Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
60


__ADS_3

Skip Masa Lalu


Pertarungan antara Woo Hyun dan Hong Li yang sama -sama kuat membuat Woo Hyun harus berubah menjadi bentuk asli Vampir nya karena tidak akan dapat dengan mudah mengalahkan Hong Li jika menggunakan kekuatan manusia biasa.


Semua yang ada di sana terkejut dengan perubahan Woo Hyun saat berubah menjadi Vampir. Terutama Liu Mae Xi, Chan Xiyu, Hong Li, dan Min Ae La.


"Dia adalah Raja Vampir." ucap Mae Xi.


"Kau Raja Vampir." ucap Hong Li dengan terkejut.


Woo Hyun langsung membakar Vampir -Vampir yang haus darah itu hingga menjadi abu karena kalau tidak mereka akan mengincar manusia untuk menjadi santapan mereka kerena tidak bisa mengontrol rasa haus nya.


"Pergilah kembali ke Ketua mu dan katakan padanya untuk membuat pasukan Vampir baru, jika itu terus terjadi aku sendiri yang akan turun tangan langsung untuk menghabisi semua Klan Vampir Teratai Merah." ucap Woo Hyun dengan nada dingin dan wajah datar nya yang tidak terbantahkan.


Hong Li yang melihat pasukannya sudah habis dengan satu kali serangan dari Woo Hyun terkejut dan setelah mendengar ucapan dari Woo Hyun yang tidak terbantahkan dan langsung melesat pergi dari sana.


Woo Hyun yang sudah melihat Hong Li pergi dari sana langsung merubah wujudnya menjadi seperti semula.

__ADS_1


Semua Klan Vampir Teratai Emas tiba -tiba berlutut memberi hormat.


"Salam kami untuk Raja Vampir semoga panjang umur dan sejahtera selalu." ucap serempak semua Vampir.


"Bangunlah kalian semua." ucap Woo Hyun dengan wajah datar nya. Saat sedang mengamati semua orang yang ada di sana tiba -tiba tatapan Woo Hyun berhenti pada seorang wanita yang menggunakan pakaian Jendral dan itu membuatnya sangat terkejut.


Min Ae La yang merasa seseorang menatapnya langsung mencari siapa yang menatapnya dan tatapannya bertemu dengan tatapan mata hitam milik Woo Hyun.


"Mama." ucap Woo Hyun dengan pelan tapi kerena pendengaran para Vampir yang tajam jadi semuanya mendengar apa yang di katakan oleh Woo Hyun.


Woo Hyun yang melihat itu langsung menghampiri dan memeluk Ae La dengan erat.


"Kenapa Mama meninggalkan aku dan Papa." ucap Woo Hyun.


"Maafkan Mama sayang, Mama tidak bermaksud untuk meninggalkan kamu dan Papa tapi Mama harus memulihkan diri karena lemah dan itu membuat Mama tertidur panjang." ucap Ae La dengan menangis menatap Woo Hyun.


Semua yang ada di sana hanya dapat diam karena tidak tau harus melakukan apa.

__ADS_1


Hye Rim saat ini ada di taman sendirian tanpa ada pelayan dan perajurit yang menjaganya karena itu sudah di usir oleh Hye Rim.


"Han'er, aku bosan di sini? bagaimana jika kita keluar dari sini? lagi pula aku juga sangat haus dan ingin mencari hewan segar." ucap Hye Rim.


"Kalau begitu ayo Jie, tapi apa tidak papa Jie pergi dari Istana Ruba tanpa memberi tau Raja Ruba." ucap Han'er dengan ragu.


"Sudah tidak usah membicarakan Raja menyebalkan itu." ucap Hye Rim kesal dan langsung pergi dari taman itu untuk keluar dari Istana Ruba.


Hye Rim menggati pakaiannya dengan pakaian pria dan siap pergi dari istana Ruba dan langsung melesat untuk berjalan -jalan dan mencari mangsa untuknya.



Hye Rim yang melihat Kijang hutang langsung menatapnya dengan mata berbinar dan mengejar buruannya itu untuk menjadi mangsanya.


Di Istana Ruba semua penghuni Istana sedang heboh dan sibuk mencari Permaisuri mereka yang tiba -tiba menghilang dari Tamam terutama Raja mereka yang saat ini sudah mengamuk seperti orang yang hilang akal dan sudah semua Prajurit dan Pelayan yang di tugaskan untuk manjaga Permaisuri sudah mendapat siksan darinya yang sangat mengerikan yaitu setiap orang mendapat cambuk kan sebanyak 10 kali dan setelah itu mendapatkan siraman air lemon dan garam setelah itu mendapat sayatan di tubuh mereka dan kembali menyiram mereka dengan air lemon dan garam dan kembali lagi di lakukan seperti itu.


Sedangkan yang di cari malah sedang jalan -jalan di pasar Ruba dan memburu semua makanan yang dia lihat dan sangat menggiurkan.

__ADS_1


__ADS_2