
“aku bodoh?kau yang paling bodoh di sini Ayana!apa kau fikir aku tidak tau,sebenar nya kau mencintai mas Bayu.kau tau laki-laki yang kau cintai mencintai wanita lain,tapi kau dengan bodoh nya bertahan.”
Fia mengeluar kan semua unek-unek yang ia pendam selama ini,tatapan nya berubah kasar.
“aku tidak bodoh! karena aku yakin jika mas Bayu tau siapa kau dia akan berhenti mencintai mu!.terutama saat dia tau,kami bertemu bukan karena perjodohan,sedari kecil kami sudah di pertemu kan oleh takdir!.”Ayana menatap tajam ke arah Fia,mereka tengah mengibar kan bendera perang masing-masing.
Tau siapa aku sebenar nya?.
“apa maksud mu Ayana?!”suara Fia bergetar,walaupun ia sudah berusaha menahan nya.
“kau tau dengan benar maksud ku!jadi berhenti mencari masalah,dan terus-terusan menghasut mas Bayu untuk membenci ku!.”ayana menjawab ambigu.
“apa maksud mu wanita murahan!.”maki Ayana.
“jaga bicara mu!.”
Gurat ketidaksukaan terlihat jelas di mata ayana.dari nada suara nya,tentu orang bisa menebak wanita ini sedang benar-benar marah.
“kau pasti takut mas Bayu berpaling pada ku bukan?.selain cantik aku mampu melayani mas Bayu dengan baik? mempersembah kan mahkota keperawanan ku kepada nya.kau bodoh atau bagaimana?.semua laki-laki akan merasa terhormat jika meniduri seorang perawan, yang artinya dia belum di jamah!memang nya kau apa?berapa laki-laki yang sudah menjamah tubuh mu hah!.”
__ADS_1
Ayana berujar panjang lebar.
Ia tidak dapat lagi menyembunyi kan amarah yang sedari dulu terpendam.
Rasa benci nya kepada Fia semakin bertambah subur,tidak ada wanita yang tidak membenci orang yang telah menghancur kan rumah tangga nya.
Brak!.
Bayu menggebrak meja.menatap tajam ke arah Ayana,mulai tidak menyukai sikap yang di tunjukan wanita itu akhir-akhir ini.
“ayana jaga bicara mu!"suara Bayu meninggi.
Astagfirullah,apa yang barusan ku katakan.
Bibir Ayana bergetar hebat,baru menyadari perkataan nya sudah melampaui semua batas tata Krama yang selama ini ia bangun.
Tidak, Ayana tidak bermaksud menghina Fia dengan semua perkara keji tadi.
Dia hanya refleks.kekesalan selama berbulan-bulan karena hinaan dan perlakuan Fia,membuat Ayana reflek menghina Wanita itu.
__ADS_1
“ma-maaf aku tidak bermaksud menyakiti mu”ayana terbata-bata karena merasa sangat bersalah.
“sudah puas kau menghina ku?”Fia mendongak,menatap Ayana dengan sinis,mata nya memerah.
“aku benar-benar membenci mu!aku akan segera membunuh mu!”Fia gila,tanpa basa-basi dia mengambil sebuah pisau buah,mengarah kan tepat pada dada Ayana.
Dalam hitungan detik,Ayana merasa kan pandangan nya berubah hitam.nafas nya tercekat,terkejut dengan tindakan Fia yang di luar prediksi semua orang.
Darah segar mulai mengalir, membasahi lantai.
Semua orang tampak tertegun.
Ayana tidak lagi mampu bernafas,ini terlalu cepat untuk nya, hingga ia tidak bisa melakukan apa-pun.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote.
__ADS_1