Rahasia Istri Culun

Rahasia Istri Culun
RIC ° Bab 57


__ADS_3

Arnold masih bingung dengan pikirannya sendiri, sedangkan Mazaya sudah menyadari kehadirannya. Wanita itu tak ingin membuat suaminya salah paham.


“Ar, kamu butuh sesuatu?” tanya Mazaya yang membuat Deriel ikut menoleh ke arah pintu.


Arnold menghampiri sang istri. Di depannya tampak perempuan yang sedang mengantre, sehingga wajar kalau Mazaya cukup lama di dalam minimarket.


“Aku mau beli soft drink, kamu masih belum bayar, ‘kan? Nanti sekalian aku yang bayar!” jawab pria itu sebelum akhirnya berjalan ke samping menuju deretan lemari pendingin yang berjajar rapi.


Mazaya mengangguk meski jantungnya berdebar keras. Suami dan mantan kekasihnya yang selama ini dia cari ada dalam satu tempat yang sama, tapi dia dalam kebimbangan tanpa kepastian yang jelas ke mana hatinya akan bertaut.


Setelah urusan minimarket selesai, Mazaya dan Arnold kembali ke mobil tanpa membahas apa pun lagi. Mereka segera pulang ke rumah karena malam sudah semakin larut.


***


Tiga hari usai menghadiri pernikahan sang mantan, Caroline dan mamanya sudah tiba di Amerika. Mama Caroline sudah menjual beberapa aset mereka dan memutuskan untuk menetap di Amerika.

__ADS_1


“Ma, apa aku punya teman yang namanya Baandit?” tanya Caroline saat menikmati jalan-jalan sore bersama sang ibu.


“Hah? Siapa itu? Kenapa namanya aneh sekali?” Mama Caroline balik bertanya.


Caroline geleng-geleng kepala. Sembari menatap lurus jalanan sepi di depannya, wanita itu teringat mimpi-mimpi aneh yang sering datang menghampirinya.


“Akhir-akhir ini aku sering mimpi. Kayak aku punya suami, terus aku panggil dia Baandit. Aku belajar masak, belajar jadi istri, pokoknya di mimpi itu rasanya seru banget, Ma. Cuma aku nggak ingat aja gimana wajah suamiku,” celetuk Caroline.


Wanita itu memang tidak mengingat apa yang terjadi saat kecelakaan menimpa mereka, tetapi dia masih bisa mengingat beberapa memory meski itu masuk ke dalam alam bawah sadarnya.


“Mungkin waktu kamu koma, arwah kamu jalan-jalan dan jadi istri orang,” gurau Mama Caroline yang justru tidak tahu apa-apa mengenai kondisi putrinya itu.


Kedua wanita itu menghabiskan sore hari di kota yang begitu tenang untuk mereka. Tidak ada ocehan tetangga yang akan menggunjing Caroline karena gagal menikah. Sepertinya, Amerika memang tempat yang layak untuk hidup mereka setelah ini.


Sementara itu, Mazaya dan Arnold mulai merasakan hubungan mereka yang semakin hambar. Mazaya bertahan karena mengingat janjinya saat menerima pinangan kakek Arnold untuk terus bersama suaminya dalam keadaan apa pun. Namun, hati kecilnya semakin hari semakin berontak, apalagi dia sudah menemukan keberadaan laki-laki yang sagat dicintainya.

__ADS_1


Arnold termenung saat pagi hari tiba. Semalam, sang kakek sudah mengultimatum lagi agar dia dan Mazaya segera memberikan cucu. Akan tetapi, kian hari perasaan pada wanita itu juga semakin pudar.


Mazaya bukan lagi gadis pemberontak yang berani menyuarakan pendapatnya. Bahkan, kartu kredit yang dulu Mazaya ambil paksa, sekarang sudah kembali padanya karena wanita itu bilang tak membutuhkannya.


“Mazaya apa kamu sudah selesai datang bulan?” tanya Arnold saat melihat Mazaya yang keluar dari kamar ganti dan tampak segar karena habis mandi.


Ditanya seperti ituboleh sang suami, tentu saja Mazaya merasa gugup. Dia sangat tahu apa tujuan Arnold menanyakan hal itu padanya. “Be-belum. Ada apa, Ar?”


“Kakek ingin kita memberikannya cucu. Aku rasa kamu juga sudah siap!” Arnold memasang ekspresi datar. Dia tidak tahu apa yang terjadi dengan pikiran dan hatinya, tapi apa pun itu, dia sudah terlanjur janji untuk memperbaiki pernikahannya dengan Mazaya.


“Aku ... aku belum selesai datang bulan.”


Arnold bangkit dari kasur dan bersiap untuk mandi. “Bilang kalau kamu udah selesai. Aku nggak tau kenapa, tapi aku merasa hubungan kita semakin asing. Kamu banyak berubah dan kembali kayak dulu lagi. Padahal, aku lebih suka kamu yang setelah kecelakaan, api aku nggak bisa maksa kamu kalau memang ini karakter asli kamu!”


***

__ADS_1


Banndit, kamu buat aku ditekan dua sisi. Pendukung istri sah, dan pendukung cinta sejati, wkkk


Komennya diramein ya gess 💋💋💋


__ADS_2