Rahasia Istri Culun

Rahasia Istri Culun
RIC ° Bab 62


__ADS_3

Setelah difasilitasi oleh Arnold, Mazaya akhirnya bisa berbincang berdua dengan mantan kekasihnya. Di ruangan direktur yang menjadi tempat kerja sang suami, Mazaya bertemu dengan laki-laki lain yang pernah menjadi kekasihnya.


Kalau dipikir-pikir, memang apa yang dilakukan Mazaya dan mantannya itu seperti sebuah rencana perselingkuhan. Akan tetapi, suami Mazaya sendiri malah mendukung penuh tindakan yang tidak baik itu.


“Katanya Pak Arnold panggil aku ke ruangannya, kenapa malah ....” Deriel yang tidak tahu menahu jadi salah tingkah karena berhadapan dengan Mazaya di ruangan atasannya sendiri.


“Dia panggil kamu biar bisa ngobrol sama aku,” jawab Mazaya dengan tampang ragu-ragu.


Mendengar jawaban Mazaya, Deriel menatap wanita itu dengan bingung. Dia baru tahu beberapa hari terakhir bahwa laki-laki yang menikahi Mazaya adalah bosnya sendiri. Namun, dia pikir suami Mazaya tidak mengetahui bahwa dirinya adalah mantan kekasih Mazaya.


“A-apa maksudnya?”


“Maksudnya, aku mau kasih kesempatan kalian buat bicarakan masalah dengan terbuka. Bukankah kalian berpisah karena kecelakaan itu?” sahut Arnold yang kemudian memberi kode pada Dion untuk menyeret Deriel ke sofa.


Arnold berubah pikiran karena dia baru ingat jika Mazaya begitu pengecut dan penakut. Masalah mungkin tidak akan selesai jika keduanya hanya saling diam dan tak segera membahasnya.


Deriel menatap Mazaya, meminta penjelasan kenapa suami mantannya itu bisa dengan santai membahas hubungan lama mereka. Dia jadi khawatir jika Arnold akan memecatnya karena status Deriel yang merupakan mantan dari istri bosnya sendiri.

__ADS_1


“Maaf, Pak. Hubungan masa lalu saya dengan Aya tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Kalau yang Pak Arnold khawatir dengan itu, saya jamin saya tidak akan mendekati istri Bapak. Kalau saya ….”


“Saya tidak mau bahas itu,” sela Arnold dengan sengaja memotong pembicaraan Deriel karena mengerti jika pegawainya itu sudah salah tanggap. “Saya tanya, dulu kamu ke mana pas kecelakaan sampai Mazaya pikir kamu meninggal?”


Mau tidak mau, Deriel akhirnya berkata jujur bahwa saat kecelakaan itu, dirinya ditolong orang dalam keadaan amnesia. Saat sudah sembuh dan kembali, rupanya Mazaya sudah menikah dengan Arnold dan parahnya dia malah bekerja di perusahaan Arnold.


“Berarti kamu sekarang tidak punya hubungan dengan siapa pun, ‘kan? Apa kamu mau kembali dengan Mazaya setelah kami bercerai?” tanya Arnold tanpa basa-basi.


Hal itu tentu sangat mengejutkan untuk Deriel, begitupun dengan Mazaya.


“Sa-saya datang bukan untuk merusak pernikahan Aya, Pak. Saya akan ikut bahagia saat Aya bahagia dengan pernikahannya,” jawab Deriel.


Setidaknya, sekarang Arnold bisa tenang karena Deriel juga terlihat masih menyukai Mazaya. Sekarang, tinggal fokus mencari Caroline dan mendapatkan penjelasan dari wanita itu mengenai pertukaran jiwa dengan Mazaya. Karena selama menjadi Mazaya, Arnold merasakan cintanya kembali hidup berkat Caroline.


**


Arnold menemui Romy dan Sandra. Pasangan yang sudah resmi menjadi suami istri itu terlihat kaget dengan kemunculan Arnold di kantor mereka tanpa janji terlebih dahulu.

__ADS_1


“Pak Arnold, ada masalah apa?” sambut Romy yang tetap membiarkan Arnold menemuinya meski mereka tidak lagi membahas masalah pekerjaan.


“Begini, Pak Romy. Sebagai seseorang yang pernah dekat dengan Caroline, saya ingin mencari tahu keberadaan Caroline di Amerika, barangkali Pak Romy tahu,” jelas Arnold.


Sayangnya, Romy dan Sandra tidak tahu pasti di mana alamat tempat tinggal Caroline sekarang, tapi mereka memberi alamat usaha mama Caroline yang sampai sekarang masih beroperasi.


Arnold segera meluncur ke alamat yang diberikan oleh Romy. Namun, tidak semudah itu Arnold mendapatkan alamat Caroline di Amerika, mereka tidak mau memberikannya tanpa persetujuan mama Caroline. Jadi, Arnold harus kembali lagi beberapa waktu sampai Mama Caroline menghubungi mereka.


“Awas saja, aku akan datang setiap hari sampai mereka memberikan alamat Caroline,” gumam Arnold yang sekarang sedang menyetir mobil menuju rumahnya.


Baru sampai rumah beberapa saat, Arnold dikejutkan dengan suara kakeknya yang jatuh di kamar mandi. Kakek tua itu harus dilarikan ke rumah sakit karena kejadian jatuh di kamar mandi.


“Tuan, kalau Kakek sampai koma, ini pasti akan menjadi kesempatan emas untuk melengserkan kakek dari perusahaan, dan jabatan Tuan, mungkin akan terancam!” ucap Dion mengingatkan.


Arnold mengepalkan tangan kuat-kuat. Akhir-akhir ini di perusahaan memang sedang tidak kondusif. Ada beberapa pemberontakan yang dilakukan oleh beberapa dewan direksi yang menuntut Arnold untuk mundur dari jabatannya dan digantikan oleh keponakan kakek yang juga berhak menjadi pemimpin.


***

__ADS_1


Maaf ya Arnold, kamu nggak ngasih aku astor jadi aku balas 😂😂😂


__ADS_2