Rahasia Istri Culun

Rahasia Istri Culun
RIC ° Bab 68


__ADS_3

Caroline mengerutkan kening saat mendengar keinginan Arnold untuk bekerja paruh waktu di toko miliknya, Ini sangat tidak masuk akal bagi Caroline karena yang dia tahu Arnold adalah seorang pengusaha yang sukses dan kaya. Lalu, untuk apa dia melamar pekerjaan paruh waktu di toko kecil yang tidak sebanding dengan milik laki-laki itu.


Awalnya, Caroline menolak mentah-mentah, tapi berkat bujuk rayu Arnold yang didukung penuh oleh ibu Caroline sendiri, akhirnya wanita itu pun kalah. Dia pun menerima Arnold sebagai karyawan sementara.


Setelah melamar pekerjaan dan diterima, Arnold langsung bekerja dan saat ini dia sudah bersiap untuk pulang bersama Caroline.


“Aku antar ke apartemen kamu ya!” seru Arnold saat menemani Caroline menutup toko.


Caroline menggeleng kuat. Niatnya ingin menjauh dari Arnold, tapi malah semesta yang membuat mereka semakin dekat. “Aku bisa pulang sendiri! Biasanya juga aku pulang sendiri, kok!” tolaknya.


Namun, hal itu sama sekali tidak membuat Arnold menyerah. Pria itu merebut kunci mobil Caroline dan langsung masuk begitu saja di bagian kemudi.


Tentu saja hal itu membuat Caroline geleng-geleng kepala. Bisa-bisanya ada seorang laki-laki yang menjadi anak buahnya bertindak sesuka hati memgambil alih mobilnya.


Dengan wajah bersungut, Caroline memasuki mobilnya dan menatap laki-laki menyebalkan itu. “Emang dasar ya, kamu tuh nyebelin banget, dasar Banndit Arogan!”


Deg. Kata-kata yang Caroline ucapkan membuat jantung Arnold berhenti berdetak untuk beberapa detik. Laki-laki itu sangat jelas mengingat panggilan yang selalu diucapkan Caroline untuknya saat wanita itu berperan sebagai Mazaya.


Caroline sendiri tampak terkejut dengan apa yang diucapkannya tanpa sadar. Dia menutup mulut rapat-rapat dan mengalihkan pandangan dari Arnold. Dalam hati ia sangat berharap agar Arnold tak menyadari ucapannya tadi.


Sayangnya, ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh Arnold. Tentu saja dia tidak bisa melepaskannya begitu saja.

__ADS_1


“Bandiit ya? Ya aku sangat tahu itu kamu!” kata Arnold dengan senyum mengembang sempurna.


Caroline memejamkan mata. Rahasianya selama ini memasuki tubuh istri yang culun akan segera terbongkar.


“Kamu salah dengar,” bantah Caroline. Dia berusaha menutupi rasa gugupnya dengan bersikap galak dan bicara dengan nada tinggi.


“Aku nggak salah dengar, Mazaya!”


Mendengar Arnold memanggilnya dengan nama mantan istri laki-laki itu, Caroline pun menoleh dan kini pandangan mata mereka saling beradu.


“Caroline yang pernah jadi Mazaya istriku. Apa kamu sudah bisa mengingatku dengan baik sekarang?” tanya Arnold yang sangat berharap kali ini Caroline tak akan menghindarinya lagi.


Caroline sendiri merasa bimbang. Di sisi lain, dia memang menyukai Arnold, tapi sisi lain dirinya masih sangat menghargai Mazaya.


“Nggak halu kok. Aku ingat, itu panggilan kesayangan kamu srtelah kecelakaan dan masuk ke tubuh Mazaya. Bahkan, setelah kalian kembali ke tubuh kalian, Mazaya asli nggak pernah panggil aku seperti itu,” jelas Arnold sembari memegangi tangan Caroline.


“Caroline, aku tahu semuanya. Mazaya sudah cerita kalau takdir yang membuat kamu memasuki tubuhnya. Kamu yang suka masak dengan resep aneh. Kamu yang keras kepala dan suka marah-marahi aku. Kamu yang suka habisin uang aku buat ke salon, shoping. Itu kamu, Carol! Kamu yang aku cintai sejak awal!”


Wanita itu hanya diam membisu. Tak bisa menyangkal dengan kata-kata lagi. Sepertinya, memang dia harus mengakui semuanya.


“Carol lihat aku! Bilang kalau aku salah sangka, bilang kalau itu bukan kamu!” kata Arnold dengan tatapan memohon.

__ADS_1


Caroline menarik napas pelan dan akhirnya menatap Arnold dengan serius. “Ya, itu aku! Sekarang kamu tahu, ‘kan? Kamu mau apa sekarang?”


***


Masih edisi lebaran, updatenya belum bisa rutin yak 🙈🙏🙏


Sebagai bonus, aku kasih visualnya. Beneran ya, dilarang protes. Kalau gak sesuai imajinasi kalian, ya sah sah aja kok, ini kan versi aku 🤣



Bandiit



Caroline



Mazaya


Kembang, kopi, vote, like, komen banyakin yak 😍😍

__ADS_1


__ADS_2