
Terlihat 2 orang wanita yang sedang berjalan di tengah Hutan saat malam hampir tiba.
"Nona kenapa Nona mau berburu sendiri, kita bisa menyuruh Perajuri yang ada untuk mendapatkan Hewan yang Nona inginkan. " ucap Wei'er dengan bingung atas sikap Nonanya, walaupun dia tau sudah biasa untuk Vampir berburu makanan di Hutan tapi ini Nonanya, Nona dari Klan Vampir apa lagi Nonanya itu pergi tanpa sepengetahuan Ketua nya.
"Tenanglah tidak akan terjadi apa -apa. " ucap Hye Rim dengan dingin karna dia tau pelayannya ini pasti takut jika sampai mereka mendapat masalah nantinya.
"Tapi Nona, Nubi takut jika Nona nanti di hukum oleh Ketua." ucap Wei'er.
"Diam, tidak akan terjadi apa pun." ucap Hye Rim dengan serius setelah menyadari mangsanya ada di dekatnya.
Di tempat lain Klan Vampir Teratai Merah sudah memulai rencana mereka dan mulai membuat gempar Desa di dekat Hutan hingga mendatangkan para Pemburu Vampir yang sedang memantau keadaan.
Dirasa rencana mereka dalam melempar umpan untuk mendapatkan mangsanya mereka mulai melanjutkan rencana selanjutnya. Para Pemburu Vampir itu mengejar para Vampir tanpa henti dengan terus menyerang Vampir yang mereka temui dan menuju arah para Vampir itu pergi.
"Umpan kita sudah di makan oleh mereka dan mereka juga sudah pergi ke tempat yang kita tunjukkan. " ucap An Ming dengan serius.
Xiao Ran nampak mendengar itu nampak sangat senang.
"Tetap pantau terus menera jngan sampai ada yang terlewatkan sedikit pun, aku ingin menemukan Ruba kecil itu dengan cepat. " ucap Xiao Ran dengan senyum jahatnya.
Skip Masa Depan
Terlihat 3 orang Pria paruh baya yang masih nampak tampan dan berwibawa sedang berbica dengan santai.
"Hey, itu ulah Anakmu kan, Hebat juga Woo Hyun dapat membuat 3 Perusahaan hancur dalam 1 minggu." ucap Kang Min Suk dengan tersenyum.
"Iya itu ulah Mereka. " ucap Lee Sung Min dengan wajah malas.
"Mereka maksud kamu Anak -Anak kita. " ucap Kang Min Suk dengan bingung.
__ADS_1
"Iya siapa lagi coba, jika aku yang melakukannya tidak mungkin Keluarga itu masih ada." ucap Lee Sung Min dengan marah saat mengingat semua yang di ceritakan Putranya itu bahkan dia lupa bahwa 2 orang yang ada di depannya sudah menatapnya tajam.
"Apa maksudmu, kenapa mereka melakukan itu, jika hanya untuk bermain -main tidak mungkin, karna mereka tidak akan tersulut emosi jika hanya masalah kecil." ucap Kim Rae Won yang sejak tadi diam.
Lee Sung Min yang merutuki kebodohannya itu hanya pasrah dan menjelaskan apa yang di katakan Woo Hyun padanya.
"Jadi Anak dari 3 Perusahaan itu sudah menghina Hye Rim dan So Ra di depan umum dengan kata -kata yang menjijikan, bahkan mereka menampar Hye Rim dan So Ra beberapa kali, dan mereka juga mengejek cara kalian mendidik Anak kalian dan mereka juga menjelek -jelekkan Ibu Hye Rim. " ucap Lee Sung Min dengan agak takut saat melihat wajah kedua Sahabatnya yang sudah menghitam dan marah itu apa lagi aura dingin serta membunuh yang mereka keluarkan.
Kang Min Suk mengambil telfon dan menghubungi seseorang.
"Aku ingin laporan semua yang di lakukan Purtiku dalam 2 minggu belakangan ini tanpa ada kesalahan." ucap Kang Min Suk dengan tegas dan suara dinginnya.
Kim Rae Won menelfon bawahannya.
"Aku ingin kalian menangkap keluarga itu tanpa terkecuali terutama Anaknya. " ucap Rae Won dengan dingin dan wajah dataranya.
"Lalu di mana Putriku sekarang, dia tidak pulang selama 5 hari." ucap Kang Min suk dengan menatap tajam Lee Sung Min.
"Kenapa tidak memberi tau ku." ucap Min suk dengan tatapan tajam.
"Karna dia mengancamku tidak akan mau berbicar padaku selama 1 bulan jika aku memberi tau mu." ucap Sung Min dengan memelas.
Skip Masa Lalu
Daerah milik Vampir Teratai Emas di serang oleh para Pemburu Vampir dengan membabi buta dan tidak kenal ampun bahkan Vampir yang masih Anak kecil mereka bunuh dengan sadis, karna para Vampir yang tidak akan kuat dengan pedang perak yang mereka miliki itu membuat mereka semakin bangga karna dapat menghabisi para Vampir itu.
"Habisi mereka semua tanpa ada terkecuali." ucap Dae Wong dengan tersenyum senang.
Di tempat Hye Rim dan Wei'er terlihat sangat gelisah.
__ADS_1
"Nona sepertinya terjadi sesuatu di Klan kita. " ucap Wei'er dengan takut.
"Kamu benar Wei'er ayo kita harus sampai di sana sebelum terlambat. " ucap Hye Rim dengan dingin dan wajah datar nya lalu melesat dengan di ikuti Wei'er di belakangnya menuju Klan mereka.
Saat sampai di tempat Klan mereka Hye Rim dan Wei'er sangat terkejut karna banyak Vampir yang terluka parah bahkan ada yang mati dengan teragis. Merka langsung pergi ke Istana dan melihat Istana sudah di kepung oleh para Pemburu Vampir.
"Berhenti. " ucap Hye Rim dengan nada dinginnya dan aura membunuhnya.
Mereka yang merasa mengenal suara itu dan melihat siapa yang berbicara.
"Hye'er ada apa kamu di sini, cepat pergi ini berbahaya untuk mu." ucap Dae Wong dengan khawatir saat melihat Hye Rim yang ada di sana.
Pertarungan tiba -tiba berhenti dan melihat apa yang terjadi.
"Aku tanya apa kamu dan pasukanmu yang menyerang mereka." ucap Hye Rim dengan wajah datar nya.
"Tentu saja aku dan para Pemburu Vampir yang lainnya yang telah menghabisi mereka. " ucap Dae Wong dengan bangga saat mengatakan hal itu berbeda dengan Hye Rim yang sudah mengeluarkan aura membunhnya dan wajahya yang sudah memerah akibat marah.
"Apa alasanmu membunuh mereka semua. " ucap Hye Rim dengan tatapan tajam.
"Karna mereka adalah Vampir yang meresahkan manusia. " ucap Dae Wong.
Hye Rim menghampiri para Vampir itu.
"Apa kalian menyerang para manusia itu. " ucap Hye Rim dengan hawa dingin nya.
"Tidak Nona kami tidak ada yang menyerang mereka. " ucap salah seorang Vampir itu.
"Bagamanapun juga kalian adalah vampir yang wajib di habisi. " ucap Cao Chun.
__ADS_1
"Itu berarti kalian juga ingin menghabisiku." ucap Hye Rim dengan lantang dan wajah datarnya, lalu mata Hye Rim berumah semerah darah dan sepasang taring muncul di giginya lalu kukunya yang memanjang. Para Pemburu Vampir yang melihat perubahan Hye Rim tercengang tanpa dapat berkata apapun.