Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
50


__ADS_3

Hye Rim sekarang sudah nampak bosan dengan pesta yang di adakan apa lagi ini hampir jam 10 malam.


"Hey... kalian berdua pulang yuk aku sudah mengantuk ni." ucap Hye Rim kepada Woo Hyhn dan So Ra.


"Eh... iya ini udah malam dan aku sudah sangat mengantuk." ucap So Ra membenarkan ucapan Hye Rim.


"Baiklah kita pulang sayang." ucap Woo Hyun dengan menggandeng tangan So Ra dan akan pergi tapi di hentikan oleh Hye Rim.


"Hey... apa kalian akan meninggal kan aku di sini, enak saja kalian mau ninggalin aku, antarkan aku pulang." ucap Hye Rim dengan kesal.


"Ya ampun... apa kamu tidak bisa membiarkan kami berdua." ucap Woo Hyun.


"Hey... seharian ini kalian sudah berduaan dan aku yang mengurus semua tentang pesta ini setidaknya antar aku pulang karena aku tidak membawa mobil dan lagi jika menunggu Daddy itu akan sangat lama." ucap Hye Rim dengan wajah datar nya.


Woo Hyun dan So Ra lalu mengantar Hye Rim pulang setelah berpamitan dengan Lee Sung Min, Kang Min Suk, dan Kim Rae Won.


Saat ini Woo Hyun, So Ra, dan Hye Rim berada di dalam mobil yang melaju menuju rumah Hye Rim.


"Kenapa aku merasa seperti akan terjadi sesuatu." ucap So Ra yang merasa gelisah.


"Tidak akan terjadi apa apa sayang tenanglah aku akan menjagamu apa pun yang terjadi." ucap Woo Hyun sambil memegang tangan So Ra.


"Tenanglah So Ra meski dia celaka dia tidak akan bisa mati." ucap Hye Rim dengan santai.

__ADS_1


So Ra hanya diam mendengar ucapan Hye Rim karena memang benar Woo Hyun tidak akan mati tapi tetap saja dia tetap gelisah seperti akan terjadi sesuatu.


Di club malam terlihat Ji Hyun yang sedang mabuk -mabukkan bersama Tae Kwang dan Yeol.


"Hey... ada apa denganmu katakan lah apa yang terjadi." tanya Tae Kwang yang bingung debgn apa yang terjadi pada sahabatnya itu.


"Kalian tidak pergi ke pesta itu jadi kalian tidak akan tau." ucap Ji Hyun dengan sedih.


"Memang apa yang terjadi di pesta itu." tanya Yeol dengan bingung.


"So Ra meninggalkan ku, So Ra meninggalkanku, dia lebih memilih Pria itu dari pada aku." racau Ji Hyun dengan berteriak dan melempar botol minuman yang ada di meja hingga pecahan kacanya berserakan di mana -mana untung saja mereka di ruang VVIV yang ada di Club itu dan ruangan itu kedap suara jadi tidak ada yang tau ataupun mendengar apa yang di bicarakn di dalam ruangan itu.


Di tempat lain terlihat tiga wanita dan satu pria yang tengah tersenyum bahagia karna usaha mereka yang lancar tanpa ada kendala apapun.


"Kamu benar Mi Rae dan lagi pula Ji Hyun tidak tau apapun tentang Mafia Black Rose dan Black World, jadi tugasmu saat ini membuat Ji Hyun lebih kacau lagi dari saat ini." ucap Yeo Jin dengan senyum sinis.


"Tapi bagaimana kamu tau bahwa ada kejadian seperti itu di pesta." ucap Tae Hyun bingung.


"Karena aku sudah menyuruh seorang pelayan untuk mengawasi pesta itu." ucap Mi Rae.


"Baiklah sekarang giliranku untuk maju dan membuat semuanya menjadi lebih rumit lagi." ucap Mi Rae.


"Tapi kamu harus hati -hati Black World bukan Mafia yang mudah di bodohi." ucap Tae Hyun.

__ADS_1


"Tapi itu tidak akan berpengaruh padaku." ucap Mi Rae dengan senyum.


"Ya baiklah tapi tetap hati -hati dan aku akan melanjutkan apa yang harus aku kerjakan." ucap Park Na Ra.


Skip Masa Lalu


Saat ini Raja Klan Ruba sudah pulih dan nampak tersenyum senang bersama dengan tangan kanannya.


"Yang Mulia kenapa anda tersenyum seperti itu apa perang besar akan terjadi." tanya Lui Tao.


"Bukan perang tapi Permaisuriku, Permaisuriku akan datang sebentar lagi." ucap Fai Long dengan tersenyum senang menghilangkan wajah datar nya.


"Sebahagia itu kah kamu yang mulia hanya karena Permaisuri akan tiba." fikir Liu Tao.


Saat sedang berbincang berdua menatap bulan seseorang datang menemui mereka.


"Salam Yang Mulia semoga di berkati, hamba datang kemari untuk mengantarkan surat undangan dari Kekaisaran Ming untuk acara tahunan Kekaisaran." ucap seorang pria yang menggunakan pakaian Jendral bernama Wang Xi.


"Sepertinya mereka sudah tau bahwa Yang Mulia sudah pulih sepenuhnya jadi mereka berani mengundang seluruh Klan yang ada." ucap Jendral Wang Xi.


"Jadi maksudmu Klan Vampir dan Klan Serigala untuk datang juga." ucap Liu Tao.


"Benar yang di katakan Xi, mereka berani mengundang karena aku telah datang tapi tidak papa ini sekalian untuk memperkenalkan Permaisuriku pada seluruh dunia." ucap Fai Long.

__ADS_1


Liu Tao dan Wang Xi menganga mendengar ucapan Fai Long dan berfikir pengaruh Permaisuri mereka nanti akan sangat membuat hidup Raja mereka benar -benar berbeda dan berfikir bahwa kepribadian Permaisuri mereka nanti pasti akan baik, lembut, dan penyayang tapi fikiran mereka itu adalah kebalikan dari kenyataannya.


__ADS_2