Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
15


__ADS_3

Setelah selesai mengajar Guru Sam pergi dari Kelas itu. Hye Rim dan So Ra memandang satu sama lain dan tersenyum. So Ra langsung pergi ke arah Murid baru itu dan memeluknya dengan erat di susul dengan Hye Rim yang megikuti dari belakang. Semua Murid yang ada di sana terkejut terutama Han Ji Hyun yang sudah tersulut emosi karna cemburu. Ji Hyun langsung pergi ke tempat So Ra dan menariknya masuk kedalam pelukannya.


"Apa yang kamu lakukan, kanapa kamu memeluk laki -laki lain? aku tidak suka kamu berdekatan dengan Pria lain apa lagi sampai berpeluka seperti itu." ucap Ji Hyun dengan marah tapi masih memeluk So Ra.


Semua yang ada di sana cukup terkejut kecuali Hye Rim, Tae Kwang, dan Yeol yang memang tau bagaimana posesifnya teman mereka itu pada Kekasihnya.


"Apa itu Ji Hyun, kenapa dia bisa semarah itu hanya karna hal sepele?" ucap A


"Iya, kenapa Ji Hyun sangat marah?" ucap B


"Aku belum pernah melihat Ji Hyun marah seperti itu." ucap C


"biasanya dia tidak akan mudah marah dan yang paling penting dia itu kan sangat suka bercanda. " ucap A.


Begitulah ucapan teman -teman sekelas mereka, karna memang benar dari Tae Kwang, Ji Hyun, dan Yeol yang paling bisa menahan amarahnya adalah Ji Hyun dan tidak gampang tersulut emosi hanya masalah sepele.

__ADS_1


"Dan kamu jauhi Kekasihku jangan dekat -dekat dengannya, meskipun aku tidak tau siapa kamu tapi ingat jangan pernah menyentuh kekasihku." ucap Ji Hyun dengan menekannkan kata kekasihku.


Hye Rim yang melihat pemandangan itu hanya memutar matanya dengan malas dan duduk di samping Murid baru itu.


"Tenanglah sayang, sini aku perkenalkan, ini adalah Lee Woo Hyun dia adalah Sahabatku dan Hye Rim sejak kecil, dan Woo Hyun ini adalah Kekasihku Han Ji Hyun, " ucap So Ra dengan memperkenlkan mereka.


"Oh ternyata si Pipi Bulat sudab memiliki Kekasih, dan Kekasihnya sangat posesif lagi, hay Bro kasian Gue sama Lo karna harus pacaran sama si Pipi Bulat ini." ucap Woo Hyun pada Ji Hyun sambil meledek So Ra.


"Lah emang kenapa sama aku kan, aku cantik, imut, baik hati. " ucap So Ra dengan percaya diri.


"Eh enak aja ya kamu Tiang Listrik." ucap So Ra yang tidak terima di katai oleh Woo Hyun. Hye Rim yang sudah jengah dengan pertengkaran mereka lalu menyudahinya.


"Suda -sudah berhenti kenapa kalian ini suka sekali ribut, dan kamu Tiang Listrik kenapa bisa sampai di sini, " ucap Hye Rim dan bingung pasalnya Sahabatnya yang satu ini sudah pindah ke Kota S selama 7 tahun dan tidak pernah kembali kemari jika bukan urusan yang benar -benar penting, dan sekarang dia bahakan sampai pindah ke Kota ini dan Sekolah di Sekolahnya.


"Ya elah Muka Tembok kamu itu kenapa gak ilang ilang sih, bingung aku. " ucap Woo Hyun sambil melihat wajah Hye Rim yang tetap nampak datar tanpa eksperi itu.

__ADS_1


Jika mereka bertemu mereka memang selalu memanggil dengan nama panggilan mereka masing masing seperti So Ra yang di panggil Pipi Bulat karna memang kenyaraanya wajahnya yang bulat itu dan Pipinya yang tembem, sedangkan Woo Hyun di panggil Tiang Listrik karna memang tubuhnya yang tinggi dan badan yang atletis itu ada padanya dari kecil, sedangkan untuk Hye Rim yang selalu di panggil Muka Tembok karna wajahnya yang selalu datar tanpa ekspresi jika tidak dengan orang Kesayangannya.


"Ok ke intinya saja, kemana kamu selama 1 minggu ini?" ucap Woo Hyun yang sudah serius. Hye Rim nampak terkejut dengan pertanyaan Woo Hyun pasalnya dia belum memberi tau siapapun kecuali Ayahnya tentang apa yang terjadi, tapi jika di tebak dari pertanyaan Woo Hyun dia tau bahwa Hye Rim tidak di culik. Meskipun terkejut Hye Rim masih menampakkan wajah datarnya itu. Semua orang yang tadinya heboh mulai diam dan konsentrasi mendengar percakapan mereka terutama Tae Kwang yang ingin tau kemana selama 1 minggu ini pujaan hatinya pergi.


"Karna itu kamu ada di sini bahkan sampai pindah ke mari?” tanya Hye Rim dengan serius.


"Iya, kemana kamu selama 1 minggu ini? " tanya Woo Hyun denga wajah yang benar -benar serius.


So Ra yang melihat keseriusan mereka mulai panik dan melepskan diri dari pelukan Ji Hyun.


"Sebaiknya kita jangan membicarakan masalah ini di sini, karna ini masalah yang serius, dan di sini bukan tempat untuk berbicara yang baik." ucap So Ra dengan serius sambil melihat sekitar mereka.


Semua yang melihat keseriusan So Ra nampak terkejut karna So Ra tidak pernah menampakan sikap seperti itu pada mereka.


Lee Woo Hyun

__ADS_1



__ADS_2