Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
49


__ADS_3

Semua tamu dan wartawan begitu juga pelayan dan pengawal yang ada di sana terkejut mendengar apa yang di ucapkan oleh Presdir Kang, bagaimana tidak mereka berfikir berapa nyawa yang di miliki orang itu hingga berani mempermalukan Putri dari Ketua Mafia terkejam di Negara ini apa lagi sampai menamparnya.


"Kau dengar ucapanku Presdir Han yang terhormat." ucap Presdir Kang dengan penuh penekanan.


So Ra yang melihat keadaan yang semakin kacau mulai angkat bicara karena takut Papinya itu akan berbuat lebih jauh lagi.


"Ayolah Papi aku tidak papa lagi pula itu hanya masalah kecil iya kan Woo Hyun, Hye Rim." ucap So Ra dengan tersenyum manis melihat ke Papi, Woo Hyun, dan Hye Rim.


"Terserah pada kamu saja, ayo lanjutkan acaranya." ucap Presdir Kang mengalah saat melihat senyum Putri nya.


"Itu tidak bisa terjadi karena So Ra hanya milikku, dia mencintaiku, dan tidak akan aku biarkan dia menjadi milik orang lain." ucap Ji Hyun dan langsung menarik kasar So Ra dari podium tapi langsung di halangi oleh para pengawal.


"Berhenti di sana dan tinggalkan Putriku atau saya akan membuat mu lebih memilih mati dari pada hidup." ucap Presdir Kang dengan nada dinginnya.


"Saya tidak akan membiarkan So Ra dimiliki oleh orang lain lagi pula saya jiga tidak takut pada anda, suruh para pengawal ini pergi dari jalanku atau aku tidak segan segan untuk membunuhnya." ucap Ji Hyun dengan nada dingin.


So Ra yang melihat kejadian ini nampak bingung harus berbuat apa, apa lagi Woo Hyun yang hanya diam tanpa mempertahankannya sama sekali.


"Ternyata nyalimu besar juga." ucap Presdir Kang dengan senyum mengerikan dan menatap para pengawal nya untuk bertindak.


Saat para pengawal dan anak buahnya akan bertindak suara seseorang menghentikan mereka.

__ADS_1


"Berhenti biarkan mereka pergi." ucap Woo Hyun dengan nada dinginnya.


Semua yang ada di sana terkejut terutama So Ra berbeda dengan Presdir Han dan Ji Hyun yang tersenyum.


"Tapi Woo Hyun." ucap Presdir Lee berhenti ketika Woo Hyun memotong ucapannya.


"Biarkan mereka pergi tapi tidak dengan tunangan ku." ucap Woo Hyun dengan nada dingin.


Lee Sung Min, Kang Min Suk, Kim Rae Won, dan Kim Hye Rim tersenyum penuh arti mendengar ucapan Woo Hyun.


"Sejak awal aku sudah memintanya menolak untuk pertunangan ini jika dia tidak menginginkan pertunangan ini, tapi apa kamu tau apa yang di tanyakan oleh So Ra untuk membuat keputusan ini?" ucap Woo Hyun.


"Dan tentu saja aku berkata aku mencintainya sangat -sangat mencintainya dan karena aku sudah mengatakan hal itu kepada cintaku aku tidak akan pernah melepaskan cintaku apapun yang terjadi." ucap Woo Hyun dengan tersenyum penuh arti.


"Kau tidak mencintainya, aku yang mencintainya hubungan kami sudah berjalan dua tahun sebelum kamu muncul, kamu adalah orang luar yang baru saja datang ke hidupnya jadi jangan berharap mendapatkan cintanya." ucap Ji Hyun dengan penuh penekanan di setiap ucapannya.


"Kamu salah Ji Hyun, aku bukan orang luar atau pun orang baru yang muncul ke dalam hidupnya. Kamu yang orang baru kamu mengenal So Ra baru dua tahun begitu sedangkan aku sudah sejak kecil salah mungkin sejak kami masih sama -sama dalam kandungan dan kami sudah saling mencintai sejak lama hanya saja karena suatu keadaan yang membuat kami harus berpisah untuk sesaat, lagi pula kamu tidak mengenal apapun tentang So Ra sama sekali benar bukan, dan aku juga tidak akan membiarkan So Ra jatuh ke tangan laki -laki pengecut seperti dirimu yang tidak bisa menjaganya sama sekali." ucap Woo Hyun.


"Selama ini aku yang menjaganya dan melindunginya bukan kamu jadi kamu tidak bisa mengatakan aku sepeti itu." ucap Ji Hyun.


"Benarkah kamu sudah melindungi dan menjaga Putriku selama ini." ucap Kang Min Suk yang sejak tadi diam.

__ADS_1


"Di mana kamu." ucap Rae Won dengan nada dingin.


Semua yang ada di sana langsung melihat kearah Rae Won kerna sejak tadi dia hanya diam dan sekarang membuat semua bingung dengan ucapan Rae Won kecuali orang tertentu.


"Daddy jangan menggunakan kata -kata yang menyulitkannya untuk di cerna orang bodoh." ucap Hye Rim jengah dengan Daddy nya yang mengatakan setengah -setengah.


Semua tamu dan wartawan terkejut saat mengetahui bahwa wanita yang sejak tadi berada di atas podium itu ternyata adalah Putri dari Presdir Kim Rae Won.


"Saat So Ra di Permalukan dan di tampar di depan umum oleh Ayahmu di mana kamu hanya menonton tanpa berbuat apapun." ucap Presdir Lee Yang sudah malas melihat orang -orang bodoh yang tidak mengerti sama sekali ucapan Rae Won.


"Itu karena..." ucap Ji Hyun bingung ingin berkata apa.


"Karena kamu takut pada Ayahmu itu kan, karena kamu pengecut itulah aku tidak akan membiarkan So Ra bersama kamu." ucap Presdir Kang.


"Hentikan ini, lebih baik kita melanjutkan acara ini dan kami Ji Hyun lebih baik pergi karena So Ra sudah menentukan pilihannya." ucap Hye Rim dengan nada dinginnya dan wajah datar nya karena sejak tadi melihat So Ra yang tidak melepaskan genggamannya dari Woo Hyun atau pun berontak dan itu sudah membuktikan bahwa pilihan So Ra adalah Woo Hyun.


"Dan untuk semua para tamu dan wartawan yang ada saya tidak ingin berita ini tersebar dan tidak ada yang boleh mengambil gambar atau foto kami jika itu terjadi nyawa kalian dan keluarga kalian yang akan menjadi taruhannya." ucap Hye Rim.


Acara di mulai dengan damai sekarang, tukar cincin telah selesai dan setelah itu Woo Hyun memasang kan gelang yang di belinya pada So Ra.


Senyum cerah terpampang di wajah datar Kang Min Suk, Lee Sung Min, Kim Rae Won, dan Kim Hye Rim terutama senyuman Woo Hyun dan So Ra yang sangat menawan untuk para tamu undangan.

__ADS_1


__ADS_2