
Hye Rim saat ini berada di kereta dengan wajah kesalnya apa lagi jika mengingat kelakuan Fai Long yang menurutnya tidak kenal waktu itu dan itu sangat membuatnya kesal.
Jing Mi yang melihat raut wajah Hye Rim yang nampak masih kesal itu hanya dapat menahan tawanya apa lagi jika mengingat kejadian kemarin saat Ratu mereka memarahi dan mempermalukan Raja sekaligus sepupunya itu dan yang mempermalukan Raja mereka adalah Ratu merekasendiri.
"Sudah lah Hye'er tidak perlu marah lagi dengan Fai gege kasian dia. " ucap Jing Mi yang nampak kasihan sekaligus senang melihat wajah sengsara kakak sepupunya itu.
Hye Rim yang mendengar ucapan Jing Mi langsung menoleh ke arah Jing Mi sebentar dan melihat ke arah Fai Long dan benar saja saat ini Fai Long sedang menaiki kuda dengan wajah di tekuk nya dan beberapa kali memarahi pengawal atau pun pelayan yang mengganggunya seperti saat ini Hye Rim melihat Fai Long sedang memarahi salah seorang prajurit hanya karena tidak sengaja menyenggolnya dan kedua sahabat sekaligus Jendral dan tangan kanannya yaitu Liu Tao dan Wang Xi hanya dapat melihat sambil menatap Raja sekaligus sahabat mereka dengan tatapan yang sulit di artikan sedangkan menatap para prajurit dan pelayan dengan tatapan kasihan.
"Kenapa tingkah kekanakannya keluar kembali sih. " ucap Liu Tao dengan pandangan tak percaya melihat Fai Long yang sejak tadi memarahi Parajurit dan Pelayan hanya karena masalah kecil.
"Kehadiran Ratu dalam hidupnya benar -benar merubah kelakuannya 100% kembali ke kelakuan anak anaknya, kamu ingat kan kelakuannya saat masih anak -anak itu seperti ini. " ucap Wang Xi yang menatap ngeri pada Fai Long.
"Jika sudah seperti ini kita tidak usah berdekatan dengannya bisa -bisa kita mendapatkan ceramah dan omelannya itu selm 2 hari 3 malam. " ucap Liu Tao yang di benarkan oleh Wang Xi.
__ADS_1
Hye Rim melihat dengan pandangan malas kearah Fai Long yang masih terus memarahi prajurit itu.
"Bisakah kamu berhenti memarahi para prajurit itu, karena kamu sibuk memarahi para prajurit dan pelayan itu membuatbkita tidak sampai -sampai karena selalu berhenti." ucap Hye Rim dengan kesal dan menatap tajam kepada Fai Long.
Fai Long yang mendengar ucapan Ratunya langsung menyuruh pergi prajurit itu dan langung menatap Hye Rim dengan pandangan memohon.
Hye Rim yang tidak tega melihat tatapan dan wajah Fai Long yang menurutnya sangat menggemaskan itu luluh dan memberikan senyum manis kepada Fai Long.
Jing Mi yang di suruh keluar dari kereta mendengus kesal dan pergi ke kudanya kembali.
Fai Long yang sangat senang langsung pergi ke dalam kereta dan saat sudah masuk Fai Long sangat terkejut karena melihat seorang anak kecil yang sedang bermanja -manja dengan Ratunya dan tidur di pangkuan Hye Rim saat ini dan anak kecil itu adalah Han'er.
"Eh kenapa kurcaci satu ini ada di sini. " ucap Fai Long dengan wajah datarnya saat melihat Han'er.
__ADS_1
"Aku ingin keluar dan melihat -lihat dunia luar. " ucap Han'er dengan santai sambil terus bermanja -manjaan dengan Hye Rim.
"Hey bocah tempatmu itu bukan di sini tapi di ruang dimensi lebih baik cepat pergi. " ucap Fai Long dengan wajah datar dan suara dinginnya.
"Hye Jie Jie apa Han'er tidak boleh di sini, kenapa banyak sekali yang todk menyukai Han'er hingga ingin mengusir Han'er. " ucap Han'er dengan menangis.
Hye Rim yang melihat Han'er memangis karena ucapan Fai Long menjadi kesal kembali dengan Fai Long apa lagi Hye Rim menyukai anak kecil dan tidak suka melihat anak kecil menangis.
"Jangan berkata seperti itu pada Han'er. " ucap Hye Rim dengan kesal sambil memeluk Han'er untuk menenangkan nya.
"Han'er anak baik kok gak ada yang mau mengusir Han'er jika ada yang berani mengusir Han'er Jie Jie yang akan memberinya pelajaran. " ucap Hye Rim dengan menepuk punggung Han'er untuk menenangkan Han'er sedangkan menatap tajam Fai Long untuk memperingatkannya dan tatapan yang Hye Rim berikan seperti memberi tau kan 'Jangan sekali -kali mebuat adikku menangis' seperti itu lah tatapan yang Hye Rim berikan pada Fai Long.
Fai Long yang melihat itu hanya bisa pasrah karena tidak ingin Ratunya kembali marah padanya. Sedangkan Han'er diam -diam tersenyum di dalam pelukan Hye Rim karena merasa menang dari Fai Long sekarang karena Hye Rim membelanya.
__ADS_1