Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
23


__ADS_3

Woo Hyun membawa So Ra ke dalam mobil nya untuk mengobati lukanya sedangkan Hye Rim hanya melihat saja saat Woo Hyun mengobati So Ra.


Skip Masa Lalu


Terlihat 3 orang sedang berbicara dengan serius.


"Malam ini adalah malam yang tepat untuk membawa nya kemari." ucap Yu'er Penasehat Klan Vampir Teratai Emas.


"Jika itu benar kita harus persiapkan semuanya, dan harus mengerahkan semua pasukan untuk mencari Cucuku." ucap Xi'er Ketua Klan Vampir Teratai Emas.


"Aku yang akan memimpin pencarian kali ini." ucap La'er Jendral Perang Min Ae La.


"Tidak perlu dari yang aku lihat seharusnya dia akan ada tepat di depan kita atau tidak jauh dari kita." ucap Yu'er dengan tenang.


"Baik lah lakukan yang terbaik." ucap Xi'er dengan tegas.


Di tempat lain seorang Pria tampan sedang memandang langit di tengah halaman yang luas, seorang Anak kecil muncul di depannya.


"Yang mulia, kenapa anda tidak keluar untuk menemui Ratu." ucap anak kecil itu adalah Han'er.


"Aku bisa masuk ke dalam ruang dimensi miliknya karna ruang dimensi kami berhubungan, tapi aku tidak bisa keluar untuk menemuinya, karna tempat kita yang terhalang, dimensi, waktu, dan tempat yang benar -benar berbeda. " ucap Pria itu dengan wajah datar tanpa ekspresi.


"Ya ampun mereka benar -benar cocok, sama -sama, dingin, acuh, dan tak tersentuh, tapi masih mending Ratuku dari pada Rajaku ini. " ucap Han'er dalam pikirannya


"Berhentilah mengataiku." ucap pria itu datar.

__ADS_1


Han'er yang mendengar itu meratapi kebodohan nya karna bagaimana pun mereka bisa bertelepati melalui batin, Han'er yang melihat situasi sudah tidak mendukung lalu pergi dari sana.


"Cepat lah kembali Permaisuri ku." ucap Pria itu memandang langit sambil tersenyum tipis.


Skip Masa Depan


Hye Rim yang sudah mendapat belanjaan yang dia inginkan itu lalu kembali bersama So Ra dan Woo Hyun yang memandang Sahabatnya itu dengan bingung.


"Heh Muka Datar, sebenarnya untuk apa kamu membeli pakaian sebanyak ini, pada hal pakaian ini tidak akan kamu pakai." tanya Woo Hyun denga bingung.


"Diam lah dan bawa saja semua barang yang aku beli ke dalam mobil." ucap Hye Rim dengan malas.


Samapai di mobil Woo Hyun memasuk kan semua belanjaan Hye Rim ke tempat duduk belakang karna bagasinya sudah penuh dengan barang belanjaan So Ra.


Hye Rim yang mendengar perkataan Woo Hyun hanya memutar matanya malas dan memunculkan Kipas Rubanya itu hingga muncul di tangan kanannya.


So Ra dan Woo Hyun hanya melihat tanpa bertanya. Hye Rim memasuk kan semua barangnya ke dalam Ruang Dimensi dan menyuruh Han'er untuk menatanya.


"Tapi Hye'er Jie Jie, ini mau di tata di mana kan tidak ada tempat di sini karna Jie Jie belun membangun tempat tinggal di sini." ucap Han'er binging.


"Apa aku bisa memindahkan sebuah rumwah ke sana. " ucap Hye Rim dengan telepati.


Han'er mengiyakannya.


"Antar aku ke Perumahan Elit di Jalan YJ." ucap Hye Rim dan masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


So Ra dan Woo Hyun hanya bisa merituki sifat Sahabatnya satu itu karna sifatnya yang tidak banyak bicara membuat mereka kesal.


Sampai di Perumahan Elit Jalan YJ mereka berhenti di satu Rumah yang mereka tau itu adalah salah satu Rumah milik Hye Rim.


Hye Rim langsung memasukkan Rumab itu ke dalam Ruang Dimensi nya, Woo Hyun dan So Ra yang meliahat itu menatap Hye Rim dengan tajam.


"Kenapa kalian meliahatku seperti itu." ucap Hye Rim.


"Kau itu bodoh atau bagai mana, kalau sampai ada orang melihat apa yang kamu lakukan bagaimana, jika orang yang tidak melihat rumah ini sudah tidak ada apa yang akan kamu lakukan." ucap Woo Hyun sambil menatap tajam Hye Rim.


"Ya tinggal bilang aku merobohkan rumah ini karna aku tidak suka, apa susahnya, " ucap Hye Rim dengan santai.


Woo Hyun dan So Ra yang mendengar jawaban santai dari Hye Rim rasanya ingin menghajar dirinya tapi sayang dia Sahabat mereka jadi mereka hanya pasrah.


Hye Rim kembali ke rumqah nya dengan Santai dan melihat Daddy nya yang ada di Ruang Keluarga sedang bersantai.


"Hay Dad, tumben Daddy sudah pulang." ucap Hye Rim dengan tersenyum manis dan mencium kedua pipi Daddy nya itu.


"Daddy sudah menyelesaikan semua pekerjaan Daddy, jadi Daddy langsung pulang untuk menemui Putri Kesayangan Daddy ini, sayang berjanjilah kamu tidak akan meninggalkan Daddy apa pun yang terjadi, kamu tidak boleh terluka sedikitpun." ucap Rae Won dengan serius.


"Daddy tenang saja aku tidak akan meninggalkan Daddy, aku sangat menyayangi Daddy." ucap Hye Rim dengan tersenyum manis tapi dalam hatinya dia merasakan akan ada sesuatu yang terjadi.


"Daddy hanya khawatir padamu sayang karna perasaan Daddy tidak tenang, dan merasakan kamu akan meninggalkan Daddy lagi seperti beberapa minggu yang lalu." ucap Rae Won dengan lembut.


Hye Rim yang mendengar jawaban Daddy itu terdiam karna memang dia merasakan hal itu juga, dia bahkan sudah melakukan persiapan karna tidak mau terdampar di Hutan belantara tanpa apa pun.

__ADS_1


__ADS_2