Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
66


__ADS_3

So Ra yang baru pulang setelah berbelanja tidak sengaja mendengar pembicaraan Papinya yang ada di ruang kerja bersama dengan Paman Kim Rae Won dan Paman Lee Sung Min.


"Aku sangat khawatir dengan keadaan mereka berdua saat ini, kita tidak tau bagaimana keadaan mereka di sana dan apakah meraka berdua bisa kembali ke masa ini. " ucap Lee Sung Min dengan khawatir.


"Aku juga sangat khawatir dengan Hye Rim tapi sepertinya mereka akan baik -baik saja dan pasti akan bisa kembali kemari karena Hye Rim sudah beberapa kali mendapatkan kejadian seperti ini, jadi aku yakin mereka pasti bisa kembali dengan selamat. " ucap Kim Rae Won meyakinkan mereka.


"Aku juga berharap seperti itu, tapi mereka sudah pergi dari sini lebih dari satu minggu. " ucap Kang Min Suk dengan khawatir.


"Aku juga khawatir dengan mereka tapi saat ini kita hanya dapat berharap mereka bisa kembali dengan selamat karena terakhir kali Hye Rim kembali dia membutuhkan istirahat penuh selama tiga hari karena keadaannya yang sangat lemah. " ucap Kim Rae Won dengan gelisah saat mengingat keadaan putri kesayangannya yang baru muncul dengan keadaan lemah.


So Ra yang mendengar ucapan Papi dan kedua Pamannya hanya bisa menangis dalam diam dan langsung pergi ke kamarnya.

__ADS_1


Di kamar So Ra masih terus menangis karena mengingat ke adaan Hye Rim yang sangat lemah saat itu hingga mengharuskannya untuk memulihkan tenaga dengan cara tidur panjang selama tiga hari dan itu membuat So Ra takut jika hal itu terjadi kembali oleh Hye Rim dan terjadi pula pada Woo Hyun.


Selama kepergian Hye Rim dan Woo Hyun selama lebih dari seminggu So Ra lah yang mengurus ke tiga kelompok mafia mereka sedangkan saat Hye Rim saja yang menghilang Woo Hyun lah yang akan menghendel Black Ross, dan saat ini So Ra lah yang menghendel ketiganya membuat semua kegiatannya hanya terfokus pada mafia mereka hingga membuat So Ra melakukan Home Scholling selama beberapa hari dan kurangnya istirahat.


Sikp Masa Lalu


Woo Hyun berada di bawah pohon sambil tiduran merasakan sejuknya angin yang berhembus.


Dari kejauhan Li Mei melihat Woo Hyun yang sedang tertidur di bawah pohon tersenyum senang dan menghampiri Woo Hyun di bawah pohon itu.


"Apa kah tidurmu nyenyak. " ucap Li Mei dengan tersenyum senang.

__ADS_1


"Ada apa? kenapa menatapku seperti itu?" tanya Woo Hyun yang melihat Li Mei terus menatapnya.


"Tidak ada apa -apa, aku hanya ingin mengingatkanmu bahwa kita akan berangkat Kekaisaran Ming sore ini jadi Bibi Min menyuruhku untuk membantumu bersiap -siap. " ucap Li Mei dengan tersenyum.


"Aku bisa bersiap sendiri jadi kamu tidak perlu repot -repot membantu ku." ucap Woo Hyun dengan santai.


"Tidak papa lagi pula Bibi Min yang menyuruh ku untuk membantumu bersiap -siap. " ucap Li Mei dengan tersenyum.


"Tidak perlu, lebih baik kamu juga bersiap -siap bukan kah kamu juga akan berangkat bersama kami nanti. " ucap Woo Hyun dan langsung berdiri dari tidurnya dengan di ikuti oleh Li Mei yang juga ikut berdiri dari duduknya.


"Baik lah aku juga akan bersiap -siap, sampai ketemu nanti sore. " ucap Li Mei dengan tersenyum dan langsung pergi dari sana.

__ADS_1


Woo Hyun melihat kepergian Li Mei dengan wajah datarnya yang sudah kembali seperti semula. Woo Hyun tau jelas sikap Li Mei yang sangat perhatian itu dan selalu menunjukan senyumnya di hadapan Woo Hyun dan dapat Woo Hyun pastikan bahwa Li Mei menyukai Woo Hyun lebih dari sekedar teman tapi Woo Hyun tidak bisa bersikap datar pada Li Mei karena Li Mei dan Pamannya lah Chan Xi Yu yang membuat dia bisa bertemu dengan Ibunya yang selama ini dia rindukan.


Woo Hyun hanya akan bersikap biasa saja jika di hadapan Li Mei karena dia memang tidak memiliki rasa apa pun pada wanita itu karena hatinya sudah sepenuhnya milik So Ra tunangannya dan jika di lihat sepertinya Ibunya menyukai Li Mei dan berusaha untuk mendekatkan mereka dan karena itu pula Woo Hyun tidak bisa bersikap dingin dengan Li Mei karena ini permintaan Ibunya.


__ADS_2