
Hye Rim yang mengetahui betul keadaan Dae Wong sudah membaik lalu pergi untuk menemui Bai Gan yang ada di ruang rapat bersama dengan Para Pemburu Vampir yang lain. Wajah Hye Rim nampak pucat dan terlihat lemas, karna memang selama dia berada di dunia ini dia belum meminum darah sama sekali dan hanya memakan -makanan Manusia yang di siapkan oleh pelayan, karna penjagaan yang di perikan padanya cukup ketat membuatnya susah pergi dari tempat itu walau hanya mencari hewan liar.
Hye Rim menunggu di luar pintu sampai rapat mereka selesai, setelah rapat itu selesai dia masuk dan melihat di dalam masih ada, Dae Wong, Bai Gan, dan Cao Chun.
"Ada apa kamu datang kemari Hye'er. " ucap Dae Wong dengan lembut dan tersenyum padanya.
"Aku langsung ke intinya saja, karna Ketua kalian sudah sembuh dan aku juga sudah berada di sini 4 hari, jadi aku akan pergi. " ucap Hye Rim ke intinya dengan wajah datar andalannya.
Mereka yang mendengar itu terkejut, bagai tersambar petir di siang bolong yang dapat membunuh mereka dengan mendadak.
__ADS_1
"Kamu akan pergi kemana Hye'er, bukannya kamu bilang jika kamu tidak tau harus kemana." ucap Chun'er yang mulai sadar dari ke terkejutannya.
"Kamu tetap disini saja bersama kami, kami akan menjagamu lagi pula kamu juga tidak punya tujuan. " ucap Dae Wong yang mulai mencoba tenang.
"Terimakasih, tapi aku harus pergi." ucap Hye Rim dengan datar dan akan pergi tapi di tahan oleh Dae Wong.
"Kamu tidak boleh pergi, kamu harus tetap di sini bersamaku Hye'er." ucap Dae Wong tegas. Hye Rim yang mendengar itu mengangkat alisnya dengan bingung.
Hye Rim yang melihat mereka terdiam lalu pergi dari sana. Dae Wong dan Cao Chun yang sadar dari ke terkejutannya bergegas keluar dari ruang rapat itu dan berlari mengejar Hye Rim. Bai Gan yang melihat tingkah mereka hanya dapat menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Semoga kamu cepat mendapatkan tempat baru Hye Rim, dengan meninggalkan tempat ini aku berharap kamu sudah tau arah tujuanmu. " ucap Bai Gan, sebenarnya dia juga tidak rela jika Hye Rim pergi dari sini, tapi mau bagaimana lagi dia tidak memiliki hak apapun untuk mencegah Hye Rim dan meyuruhnya untuk tetap tinggal.
Dae Wong dan Cao Chun mencari di setiap sudut Rumah dan tempat yang kemungkinan keberadaan Hye Rim tapi mereka tidak menemukannya bahkan di Kamarnya pun Hye Rim tidak ada, sedangkan orang yang mereka cari sekarang sedang berada di Hutan sambil memakan buah yang ia dapatkan dan juga meminum darah kelinci segar yang baru ia tangkap, sedangkan dagingnya ia masak untuk di makan. Han'er yang melihat Tuannya itu lalu melakukan telepati dengan nya.
"Jie Jie, kenapa kamu pergi dari tempat itu padahal kamu tidak tau kemana tujan kamu sekarang." tanya Han'er dengan bingung.
"Itu karna mereka terlalu baik dan aku tidak ingin menyakiti mereka jika mereka tau siapa aku, dan lagi pula akan sangat susah untuk ku keluar dari sana hanya untuk mencari binatang segar untukku makan jika aku tetap di sana, kamu tau sendiri di sana penjagaannya sangat ketat aku hanya tidak ingin keluar dengan menggunakan kekerasan karna mereka sudah baik denganku jadi aku pergi baik -baik dengan menemui ketiga orang itu agar para penjaga yang mengawasiku pergi. " ucap Hye Rim dengan panjang lebar menjelaskannya pada Han'er dengan telepati.
Dari kejauhan terlihat seorang Pria dengan luka parah di tubuhnya dan pakaian yang penuh darah mencoba mendekati Hye Rim. Hye Rim yang merasa ada hawa lain di sekitar mereka mulai melihat sekeliling nya dan menemukan seorang Pria yang terluka.
__ADS_1
"Pria ini terluka parah di bagian dalamnya, aroma Pria ini adalah aroma Vampir, tapi kenapa dia bisa terluka." ucap Hye Rim sambil mengobati luka dalamnya karna jika hanya luka luar, luka itu itu akan sembuh sendirinya tanpa di obati bahkan tanpa meninggalkan bekas luka sedikitpun.