
Skip Masa Lalu
Langit tiba -tiba menjadi gelap dan petir mulai menyambar membuat semua penduduk dan Klan lainnya bingung dan khawatir tapi tidak untuk beberapa orang yang mengetahui apa yang sedang terjadi.
Di sebuah ruangan yang nampak mengah terlihat seorang Pria sedang tersenyum menatap langit.
"Akhirnya kamu datang Permaisuriku, " ucap laki -laki itu.
Di tempat lain berkumpullah beberapa orang sedang mendiskusikan apa yang sedang terjadi tentang alam.
"Ini sudah waktunya Ketua, orang yang kita tunggu selama ini sudah datang, tapi saya tidak tau di mana keberadaannya, " ucap seorang Pria tampan itu.
"Akhirnya kamu datang juga sayang, akhirnya aku bisa melihatmu, cari dia di manapun, " ucap seorang Wanita paru baya yang masih terlihat cantik yang di panggil Ketua itu dengan suara lembut tapi tetap tegas.
Semua mulai bergerak untuk menjalankan Perintahnya.
Skip tengah hutan
Hye Rim terbangun dari pingsannya dan sudah berada di tempat yang dia tidak tau.
"Dimana aku? kenapa tempat ini terlihat seperti hutan." ucap Hye Rim dengan bingung karna sekarang dia berada di hutan.
Hye Rim yang masih setengah sadar tiba -tiba memegang sesuatu yang lembut dan terasa bergerak -gerak dari arab belakangnya, dan betapa terkejutnya dia saat yang dia pegang itu adalah sebuah ekor yang berwarna putih.
__ADS_1
"Ya ampun, sebenarnya apa yang terjadi? kenapa aku memiliki ekor dan banyak sekali ekornya? warna rambutku kenapa jadi perak? ini pakaian yang aku pakai semalamkan kenapa aku memakai pakaian ini? bukankah pakaian ini semalam menghilang tiba -tiba, sebenarnya apa yang terjadi? dan kenapa aku ada di hutan?" ucap Hye Rim dengan bingung karna perubahannya saat ini.
Tengah Hutan
Hye Rim yang sekarang.
"Aku tidak mau memiliki ekor, ayolah ekor menghilang." setelah mengucapkan itu ekor Hye Rim tiba -tiba sudah menghilang begitu juga telinga yang terlihat seperti ruba itu. Hye Rim nampak sedikit tenang saat ekor dan telinganya itu menghilang, dan mulai berjalan mengelilingi hutan untuk mencari jalan keluar.
Sudah hampir malam tapi Hye Rim masih belum menemukan jalan keluar dari hutan itu.
"Tenanglah Adik kecil, di sini ada Kakak akan menjagamu mengerti." ucap Hye Rim untuk menenangkan Anak perempuan itu. Seorang Pria dengan wajah sangar mendatangi mereka.
"Oh sepertinya aku mendapatkan tambahan buruan, untuk menjadi makananku." ucap Pria itu saat melihat Hye Rim.
"Eh, ternyata kamu di kejar Vampir ya Adik kecil." tanya Hye Rim saat melihat dan mencium aroma laki -laki itu.
Laki -laki itu mencoba menangkap Hye Rim dan Anak perempuan yang di lindunginya dan terjadilah pertarunagan antara laki -laki itu dan Hye Rim.
Seseorang mendengar suara pertarungan dan datang untuk membantu. Di lihatnya Vampir itu dan langsung menyerang Vampir itu. Hye Rim yang melihatnya langsung menghindar dan mendekati Anak perempuan itu, tapi karna tidak terlalu waspada dari arah belakang ada yang menyerangnya dan langsung menggigit lehernya.
__ADS_1
"Sial, aku lengah sedikit saja udah ada Vampir baru." ucap Hye Rim dengan kesal dan melepaskan gigitan itu dari Vampir Wanita itu.
"Ternyata darahmu manis juga." ucap Wanita itu.
"Iya manis tapi setelah kamu meminum darahku siap -siap untuk mati." ucap Hye santai dengan menyilangkan tangannya di dada. Wanita itu yang mendengar perkataan Hye Rim tertawa tapi tiba -tiba Wanita itu merasa tenggorokannya panas dan lama kelamaan tubuhnya hitam seperti terbakan dan menghilang menjadi abu.
Pria yang tadi membantu Hye Rim melihat kejadiaan itu langsung terkejut begitu juga dengan Pria yang melawannya, dengan kesempatan ini Pria Vampir itu langsung mendekat pada Pria itu dan menggigit lehernya dan menghisap darahnya. Hye Rim yang melihat itu langsung membantu dan menghajar Vampir itu hingga Vampir itu memilih kabur karna kelelaha.
Pria yang membantu Hye Rim tadi sudah pingsan karna darahnya yang terhisap dan terkena racun Vampir.
"Kenapa dia jadi merepotkan sih, bukannya meringankan malah tambah masalah saja." ucap Hye Rim saat sudah di depan Pria itu.
Hye Rim lalu mengeluarkan taringnya dan menggigit kembali di tempat gigitan Vampir yang tadi.
Kim Hye Rim
Song Dae Wong
Minta dukungannya ya
__ADS_1