Rahasia Istri Culun

Rahasia Istri Culun
RIC ° Bab 74


__ADS_3

Arnold sudah selesai mandi, tapi bukannya keluar untuk menemui istrinya, laki-laki itu malah memainkan ponsel. Dia mencari tahu tips lewat internet supaya bisa melewati malam pertama yang indah dan tentunya tidak akan menyakiti istrinya.


Cukup lama Arnold mempelajari apa yang tertulis di internet. Sampai akhirnya, Arnold merasa cukup yakin dan keluar dari kamar mandi. Lalu, pandangan matanya tertuju pada kasur hotel di mana Caroline tertidur pulas.


Rupanya, wanita itu ketiduran karena terlalu lama menunggu Arnold yang melakukan semedi di kamar mandi. Tentu saja hal itu membuat Arnold merasa kecewa. Ya, walaupun itu semua kesalahannya sendiri.


Arnold merangkak naik ke kasur dan menyentuh Caroline yang sudah berkelana di alam mimpi. Dia memeluk istrinya itu dengan rasa kecewa yang harus ditelan sendiri.


*


*


Pagi harinya, Caroline terbangun karena merasakan dekapan hangat dari seseorang. Dia terlonjak kaget dan langsung turun dari kasur. Lalu, dengan sigap memukul Arnold dengan bantal.


“Ngapain kamu di sini? Dasar bandiit!” pekik Caroline yang masih belum menyadari bahwa dirinya dan Arnold sudah menikah.


Arnold membuka mata dan menatap bingung pada Caroline yang tiba-tiba mengamuk. “Loh, memangnya aku nggak boleh tidur sekamar sama kamu?” tanya Arnold dengan wajah polos tanpa dosa.


“Ya enggak dong, ini masih tanggal berapa? Besok baru kita ….” Belum sempat melanjutkan kalimatnya, tiba-tiba Caroline tersadar dan teringat bahwa dirinya dan Arnold sudah menikah tadi malam.


Arnold sepertinya paham kalau Caroline mungkin baru saja mengingat pernikahan mereka. Dia melihat wanita itu tersenyum malu dan duduk di tepi kasur.

__ADS_1


“Udah apa, Sayang?” goda Arnold yang kini mendekap erat tubuh istrinya itu. “Kamu lupa ya kalau kita udah nikah? Tapi, kamu nggak lupa kan kalau kita belum itu!” Arnold menekankan kata 'itu' dengan alis yang dimainkan naik turun.


Caroline membuang muka karena merasa malu, tapi Arnold segera meraih wajahnya dan memastikan Caroline menatap matanya.


“Boleh nggak, aku cium kamu?” tanya Arnold dengan ragu.


Caroline tak langsung menjawab. Dia memainkan jari jemarinya dengan gugup. Lalu, dengan pelan Caroline mengangguk.


Arnold bersorak dalam hati, tapi dia sadar harus melakukannya dengan lembut. Dengan sangat pelan dan hati-hati, Arnold pun mulai mendaratkan bibirnya ke bibir Caroline.


Pertemuan dua bibir itu membuat Arnold semakin berani dan percaya diri. Dia menggenggam tangan Caroline dan dengan perlahan mulai mendorong tubuh istrinya ke kasur.


Namun, secara tiba-tiba Caroline melepaskan tautan bibir mereka dan berguling menjauh dari Arnold. “Aku gosok gigi dulu deh, nggak nyaman!” ucap wanita yang telah berganti status menjadi istri Arnold itu.


Sekarang, keduanya benar-benar terjebak dalam keadaan yang sangat canggung. Adegan mesra yang seharusnya mereka lakukan, terus tertunda bahkan sampai malam hampir habis seperti saat ini.


Caroline yang sudah selesai duluan, hendak kembali ke kamar. Akan tetapi, Arnold berhasil menahannya. Laki-laki itu masih melanjutkan kegiatannya menggosok gigi sembari menghalangi jalan Caroline.


“Bandiit, awas! Aku mau lewat!” seru Caroline yang berusaha mendorong tubuh sang suami.


Wanita itu ingin sekali menghajar suaminya, tapi Caroline sadar bahwa Arnold sekarang adalah suami yang harus dihormatinya.

__ADS_1


“Tunggu! Kita sama-sama keluar, biar nggak gagal lagi ritual pengantinnya!”


***


Loha gaess, mau infoin 2 novel baru karya aku ya.. Yuk mampir sebelum Caroline tamat nanti ya wkkk


Bad Boy and His Secret Wife


Kehidupan Brian yang menjadi pemuda begajulan dan merupakan anggota geng motor, tiba-tiba berubah total saat sang ayah mengusirnya dari rumah. Belajar hidup mandiri membuat Brian harus bekerja sebagai kurir pengantar makanan untuk menyambung hidup.


Sialnya, malam itu dia terjebak dengan seorang perempuan mandiri bernama Naomi yang mendapat fitnah dari tetangganya. Mau tak mau, Brian dan Naomi harus menikah.


Namun, baik Brian maupun Naomi tak ada yang mau mengumumkan pernikahan mereka dan merahasiakannya sampai waktu berpisah tiba. Akankah mereka sanggup merahasiakan pernikahan itu sampai akhir?


Dihamili Kembaran Suami


Tiga tahun menikah, Aize akhirnya dinyatakan hamil di saat suaminya, Cakra, divonis memiliki masalah kesuburan. Aize tak pernah berselingkuh, dia selalu setia dengan pernikahannya dan tak pernah menjalin hubungan dengan pria mana pun, sehingga dia yakin anak dalam kandungannya adalah anak sang suami.


Namun, saat Aize tengah berbahagia menantikan kelahiran anaknya, pria yang mengaku telah menghamili muncul. Dia adalah, Biru saudara kembar Cakra yang selama ini tak pernah Aize dan Cakra kenal. Tiba-tiba saja dia datang membawa dendam untuk Cakra atas kesalahan orang tua mereka di masa lalu.


Akankah Aize bersikap jujur pada Cakra tentang Biru yang menghamilinya? Apakah Carkra akan menerima anak dari orang lain yang telah menikmati tubuh istrinya?

__ADS_1



__ADS_2