Rahasia Takdir Kehidupan

Rahasia Takdir Kehidupan
45


__ADS_3

Hye Rim saat ini sedang makan siang bersama dengan yang lainnya.


So Ra, Woo Hyun, dan Ji Hyun nampak diam tanpa berbicara satu sama lain. Hye Rim yang melihat mereka bertiga yang pendiam dan tidak bertegur sapa sangat jengah melihatnya.


"Bisakah kalian berbaikan, kalian marah dan bertengkar hanya karena masalah sepele dan itu hanya karena kedua Murid baru itu." ucap Hye Rim sambil menatap tajam Tae Hyun dan Na Ra.


"Ini bukan salahnya, salahkan saja mereka yang terlalu posesif." ucap So Ra sambil menatap Hye Rim.


"Sepertinya mereka sudah mempengaruhi kalian hingga membuat kalian bertengkar seperti ini dan kamu So Ra sepertinya sudah sangat mengenal mereka hingga membuat kamu membela mereka dari pada kami sahabatmu." ucap Woo Hyun yang sejak tadi diam.


"Aku tidak membela mereka tapi kamu memang salah." ucap So Ra dengan kesal.


Tak lama ponsel Sk Ra berbunyi dan tertulis nama Papi yang sedang menelfonnya.


"Halo Pi, ada apa." tanya So Ra dengan bingung.


"Nanti setelah pulang Sekolah pergilah bersama Woo Hyun untuk mencari Cincin pasangan untuk kalian dan mencari gaun yang bagus dan jas untuk Woo Hyun yang sama untuk pasangan karena pesta malam ini." ucap Min Suk di sebrang telfon.


"Tapi untuk apa Papi menyuruhku untuk membeli itu semua." ucap So Ra dengan bingung.


"Tidak perlu banyak bertanya, Papi sudah mengatur semuanya jadi kamu dan Woo Hyun hanya tinggal datang dan memilih." ucap Min Suk dengan tegas dan menutup telfon nya.

__ADS_1


So Ra nampak bingung dengan apa yang di katakan oleh Papinya tapi tetap menuruti Papinya itu.


Hye Rim nampak berfikir dalam diam tentang semua yang terjadi hari ini.


"Apa yang terjadi hari ini padahal kemarin kami semua masih baik -baik saja kenapa tiba -tiba kami bertengkar dan So Ra dapat membela Murid baru itu dengan mudahnya padahal biasanya dia tidak akn mudah membela orang lain jika bukan kami, apa ada yang salah sepertinya memang ada yang salah di sini ada yang ingin meretakkan hubungan kami." fikir Hye Rim yang mulai curiga dengan kedua Murid baru itu.


"So Ra dan Kamu Woo Hyun sepertinya pulang Sekolah nanti kita harus berbicara." ucap Hye Rim dengan wajah datar nya.


"Sepertinya tidak bisa hari ini aku dan Woo Hyun di suruh Papi untuk melakukan persiapan nanti malam." ucap So Ra yang mulai bisa meredam kesalnya.


"Memang kita akan kemana." ucap Woo Hyun dengan datar.


"Iya aku harus pergi dengan Woo Hyun karna ada urusan yang harus kami selesaikan." ucap So Ra dengan tenang.


Ji Hyun yang mendengar ucapan So Ra hanya diam dan memikirkan tentang apa yang di katakan oleh Na Ra tadi pagi.


Flashback


Ji Hyun dan Na Ra sedang dalam perjalanan menuju Sekolah.


"Sepertinya hubungan Woo Hyun dan So Ra lebih dari sekedar sahabat." ucap Na Ra yang membuat Ji Hyun menatap tajam padanya.

__ADS_1


"Bukan maksudku untuk berkata seperti itu tapi aku lihat kemarin So Ra sangat dekat dengan Woo Hyun dan kedekatan mereka melebihi kedekatan kamu dengan So Ra." ucap Na Ra.


Ji Hyun hanya diam saat Na Ra mengatakan semua itu.


...........


Ji Hyun pergi dengan kesal di susul Tae Kwang dan Yeol yang sejak tadi hanya diam melihat apa yang terjadi karena tidak tau apapun. Berbeda dengan Tae Hyun dan Na Ra yang menampakkan senyum walaupun tidak terlihat oleh siapa pun tapi tidak dengan Hye Rim yang melihat senyuman mereka dan itu nampak ganjil untuknya.


"Sepertinya mereka benar -benar ingin bermain -main dengan kami." guman Hye Rim dengan pelan tapi masih dapat di dengar oleh Woo Hyun.


"Sepertinya memang mereka yang melakukan ini dan Hye Rim sudah mengerti semuanya hanya gadis bodoh satu ini yang tidak tau apa pun dan dapat di bodohi oleh mereka." fikir Woo Hyun dengan menatap Hye Rim yang tersenyum penuh arti.


Di tempat lain terlihat dua orang Wanita sedang tertawa bahagia.


"Ini baru di mulai tapi semua yang terjadi lebih dari apa yang kita harapkan." ucap Wanita yanv berbaring di ranjang.


"Kamu benar sekali Yeo Jin ternyata mereka sangat bodoh aku pikir akan sulit untuk memainkan peran ini ternya tidak sulit." ucap wanita yang duduk di sofa.


"Kamu benar Mi Rae aku fikir mereka sangat pintar ternyata mereka benar -benar bodoh, kita akan membuat mereka merasakan apa yang kita rasakan. mereka sudah membuat aku cacat, membunuh semua keluarga kita terutama mereka dengan gampangnya membuat Hae Jin dan Soe Yokn menjadi makanan binatang buas peliharaan mereka." ucap wanita yang berbaring di ranjang yaitu Yeo Jin, Choi Yeo Jin.


"Dan aku akan menghabis Kim Hye Rim itu dengan tanganku sendiri karena dia sudah membunuh ayah, ibu, kakak, da. sau dar kembar ku Park Hae Jin." ucap Mi Rae dengan tatapan marah Song Mi Rae.

__ADS_1


__ADS_2