Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
22


__ADS_3

Plak ...


Suara tamparan yang begitu keras hingga membuat semua orang yang ada di sana melihat apa yang tarjadi.


Tamparan yang kuat mendarat di pipi So Ra hingga membuat nya terjatuh dan bibirnya mengeluarkan darah. Hye Rim dan Ji Hyun yang melihat itu sangat terkejut dan melihat siapa yng melakukan itu, dari jauh seseorang yang mengawasi mereka melihat dan langsung melesat ke tempat So Ra dan langsung membawa So Ra kedalam pelukannya.


"Papa, apa yang Papa lakukan." ucap Ji marah karna kelakuan Papanya itu.


Sedangkan Wanita yang ada di belakang Ayah Ji Hyun tersenyum senang.


"Sudah berapa kali Papa bilang untuk menjauhi Wanita miskin ini, kamu bahkan di butakan dengan cinta bodohmu itu hingga mau saja di peralat dengannya untuk jadi tambang uang nya, apa kamu tidak berfikir lihat semua belanjaan yang dia beli itu dengan uang mu." ucap Han Sung Ho dengan geram.


"So Ra bukan Wanita seperti itu Pa." ucap Ji Hyun dengan penuh penekanan pada Ayah nya.


"Woo Hyun, sakit hiks hiks hiks... " ucap So Ra dengan menagis di dalam pelukan Woo Hyun.


"Lihatlah jika dia bukan Wanita ******* lalu ini apa, jelas dia Kekasihmu tapi dia berpelukan dengan Pria lain di depan umum." ucap Sung Ho dengan nada meremehkan.

__ADS_1


Ji Hyun yang lupa dengan keadaan So Ra karna marah langsung melihat ke arah So Ra yang dalam pelukan Woo Hyun. Terlihat Woo Hyun yang sangat marah dengan aura dinginnya dan hawa membunuhnya menatap Han Sung Ho dan Jin Se Yoon.


"Ji Hyun sudah lupakan saja Wanita ******* itu lebib baik kamu sama aku yang jelas sempurna ini, aku cantik, pintar, kaya dan berpendididkan tidak sepertinya yang selalu mencari Pria hanya untuk uang." ucap Se Yoon dengan memegang tangan Ji Hyun, tapi langsung di hempaskan olehnya, dan pergi ke tempat So Ra untuk mengambil So Ra dari pelukan Ji Hyun.


So Ra mesih terus menangis karna tamparan yang ada di wajahnya itu cukup keras.


"Ckckck... muka pas -pasan saja bangga dan ke kayaan yang hampir bangkrut saja di banggakan. " ucap Hye Rim dengan wajah datar dan terkesan meremehkan.


"Jaga ucapan Lo ya, Gue bisa buat kalian sengsara seumur hidup dan Gue jadiin kalian berdua ****** di Club." ucap Se Yoon dengan marah karna tidak terima dengan ucapan Hye Rim.


"Gue yang bakalan buat Lo jadi ******, Lo udah salah berurusan sama orang dan Lo harus terima akibatnya, dan anda Presdir Han yang terhormat bisa bisanya anda jadikan Putra anda alat untuk mendapatkan Kerjasama Bisnis, dan seharusnya anda berfikir 2 kali jika ingin bekerja sama dengan Perusahaannya, Perusahaan yang akan bangkrut di jadikan teman, apa yang menguntungkan atau anda ingin Perusahaan anda juga ikut bangkrut seperti Perusahaan nya, tapi karna anda sudah menyakiti orang yang saya sayang bersiaplah untuk menuju ke hancuran anda, " ucap Woo Hyun dengan penuh penekanan dan aura membunuhnya.


"Tidak aku tidak papa Woo Hyun jangan ambil tindakan tanpa persetujuanku, jangan mengusik Perusahan Ji Hyun." ucap So Ra dengan tegas.


"Kenapa kamu jadi lemah hah, kamu tidak ingin Kekasihmu ini hidup menjadi gelandangan aku tidak masalah tapi dia Orang Tua tidak tau malu ini harus mendapatkan pelajarannya karna berani mengusikmu." ucap Woo Hyun dengan marah karna mendengar So Ra yang membela Ji Hyun.


"Aku bilang jangan mengusik Perusahaan Ji Hyun kamu ingat itu." ucap So Ra dengan lemah dan wajah memohon.

__ADS_1


"Jika kamu tidak mau aku mengusiknya baik lah tapi aku akan bicara tentang kejadian ini pada Paman Kang, kamu tau bukan apa yang akan terjadi jika Paman Kang tau hal ini." ucap Ji Hyun dengan penuh penekanan. Karna dia tau Paman Kang itu sama dengan Paman Kim yang tidak bisa melihat Putri Kesayangannya terluka sedikit pun, jika itu terjadi kehancuran yang mengerikan lah yang akan dia dapat kan.


So Ra yang mendengan itu terkejut dan memandang Hye Rim dengan Wajah memohon bantuan. Hye Rim yang melihat So Ra yang seperti itu hanya membuang nafas kasar dan menatap Woo Hyun sambil menggeleng untuk ucapan tidak.


"Ckckckc... Kalian ini hanya orang miskin yang tidak bisa apa -apa memang apa yang bisa kalian lakukan kepada kami, jangan hanya bisa mengucapkan tanpa pembuktian. " ucap Se Yoon dengan mengejek.


Woo Hyun yang mendengar ucapan se Yoon itu langsung menelfon seseorang.


"Hancurkan Perusahaan Jinsung hari ini juga, aku mau berita ke bangkrut tan Perusahaan itu sudah ada besok pagi, " ucap Woo Hyun sambil menatap tajam Se Yoon.


"Lihat apa yang akan terjadi besok pagi, dan Lo akan tau apa ucapan Gue itu main -main atau buka, dan untuk anda Presdir Han jika bukan permintaan So Ra Perusahaan mu itu juga akan sama dengan Perusahaannya." ucap Woo Hyun sambil membawa So Ra dari sana dengan di ikuti Hye Rim.


 


""""""""Dukung author ya dengan ***LIKE,


KOMEN, VOTE, dan RATE*** nya ya""""""

__ADS_1


 


__ADS_2