Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
26


__ADS_3

Saat ini So Ra dan Woo Hyun sudah berada di Penthouse Keluarga Kim dan begitu terkejutnya mereka melihat Kim Rae Won yang sedang minum -minum di sore hari dengan keadaan kacau.


"Paman apa yang terjadi di mana Hye Rim kenapa dia tidak menghentikn Paman." ucap So Ra dengan khawatir dan pergi mencari Hye Rim ke seluruh sudut Rumah sedangkan Woo Hyun menunggu dengan menemani Paman Kim.


So Ra mencari Hye Rim ke seluruh Rumah dan bertanya pada para Pengawal dan Penjaga tapi tidak da yang tau.


"Sebenarnya kemana Anak itu kenapa aku tidak menemukannya. " ucap So Ra dengan bingung dan membali ke Ruang tengah untuk menemui Paman Kim dan Woo Hyun.


"Di mana si Muka Datar itu." tanya Woo Hyun Yang melihat So Ra datang sendiri.


"Aku tidak menemukannya." ucap So Ra dengan bingung.


"Kalian tidak akan menemukan Hye Rim di manapun, dia sudah pergi." ucap Rae Won dengan lemah.


"Apa maksud Paman? Hye Rim pergi ke mana, kenapa dia tidak mengajakku atau memberi tau ku?" ucap So Ra dengan bingung.


"Dia tidak akan mungkin bisa mengajak mu dan dia belum tentu bisa kembali kemari, Putriku satu -satunya pergi dari ku di depan mataku sendiri dia pergi dalam kegelapan." ucap Rae Won dengan menangis.


So Ra nampam bingung dengan apa yang di ucapkan Paman Kim tapi tidak dengan Woo Hyun yang seperti mengerti dengan apa yang terjadi.


"Kita harus bisa membuat Hye Rim kembali. " ucap Woo Hyun sambil menatap tajam ke arah depan.

__ADS_1


"Ya tentu saja, tapi di mana Hye Rim apa dia memulai misi tanpa mengajakku." jawab So Ra.


Woo Hyun yang mendengar ucapan Sahabatnya itu langsung memukul kepala So Ra hingga merintih kesakitan, Woo Hyun menjelaskan apa yang terjadi hingga membuat So Ra mengerti.


"Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang untuk membuat Hye Rim kembali dan bagaimana rencana kita tentang 2 Wanita Ular itu. " ucap So Ra dengan serius saat sudah mengerti semuanya.


"Kita lakukan rencana awal dan untuk masalah Hye Rim kita cari tau nanti." ucap Woo Hyun sambil menatap tajam ke arah depan.


Skip Masa Lalu


Kini Hye Rim sudah berada di masa lalu 2 hari dan tidak melakukan pekerjaan apapun selain makan dan tidur, dan makanan yang mereka berikan hanya lah darah hewan segar.


"Wei'er apa tidak ada makanan di sini?" ucap Hye Rim dengan wajah datar tanpa ekspresi.


Tidak lama Wei'er datang dengan membawa gelas yang berisi darah Hewan segar.


"Ini Nona makanan nya." ucap Wei'er dengan memberikan gelas itu pada Hye Rim.


"Wei'er aku ingin makan bukan minum, maksudku aku ingin makanan manusia bukan seperti ini." ucap Hye Rim dengan serius.


"Tapi Nona di sini tidak ada makanan manusia." ucap Wei'er dengan takut.

__ADS_1


Hye Rim yang sudah jengah pergi dari Kamarnya menuju Aula rapat.


Di aula semua sedang rapat untuk membicarakan tentang Klan Vampir Teratai Hitam dan Merah yang selalu membuat masalah terhadap manusia.


Hye Rim masuk dengan berteriak memanggil Neneknya.


"Nenek aku lapar, aku ingin makan." ucap Hye Rim dengan wajah memohon.


"Apa pelayan mu tidak memenuhi semua kebutuhanmu sayang. " ucap Mae Xi dengan lembut.


"Aku ingin makan makanan manusia Nenek, aku lapar disini tidak ada yang bisa di makan, tidak ada yang bisa memasak karna takut api, lalu aku harus makan apa, aku ini masih manusia apa Nenek lupa." ucap Hye Rim dengan penjelasan nya.


"Baik lah kamu mau makan pergilah ke Desa di pinggir Hutan ini tapi kamu harus hati -hati banyak para Klan Vampir yang jahat, dan Pemburu Vampir yang buas, ada juga Klan Serigala, dan di pemukiman pasti banyak yang menabur bawang untuk menghindari Para Vampir." ucap Mae Xi dengan lembut tapi tegas.


"Nenek tenang saja bawang -bawang itu tidak akan berpengaruh pada ku, dan untuk para Klan itu aku bisa mengatasinya. " ucap Hye Rim untuk menenangkan Neneknya.


"Baik lah kamu bisa pergi tapi akan ada yang mengikutimu." ucap Mae Xi dan menepuk tangannya hingga muncul pria tampan dengan pakaian hitam.


"Dia adalah Xiao Chen Jendral yang akan nememanimu, dia mampu menahan nafasnya untuk tidak mencium aroma bawang selama 2 jam jadi kamu bisa aman di Desa." ucap Mae Xi dengan tegas.


Hye Rim yang mengerti lalu pergi bersama Xiao Chen meninggalkan Aula itu.

__ADS_1


Xiao Chen



__ADS_2