Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
61


__ADS_3

Hye Rim saat ini sedang berada di kedai untuk istirahat sekaligus makan karena lelah keliling hutan dan pasar Ruba dari pagi hingga sore.


Prajurit yang mencari Permasuri mereka sedang berada di pasar bersama Raja mereka untuk mencari Permaisuri nya.


Hye Rim yang sedang enak dengan makannya tiba -tiba terganggu saat melihat beberapa Prajurit datang dan langsung mengacak acak restoran itu.


"Kalian sudah berani tidak membayar pajak pada istana." ucap salah seorang Prajurit dengan berteriak.


Seorang pria paruh baya datang menemui para Prajurit itu dengan memohon ampun.


"Ampuni kami tuan, bukan kah kami sudah membayar pajak lebih minggu lalu." ucap Pria paruh baya itu dengan bersujud memohon ampun agar restaurannya tidak di hancurkan oleh para Prajurit itu.


Hye Rim yang sejak tadi hanya melihat dengan tatapan datar kepada para Prajurit itu dan menunggu apa yang akan mereka lakukan pada pemilik restoran itu.


Di tempat lain terlihat tiga orang sedang berbicara dengan serius tentang masalah peperangan yang terjadi dua hari lalu dan baru hari ini Hong Li bisa melapor kepada Ketuanya karena lukanya yang cukup parah dan membuatnya tadak sadarakn diri selama dua hari dan memerlukan untuk memulihkan tenaganya juga.

__ADS_1


"Raja Vampir telah kembali." ucap Hong Li dengan wajah datarnya.


"Apa maksud kamu Raja Vampir." ucap An Ming dengan bingung.


"Saya bertarung dengan Raja Vampir hingga membuat luka yang serius dan Raja Vampir sepertinya berpihak dengan Klan Vampir Teratai Emas karena saat penyerangan kemarin Raja Vampir membantu mereka." ucap Hong Li menceritakan apa yang terjadi saat pertarungan itu.


"Jadi maksud kamu Raja Vampir sudah muncul tapi bagaimana bisa Raja Vampir sudah mati 4000 tahun yang lalu saat peperangan melawan Klan Dewa dan Klan Iblis." ucap An Ming dengan tidak percaya.


"Apa kamu yakin dia Raja Vampir karena tidak ada yang mengenalai Raja Vampir kecuali Para Ketua Klan dan Tetua Klan Vampir." ucap An Ming saat memikirkan kembali tentang Raja Vampir.


" Jika dari apa yang kamu ucapkan itu benar berarti Raja Vampir sudah berenkarnasi kembali dalam ujud manusia dan Vampir jika itu benar kekuatan Raja Vampir akan sangat kuat dan kita harus membuat Raja Vampir berada di pihak kita." ucap Xiao Ran dengan wajah datarnya setelah memikirkan semua ucapan Hong Li.


"Tapi dari yang di katakan Hong Li saat ini Raja Vampir sudah berpihak kepada Klan Vampir Teratai Emas akan sangat sulit untuk membuat Raja Vampir berpihak pada kita apa lagi setelah Raja Vampir mengetahui bahwa Klan kita yang menyerang Klan Vampir Teratai Emas dan membuat Vampir baru." ucap An Ming yang mendengarkan ucapan Hong Li dan Ketuanya itu.


Xiao Ran juga berfikir dengan apa yang di katakan oleh An Ming itu benar dan akan sangat susah untuk meyakinkan Raja Vampir tapi dia harus memastikan sendiri bahwa yang di katakan oleh Hong Li itu benar atau tidak dan cara membuktikannya dengan datang saat acara di Kekaisaran Ming yang pasti Ketua Klan Vampir Teratai Emas pasti akan mengajak Raja Vampir untuk ikut dalam acara itu karena tidak mungkin Ketua Liu membiarkan Raja Vampir untuk menunggu di istana Klan karena itu termasuk sesuatu yang dapat di katakan mempermalukan Raja Vampir.

__ADS_1


Di restoran terlihat Hye Rim susah nampak geram dengan tingkah para Prajurit itu karena beraninya dia menyiksa pria paruh baya itu.


"Berhenti." ucap Hye Rim dengan wajah datarnya.


"Siapa kamu, berani -beraninya menghalangi kami bertugas." ucap Prajurit itu dengan marah.


"Siapa yang menyuruh kalian melakukan hal ini pada Rakyat." ucap Hye Rim.


"Kami adalah Prajurit Ruba jadi kami di tugaskan oleh Raja untuk menarik pajak pada semua Rakyat." ucap Prajurit itu dengan berteriak.


"Apa anda sudah membayar pajak tuan." ucap Hye Rim kepada Pria paruh baya itu.


"Sudah tuan bahkan kami selalu membayar pajak lebih karena perintah Prajurit itu." ucap Pria itu dengan gemetar ketakutan.


Hye Rim menatap para Prajurit itu dengan wajah datar dan aura dingin membunuh yang dia keluarkan hingga membuat Para Prajurit itu dan semua yang ada di restoran itu ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2