Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
56


__ADS_3

Hye Rim melihat wajah datar dan suara dingin dari Fai Long itu sangat mengerikan terutama aura membunuh nya.


"Alasan tidak masuk akal." ucap Fai Long dengan nada dinginnya.


Zhu Liang yang mendengar ucapan Fai Long hanya menampakkan wajah santai tapi di hatinya terkejut bagaimana bisa Fai Long tau bahwa dia kesini karena memiliki tujuan yaitu untuk melihat seberapa kuat pasukan Klan Ruba dan memata -matai mereka tentang siapa yang akan menjadi sekutunya.


Hye Rim yang melihat perkelahian itu mulai bosan dengan apa yang mereka perdebatkan karena yang memasuki wilayah Klan Ruba adalah Klan Serigala dan menurutnya dari apa yang di katakan Han'er tentang Klan Serigala adalah mereka tidak akan berpihak pada suatu Klan jika Klan itu tidak memiliki keuntungan untuk Klan mereka licik menurut Hye Rim dan pergi menghampiri mereka.


"Kenapa Klan Serigala masuk ke wilayah ini." ucap Hye Rim dengan wajah datar.


Para Pelayan dan Pengawal terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Permaisuri mereka karena dua orang yang sedang bertarung dengan Raja mereka adalah Klan Serigala dan lebih mengejutkan dengan suara dingin yang keluar dari Permaisuri mereka yang mereka kira lemah lembut dan baik hati.


"Apa kami sudah ketauan dengan gadis cantik ini." ucap Zhu Liang dengan tersenyum melihat Hye Rim.


Apa yang di lakukan oleh Zhu Liang itu membuat Fai Long lebih marah karena cemburu padahal dia akan bisa saja jika Klan Serigala itu hanya lewat tapi mereka membuat emosi dirinya karena dengan berani mereka berdua menatap dengan tatapan penuh cinta dan memuja pada Permaisurinya.

__ADS_1


"Pergi." ucap Fai Long sambil menatap tajam Zhu Liang dan Kai.


"Berhentilah memasang wajah seperti itu, kmu membuatku takut." ucap Hye Rim kesal dengan wajah datar Fai Long yang menurutnya sangat mengerikan seperti Daddy-nya itu padahal biasanya dia tidak mudah terintimidasi dengan wajah datar dan tatapan tajam oleh orang lain.


Fai Long yang mendengar ucapan Hye Rim langsung merubah ekspresinya denga. tersenyum setelah memastikan kedua Serigala itu pergi dari wilayahnya dan setelah itu langsung mendatangi Hye Rim dan langsung memeluknya.


Pelayan dan Pengawal yang ada di sana lagi -lagi di buat terkejut saat melihat senyum dari Raj mereka yanv belum pernah mereka lihat karena selama ini hanya wajah datar, tatapan tajam, dan dingin dengan aura membunuh yang kuat yang selalu di tunjukan kepada semua Klan.


"Baiklah sayang, ayo kita pergi tinggalkan tempat yang akan membuatmu menjadi pusat perhatian semua orang dan itu membuatku sangat tidak senang." ucap Fai Long dengan agak marah.


"Hentikan memanggilku seperti itu, sejak kapan aku menikah denga mu dan menjadi Permaisurinmu itu." ucap Hye Rim yang sudah sangat kesal dengan apa yang di katakan Fai Long karena selalu memanggilnya sayang atau Permaisuriku padahal dia tidak pernah merasa bahwa dia pernah menikah dengan Fai Long sama sekali.


"Tanda bulan sabit yang ada di bahu sebelah kananmu itu adalah buktinya sayang kita sudah menikah sejak mau di lahirkan dan itu sudah di takdirkan oleh alam semesta jadi kamu tidak bisa mengelak apapun jika kamu salah satu dari kita berkhianat hanya ada penderitaan dan rasa sakit yang ada di hidup kita salah satu dari yang berkhianat itu entah itu kamu atau aku." ucap Fai Long dengan serius dan saat ini mereka sudah berada di kamarnya.


Hye Rim mendengar ucapan Fai Long yang serius itu mulai berfikir apa benar itu nyata karena memang selama ini Hye Rim tidak pernah dekat dengan Pria manapun selain Daddy, Paman, dan Woo Hyun selama ini karena tidak pernah ada seorang Pria pun yang berhasil menyentuh hatinya sama sekali kecuali Fai Long yang dapat membuatnya nyaman tapi dia juga tidak tau ini cinta atau bukan dan setiap Pria yang menyukai Hye Rim hanya akan mendapatkan sikap dingin darinya.

__ADS_1


Fai Long yang melihat Hye Rim melamun memiliki ide untuk membuat Hye Rim tersadar dari lamunan nya.


Cup


Fai Long mencium dan ******* bibir itu dengan lembut. Hye Rim tersentak dari lamunan nya saat merasakan sesuatu yang lembut berada di bibirnya setelah Hye Rim sadar dari lamunan nya dia langsung memberontak untuk melepaskan ciuman itu tapi sayang tenaganya tidak cukup kuat untuk melepaskan pelukan erat dari Fai Long.


Setelah merasa Hye Rim kehabisan oksigen Fai Long melepaskan ciuman mereka tapi tetap memeluk Hye Rim.


"Kau, kenapa kau selalu mencium ku seenaknya tanpa meminta izin padaku." ucap Hye Rim dengan kesal.


"Itu terserah padaku jika aku meminta izin padamu belum tentu kau akan memberikannya kan." ucap Fai Long dengan tersenyum penuh arti yang membuat Hye Rim merasakan firasat buruk melihat senyum itu.


"Lagi pula kita sudah menikah dan aku juga bisa meminta hak ku sebagai suami." ucap Fai Long dengan tersenyum penuh arti dan langsung mencium kembali bibir Hye Rim.


Hye Rim hanya dapat pasrah dengan serangan yang di berikan oleh Fai Long karena tenaganya tidak cukup kuat untuk melawan Fai Long.

__ADS_1


__ADS_2