
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
1 Minggu berlalu.
Ayana sama sekali tidak kembali ke rumah Bayu selama itu,dia memutus kan untuk tetap tinggal di butik.
Tentu saja itu mengundang keheranan karyawan lain nya, karena tidak biasa nya Ayana mau menginap di butik, terutama dengan status baru nya sudah menikah.
"Selamat datang di KNN boutique"Ayana membungkuk hormat kepada pelanggan pertama yang datang, begitu mendongak mata nya membulat ternyata ibu mertua nya yang datang.
"Aya kau bekerja di sini nak?"mama menatap ke arah Ayana dengan penuh selidik.
Mati aku, kenapa harus bertemu mama di sini.
Ayana mengumpat dalam hati, tapi dia mengukir senyum manis, menutupi semua kegelisahan nya.
"Iya ma,sebelum menikah Ayana juga sudah bekerja di sini"Ayana menggigit bibir bawah nya, kebiasaan nya ketika berbohong.
"Oh, tapi kenapa harus bekerja?apa Bayu tidak memberi mu uang?"mama mencecar Ayana dengan banyak pertanyaan.
Oh iya,mas Bayu kan tidak pernah memberi ku uang semenjak menikah.
Mendengar perkataan dari mama mertua nya,Ayana jadi teringat semenjak menikah Bayu sama sekali tidak memberi nya Uang sedikit pun, laki-laki itu hanya mencukupi makan Ayana saja.
"Iya!dia melakukan itu!"mama langsung menyambar melihat keterdiaman Ayana,mata mama melotot tidak suka.
"Diam di sini!mama akan menelpon suami mu!"perintah mama, wanita paruhbaya itu segera mengambil handphone dari tas nya, menekan nomor sang putra bungsu.
[Assalamualaikum ma,ada apa?]
[Bayu! kau tega sekali tidak memberi Ayana uang!jadi selama ini kau bekerja untuk apa?apa kau punya selingkuhan?jika iya, mama pasti kan kau akan di coret dari keluarga Pradana]
Keluarga Pradana memang tidak pernah mentolerir perselingkuhan, beristri dua,tiga atau empat.
[Mama,kenapa menuduh Bayu seperti itu]
[Lalu apa? kenapa kau bisa lupa memberi kan menantu kesayangan mama uang?kau juga yang meminta nya bekerja kan?]
Mama masih bersungut-sungut tidak suka, terutama dengan sikap Bayu yang membiar kan Ayana bekerja.
[Tidak ma,Bayu tidak melakukan itu, Ayana sendiri yang ingin bekerja.untuk masalah uang,Bayu lupa memberi kan nya]
[Ke KNN boutique sekarang,jika dalam waktu setengah jam kau belum sempat,tinggal kan kartu keluarga Pradana]
Tut.
Ayana memandang takut ke arah sang mama mertua,di depan mata nya sendiri wanita ini rela memarahi putra kandung nya demi dia?.
Aku beruntung,Allah memberi ku mertua sebaik papa dan juga mama.
Mata Ayana berubah menjadi berkaca-kaca,sedari dulu ia sama sekali tidak pernah di bela seperti ini oleh seseorang,bahkan ibu panti sekalipun,ia merasa memiliki seorang ibu sekarang.
"Loh Ayana, ada apa?"mama panik melihat mata coklat terang milik sang menantu berkaca-kaca.
"Tidak,Ayana hanya merasa memiliki seorang ibu sekarang ma.sedari kecil Ayana sedih, mengingat Teman-teman selalu di bela ibu nya, sementara Ayana tidak punya ibu"mama tersenyum haru mendengar pengakuan ayana.
"Kau punya mama sekarang kan?"mama mengelus lembut jilbab berwarna putih milik Ayana.
"Oh ya mama kenapa datang ke sini?"Ayana mengeryit bingung,untuk pertama kali Nya ia melihat sang ibu mertua datang kemari.
"Mama ingin membeli gaun itu untuk Rena"mama menunjuk ke arah sebuah gaun berwarna coksu dengan renda di atas nya.
"Biar Aya ambil kan"Ayana segera melepas gaun itu dari manekin.
"Ini benar-benar gaun yang indah ayana, mama ingin memberi kan nya pada Rena.semenjak kecelakaan,Rena terus-menerus murung,bahkan suami nya juga bingung dengan perubahan nya"mama berdecak, mengingat perubahan dari Puteri ke dua Nya.
"Iya, Aya yakin ma,kak Rena akan tampak sangat cantik memakai gaun itu"Ayana mengulas senyum lembut,ia ikut memuji gaun di tangan mama mertua nya.
Tap,tap.
Langkah sepatu terdengar berlarian di atas lantai KNN boutique.bayu datang dengan nafas ngos-ngosan karena harus berlari,untung nya jarak dari kantor ke KNN boutique cukup dekat.
"Awh!"begitu sampai di kasir,tepat di sebelah mama,Bayu langsung di hadiahi sebuah tarikan di telinga nya.
__ADS_1
"Mama sakit"Bayu mengusap telinga nya yang memerah sembari memberengut tidak suka ke arah mama.
"Bayar ini!"mama menunjuk ke arah gaun,membiar kan Bayu mengeluar kan gold card milik nya.
Setelah selesai membayar, tanpa basa-basi mama merebut kartu itu dari tangan Bayu,memberi kan nya pada Ayana.
"Ayana sayang!ambil ini anggap saja ini nafkah dari Bayu untuk mu"Ayana mengerjap bingung,menatap kartu di tangan nya.
"Ma itu kartu Bayu!"Bayu menyanggah cepat.
"Ayana istri mu!dia berhak memiliki apa yang kau miliki"mama menarik tangan Ayana untuk masuk mobil Bayu,untung nya sekarang sudah jam makan siang.
"Cepat ke restauran!"Bayu mendengus kesal,mulai melaju kan mobil,dengan mama dan juga Ayana di kursi penumpang.
"Bagaimana dengan pernikahan kalian?"di tengah perjalanan, mama mulai membuka pembicaraan yang sebenar nya ingin di hindari oleh Ayana.
"Tentu saja baik ma,aku dan Aya bukan anak kecil lagi sehingga mama meng-khawatir kan kami akan bertengkar"Bayu menjawab cepat, karena melihat dari kaca Ayana tetap diam.
Kita memang tidak pernah bertengkar mas,tapi rumah tangga kita jauh dari kata baik-baik saja.
Ayana hanya bisa menelan ucapan nya dalam hati,untuk menjawab ia enggan memperkeruh masalah.
"Kau memperlakukan Ayana dengan baik kan?"mama memicing,menatap Bayu dengan pandangan penuh kecurigaan.
Mama!kenapa curiga pada ku sih.
"Tentu saja"Bayu menjawab singkat.
Akhir nya mereka sampai di salah satu restauran elit,tempat Bayu dan Ayana waktu itu pernah makan bersama.
Mereka bertiga turun secara bersamaan,memesan tempat lalu hidangan.
Tanpa di sadari oleh Bayu, Fia juga ada di sana.tangan wanita cantik itu mengepal erat melihat kedatangan sang suami bersama dengan Ayana.
Kau memang licik Ayana.
Fia memandang nyalang ke arah Ayana, terutama ketika melihat sikap mama dari Bayu yang sangat lembut kepada Ayana.
"Aku harus memberi mu pelajaran Ayana,aku mengizinkan mu masuk ke dalam kehidupan mas Bayu,bukan merebut nya"
"Kalian di sini?"Fia berpura-pura menyapa dengan suara lembut.
Fia?.
Ayana terkejut dengan keberanian Fia untuk muncul di hadapan mama.
"Sedang apa kau di sini siluman?".siluman, julukan yang di beri kan mama kepada Fia.
Siluman,sial.
Tangan Fia semakin mengepal erat.dia tidak suka sifat keluarga Bayu yang terus-menerus menolak kehadiran nya,pada hal sudah jelas Bayu mencintai nya.
"Mama kenapa memanggil Fia begitu?"Fia menarik kursi di sebelah mama,lalu duduk dengan gaya nya yang sangat anggun dan juga elegan.
"Cih!kau bukan putri ku!jika kau putri ku,aku pasti sudah membunuh mu sejak awal"mama menatap tajam ke arah Fia, tatapan penuh kebencian.
Mama membenci Fia?itu wajar.
Ayana hanya mampu berguman lirih, sembari memperbaiki gamis nya.mengingat, saat hendak di ajak makan siang,Ayana menyempat-kan diri untuk berganti pakaian.
"Sekarang pergi dari sini"mama tanpa basa-basi langsung mengusir Fia dari hadapan nya.
"Mama seharus nya tidak berkata seperti itu pada ku?mama tau kan aku wanita yang di cintai oleh Bayu?"Fia menyeringai penuh kemenangan.
"Lalu? putra ku sudah menikah.seiring waktu dia pasti akan mencintai Ayana,istri nya.mengingat,selain cantik,pintar,dan juga Solehah,sejak awal dia masih PERAWAN,tidak seperti mu"
Telak,wajah Fia memerah mendengar balasan dari mama.tangan Fia semakin mencengkram erat tas milik nya, perawan,satu keunggulan yang di miliki oleh Ayana.
Perawan? maksud mama apa?apa itu artinya Fia sudah tidak perawan lagi saat menikah dengan mas Bayu?.
Mata Ayana terbelalak memikirkan fikiran nya sendiri,walau pun itu hanya spekulasi Ayana yakin itu benar.
"Sekarang pergi dari sini!aku muak berdekatan dengan wanita siluman seperti mu!"suara mama meninggi,mengusir langsung Fia.
Merasa di permalukan, Fia berdiri dari tempat duduk nya dengan sangat kesal,berlaku pergi dari sana dengan tangan mengepal.
__ADS_1
"Mama tidak akan mentolerir jika kau masih berhubungan dengan nya Bayu"mama berbicara dengan penekanan di beberapa nada Nya, pertanda itu adalah sebuah ancaman telak untuk Bayu turuti.
"Iya ma"Bayu hanya mengangguk,mulai menyantap makanan nya secara perlahan.
Mereka mulai menyantap makan siang masing-masing, menjelang pukul setengah satu,Bayu mengantar Ayana untuk kembali ke KNN boutique.
"Tunggu"Bayu menarik tangan Ayana untuk menjauh dari mobil, karena di mobil ada mama yang terus mengamati mereka berdua.
"Kembali ke rumah hari ini"Ayana menatap Bayu sembari mendongak, karena perbedaan tinggi mereka.
"Kenapa?"Ayana hanya menjawab dengan sangat singkat.
"Aku tidak peduli kau mau berkata apa Ayana berlian Febrianti,aku akan tetap menjemput mu untuk segera pulang ke rumah"Bayu berbicara tegas,dari mata nya jelas terlihat laki-laki itu tidak ingin di bantah sedikit pun.
"Ayana,jangan harap kau bisa lepas dari genggaman ku"Bayu mengancam Ayana.
"Aku akan memikir-kan nya nanti"Ayana menjawab acuh, sembari melangkah kan kaki nya untuk kembali masuk ke dalam KNN boutique.
***
"Mas!"baru saja Bayu duduk di kursi nya,suara pekikan Fia mengaget-kan Nya.
"Kenapa kau diam hah!mama mu terus-menerus menghina ku di hadapan kau dan juga Ayana!"
Brak!
Fia menggebrak meja kerja bayu.mata nya tersirat kemarahan yang sangat besar, penghinaan yang di lakukan olah ibu dari Bayu benar-benar sudah menggores hati Nya.
"Aku harus berkata apa Fia?aku tidak mungkin membela mu di hadapan mama,mama bisa murka pada ku"Bayu meremas rambut nya secara kasar,situasi benar-benar membuat nya bingung sekarang.
"Tapi aku istri mu mas,setidak nya kau bisa membela ku sedikit saja"Fia masih berbicara dengan nada yang sangat tinggi.
"Lalu apa kata mama?aku bisa dengan senang hati membela mu.tapi bukan kah kau yang melarang sedari dulu? karena kau tidak ingin aku di coret dari keluarga Pradana!"
Perkataan Bayu memang benar,semenjak hubungan mereka di tentang oleh keluarga pradana,Fia memang meminta Bayu untuk tidak mengumbar hubungan mereka,agar Bayu tidak di coret dari keluarga Pradana.
"Aku ingin di anggap oleh keluarga mu sekali saja,kenapa mereka terus menerus menolak kehadiran ku"Fia menarik rambut panjang milik nya frustasi, penolakan keluarga Pradana bagai tamparan besar untuk Fia.
"Aku benar-benar membenci nya"Fia bergumam kasar.
"Kau seharus nya mengerti sayang, keluarga ku tetap menentang cinta kita.sekuat apapun kita berusaha,aku tidak tau ada kesalahan apa kau pada ibu ku?"
Ya,sebuah kesalahan besar.
Fia hanya diam.menatap ke arah Bayu,dengan tatapan yang benar-benar sulit untuk di arti kan.
"Kau mengerti kan sayang?"Bayu meraih pinggang ramping milik Fia,memeluk erat tubuh sang istri.
"Aku benar-benar lelah mas,aku akan beristirahat di sini"Fia melepas kan pelukan Bayu, membaring-kan tubuh nya di sofa ruang kerja Bayu.
Bayu hanya tersenyum,kembali ke meja kerja nya,berkutat dengan berbagai hal.
Dert.
Sebuah pesan masuk,berisi informasi dari seseorang, bahwa bahan obat-obatan sudah habis.
"Fia!aku ada urusan sebentar"Bayu segera beranjak dari duduk nya,masuk ke dalam pabrik yang berada tepat di belakang perusahaan Nya.
Bayu benar-benar membuat perusahaan keluarga Pradana menjadi berkembang pesat.
Perusahaan yang bergerak di bidang farmasi dan juga penyedia berbagai macam alat-alat medis.
Bayu,sosok yang di bangga banggakan oleh keluarga Pradana, karena kecerdasan dan juga ketangkasan yang ia miliki.
semua orang di keluarga besar Pradana sangat menghormati sosok Bayu karena segala pribadi yang ia miliki.
terutama kecakapan nya dalam mengurus perusahaan keluarga, hingga semakin pesat seperti sekarang,patut di acungi jempol.
tapi,tentu tidak ada yang menyangka.sosok yang di puji puji banyak orang ini, adalah suami dengan dua orang istri.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.
__ADS_1