tuhan siapin buat anak mama yang baik,” balas mama Caroline yang terlihat sangat bangga dengan putrinya.


Arnold masih terus merasakan getaran di hati meski berkali-kali dirinya berusaha menekan rasa cinta lamanya. Mungkin, jika saat ini dirinya belum menikah, dan belum berjanji untuk memulai dari awal dengan Mazaya, mungkin Arnold akan mengakui rasa cinta yang beberapa tahun dia pendam sendirian.


“Carol, kamu dulu kuliah di Universitas BZ, ‘kan? Arnold juga kuliah di sana loh!” seru Mazaya.


Caroline mengangguk, lalu menatap Arnold yang sejak tadi tak banyak bersuara. Dengan sedikit memajukan wajahnya, Caroline pun bertanya, “Oh ya, kamu angkatan berapa, Pak Arnold?”

__ADS_1


“Angkatan tiga tiga, tapi sepertinya kamu nggak akan kenal karena kita beda jurusan dan beda angkatan,” jawab Arnold yang membuat Caroline tampak kebingungan.


Wanita cantik yang baru bangun dari koma itu pun memicingkan mata dan kembali bertanya, “Memangnya kamu tahu tentang aku? Aku belum sebut jurusan sama angkatan loh!”


Pertanyaan Caroline tentu saja membuat Arnold tak bisa langsung menjawab. Dia sendiri tampak syok karena sudah keceplosan bicara tentang kampus mereka.


“A-aku ....” Laki-laki itu melirik Mazaya dan merasa bersalah jika sampai menyinggung perasaan istrinya itu. “Aku hanya menebak saja!”


Caroline tersenyum canggung dan tak ingin melanjutkan lagi pembicaraan terlalu jauh. Ada istri Arnold yang harus dia jaga perasaannya. Sebagai seseorang yang pernah dan sedang dikhianati, Caroline tidak mau membuat Mazaya salah paham dan berujung sakit hati seperti dirinya.


Saat Caroline meninggalkan meja dan harus berjalan melewatinya, Arnold mencium aroma wangi dari parfum yang sama yang dipakai Mazaya. Dia pikir, ini hanya kebetulan saja.


“Kenapa nggak ngaku aja kalau kamu memang suka sama dia makanya tahu tentang Caroline?” tanya Mazaya setalah memastikan Caroline tak mendengar percakapannya dengan sang suami.

__ADS_1


Arnold mulai memasang raut wajah kesal. Dia berusaha menjaga perasaan Mazaya, tapi sepertinya sang istri malah tak menyadari hal itu.


Sembari mengepalkan tangan kuat-kuat, Arnold menahan emosi dengan menghela napas bertanya, “Apa kamu ingin kita berpisah dan aku mengejarnya? Kamu lupa kalau aku pernah janji sama kamu, kita akan mulai semuanya dari awal. Caroline juga sudah mau melanjutkan hidup ke Amerika, lalu untuk apa dia tahu perasaanku dulu? Apa kamu pikir aku dan dia akan bisa menjalin hubungan di belakangmu?”


Mazaya terdiam dan tak bisa berkata-kata. Dia hanya ingin memastikan perasaan Arnold pada Caroline yang wanita itu yakini masih ada. Lagi pula, janji itu Arnold ucapkan saat Caroline menggantikan posisinya.


Sementara itu, Arnold menghabiskan minumannya dalam satu kali tenggak. “Ayo kita beri selamat juga dan pulang!” ajak Arnold dan mengulurkan tangan agar Mazaya menggenggamnya.


Wanita itu menyambut uluran tangan sang suami dan sama-sama berjalan menuju pelaminan. Keduanya sama-sama melihat Caroline yang masih tersenyum dengan tegar seolah hatinya sama sekali tidak hancur saat fotografer mengabadikan momen mereka. Padahal, ibu Romy terlihat menangis tersedu karena kehilangan calon menantu seperti Caroline.


‘Dia begitu kuat. Sangat jarang aku melihat wanita sehebat dia! Dia baru bangun dari koma dan langsung menghadiri pernikahan sahabatnya dengan calon suaminya sendiri!’ batin Arnold.


‘Caroline memang sangat kuat. Dia wanita paling hebat yang pernah aku lihat. Apa jangan-jangan dia sebenarnya hanya pura-pura lupa untuk menjaga pernikahanku dengan Arnold?’

__ADS_1


***


Kemarin aku libur, ada yang kangen sama aku gak 🤣🤣 Jangan lupa vote ya gaesss💋💋💋


__ADS_2