Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
17


__ADS_3

Saat dalam perdebatan itu tiba -tiba muncul 3 orang Wanita yang dalang menghampiri mereka, dan langsung menampar Hye Rim


Plak..


Suara nyaring dari tamparan itu membuat semua orang yang ada di sana terkejut, Hye Rim yang tidak siap hampir jatuh tetapi di pegang oleh Woo Hyun.


"Udah gue bilang berapa kali, jauhin Kekasih gue, lo itu bud*k atau bod*h." ucap Wanita yang menampar Hye Rim.


Hye Rim hanya diam dan menatap Park Hae Jin dengan tatapan datarnya.


"Hey, maksud lo apa ya datang -datang main nampar orang seenaknya, lo kira dia patung apa lo tampar gak sakit, kalok yang lo tampar itu patungkan tangan lo sendiri yang sakit." jawaban So Ra yang agak aneh membuat mereka bingung.


"Eh, j****g gak usah ikut campur urusan orang ya, lo itu cuman Wanita m*****n yang hanya bisa deketin Pria cuman untuk uang." ucap Jin Se Yoon dengan menatap tajam So Ra.


"Eh apa maksud lo ngomong seperti itu sama gue, emang lo pernah liat gue jalan sama Pria yang berbeda -beda." ucap So Ra yang tidak terima di katakan sperti itu.

__ADS_1


"Diem kalian, kali ini urusan gue sama Wanita m*r*h*n ini." ucap Hae Jin menatap tajam Hye Rim.


"Udah gue bilang berapa kali jauhin Kekasih gue, apa lo segitu kurangnya uang dari Pria yang nyewa lo sampai lo ngejar -ngejar Kekasih gue? oh salah, lo aja mungkin ngejar -ngejar suami orang ngapa lo takut deketin kekasih gue, gue kasik tau ya sekali lagi Lee Tae Kwang itu Kekasih gue dan kita akan segera Bertunangan jadi jauhin Kekasih gue." ucap Hae Jin dengan percaya diri.


"Eh siapa yang mau Tunangan sama lo, gue udah kasih tau lo berkali -kali gue gak suka sama lo dan gue bukan Kekasih lo bahkan Tunangan kalok mimpi jangan ketinggian jatub itu sakit." ucap Tae Kwang dengan marah.


"Kalok kamu gak percaya tanya aja sama Papa kamu, "jawab Hae Jin dengan tersenyum manis. Tae Kwang yang mendengar hal itu langsung pergi untuk menghubungi Papanya dengan di ikuti Yeol yang merasa Tae Kwang akan marah besar.


"Dan lo, emang lo gak punya kaca apa di Rumah buat ngaca bahwa diri lo itu gak pantes sama siapapun terutama Tae Kwang,


Hye Rim yang awalnya diam tiba -tiba wajahnya memerah karna marah, dia mengeluarkan salah satu kuku tajamnya dan menampar Hae Jin dengan keras dan meninggalkan bekas luka di wajahnya.


Plak..


"Jaga mulut lo itu, gue bakalan bersikap biasa dan gak akan balas elo kalau yang lo hina itu gue, tapi jika lo menghina Orang Tua gue dan didikannya apa lagi lo menghina Mommy gue, gue pasti ini hidup lo bakalan hancur di tangan gue." ucap Hye Rim dengan marah hingga matanya sudah memerah seperti darah, Woo Hyun yang melihat perubahan Hye Rim langsung membawanya pergi.

__ADS_1


"Kalian salah jika mengusik Hye Rim karna sama saja kalian memanggil maut kalian sendiri karna sudah membangunkan macan yang sedang tidur, tapi aku heran sama kalian, kalian dapat menuduh kami seperti itu dapat berita dari mana, " ucap So Ra dengan tajam dan juga penasarannya.


"Heh gak usah sok polos padahal lo itu m*r*h*n, gue liag beberapa hari lalu lo pergi ke Hotel sama Om -Om, dan semalam Hae Jin melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Hye Rim masuk kedalam mobil Om -Om dan pergi bersamanya, kalian itu kan miskin dan Sekolah dengan biasiswa jadi mana mungkin kalian bisa membeli barang -barang mahal seperti ini." ucap Yeo Jin sambil menunjuk jam tangan yang di gunakan So Ra.


"Oh itu, saat aku masuk ke dalam Hotel ya, tapi kamu liat gak wajah om -om itu, tampan atau tidak, tapi sih menurutku dia tampan sangat tampan malah dari Ji Hyun. " ucap So Ra dengan nada dan pose seperti berfikir. Ji Hyun yang mendengar So Ra memuji pria lain nampak kesal dan cemburu.


"Nah kamu liat kan Ji Hyun, dia ini hanya wanita m*****n yang hanya memikirkan uang." ucap Se Yoon dengan memanas -manasi Ji Hyun.


"Eh aku memang memikirkan uang dan aku sangat suka uang untuk membeli semua barangku, bahkan uang jajan kalian 1 bulan itu hanya akan menjadi uang jajan 1 hari jika aku yang memegangnya." ucap So Ra dengan santai dan menarik tangan Ji Hyun.


"Jelaskan siapa Om -Om yang di maksud mereka." ucap Ji Hyun dengan tajam.


"Gawat sepertinya aku akan mendapat masalah ini." ucap So Ra di dalam pikirannya.


"Eh sayang, Om -Om yang mereka maksud itu ada Cinta Pertamaku, nanti aku akan memperkenalkannya padamu dan kamu harus bisa bersikap baik padanya, dan mendapatkan hatinya agar hubungan kita berjalan lanca." ucap So Ra dengan senyum manisnya.

__ADS_1


Ji Hyun yang mendapatkan penjelasan itu nampak berfikir dan mulai pahan dengan situasinya yang seperti apa, lalu tersenyum manis pada So Ra dan pergi ke Kelas mereka.


__ADS_2