Rahim Pengganti.

Rahim Pengganti.
part 24


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Tangan Vero mengepal erat,tatapan penuh kebencian dia beri kan kepada Bayu.


"Kak!"Ayana terkesiap mendengar Vero membanting pintu mobil dengan keras.


"Arkh!"tidak lama terdengar suara pekikan dari Fia—ayana menoleh tertegun melihat Bayu susah tersungkur di tanah.


"Kak Vero!"Ayana segera keluar dari mobil—hendak menolong Bayu tapi percuma,Vero lebih dulu menahan tangan nya.


"Wah-wah,aku tidak menyangka kau bisa poligami bayu.dan lebih parah nya lagi dengan dia,wanita yang di benci seluruh keluarga"Vero menunjuk ke arah Fia yang tengah membantu Bayu berdiri.


"Jangan menunjuk istri ku!"Bayu menepis tangan Vero yang menunjuk ke arah Fia.


"Istri cih!dia tidak lebih dari pelakor"maki vero.


"Kau benar-benar bodoh Bayu! bagaimana bisa kau menduakan berlian seperti Ayana demi lumpur hina seperti Fia!"


Ayana terjengkit kaget mendengar suara bentakan Vero, hampir saja ia terjungkal ke belakang,jika tidak ada tubuh tegap seseorang yang menghalangi.


"Kau baik-baik saja?"dokter Ridwan yang baru datang, memeriksa kondisi Ayana.


"Ridwan?!jangan bilang kau juga tau bedeb*h ini poligami?"tuding Vero,yang di tuding hanya mengangkat bahu nya acuh.


"Kak jangan ikut campur dalam rumah tangga ku!"Bayu memekik tidak terima, menyembunyikan Fia di balik tubuh tegap milik nya.


Kemarin dokter Ridwan,dan sekarang kak Vero.siapa lagi yang akan tau jika aku menjadi orang ketiga di rumah tangga Bayu dan juga Ayana.


Dia menatap khawatir ke arah semua orang—kesalahan masa lalu jelas membuat Fia khawatir,terutama dengan penolakan keras dari keluarga Bayu untuk nya.


"Rumah tangga?kau tidak pernah menghargai arti pernikahan yang sesungguh nya bayu.bagaimana bisa kau menyebut ini rumah tangga?sementara kau selalu menyakiti Ayana!"


Bugh!


Satu tinju lagi melayang,mengenai wajah tampan bayu.darah mengalir dari ujung bibir,pertanda tinju dari Vero cukup memati kan.


"Diam!"Baru saja Ayana akan bersuara, dokter Ridwan lebih dulu meminta nya untuk diam.


Bagaimana bisa aku diam? sementara laki-laki yang ku cintai sedang dalam masalah sekarang.terlepas dari segala kesakitan yang di beri mas Bayu,aku tidak bisa menampik fakta bahwa laki-laki itu adalah pangeran kecil ku.


Ayana mengulas senyum getir.teringat jelas,bahwa laki-laki yang tengah di pukuli oleh Vero adalah pangeran kecil nya.


Laki-laki yang memberi-kan secercah harapan bagi nya,untuk tinggal di panti asuhan tanpa siapa pun di dekat nya.


Laki-laki yang sama yang membangun semangat nya,dan juga menghancur kan dalam sekejap.


Bugh.


Bugh.


Bugh.


Pukulan demi pukulan di beri kan Vero tanpa ampun kepada Bayu,di iringi dengan Fia yang terus memekik melihat suami nya terus di pukuli.


"Aku akan memberi kan mu pelajaran!"Vero terus memukuli Bayu tanpa henti,meluap kan kekesalan nya.


Vero menyayangi Ayana sebagai seorang adik.karena itu, siapapun yang berani menyakiti Ayana akan berhadapan langsung dengan nya.


"Kak sudah! walupun kau pukuli terus-menerus tidak ada guna Nya.kita seharus nya membentur kan kepala nya dinding!"dokter Ridwan menahan kedua lengan Vero.


Aku benar-benar membenci nya.andai saja tidak melihat nya hampir sekarat aku pasti sudah menghabisi nya lebih dulu.


Dokter Ridwan terkekeh dalam hati.


"Ayana kakak pergi,jaga dirimu"Vero berbalik badan,mengelus jilbab Ayana sebelum berlalu pergi dari sana.


"Ayana kau gila!kenapa kau membiar kan suami kita dipukuli?"Fia bersungut-sungut tidak suka,menatap Ayana penuh dengan aura kebencian.


"Turun kan nada bicara mu!"dokter Ridwan menjadi garda terdepan.


"Dok,sudah lah aku bisa mengatasi nya sendiri.sekarang lebih baik Dokter Ridwan,membantu mas Bayu"Ayana menyela, mengetahui nada bicara dokter Ridwan yang cukup tinggi.


Mau tidak mau, Dokter Ridwan mendekat ke arah Bayu, memapah nya untuk masuk secara perlahan ke rumah.


"Kenapa kau memberi tahu kak Vero?!"Fia mendekat ke arah Ayana, mencengkram kuat bahu dari madu nya itu.


Aku benar-benar tidak mau berhadapan dengan nya.


Ayana memutar bola mata nya malas—enggan menatap ke arah Fia sedikit pun.secara kasar pula,Ayana melepas cengkraman tangan Fia di lengan nya.

__ADS_1


"Ya!aku memang memberi tau nya.kenapa?ini rumah tangga ku,jadi aku bisa meminta siapa saja untuk ikut campur"jawab Ayana lugas.


"Ayana kenapa kau seperti ini?!"bentak Fia kesal.


Tanpa memperduli kan Fia yang terus-menerus berteriak dan marah-marah,Ayana melangkah masuk ke dalam rumah.


Di dalam rumah—tepat nya di ruang tamu.bayu tengah di obati oleh dokter Ridwan, Dokter muda itu tidak henti-henti nya mengoceh dan memarahi sang sahabat.


"Kau benar-benar bodoh Bayu,kenapa kau tetap memilih Fia?!"suara dokter Ridwan naik satu oktaf.


"Ya dia memang bodoh dok"Ayana duduk di hadapan dokter Ridwan,menatap tajam ke arah Bayu.


"Kau tidak perlu ikut campur"Bayu berkata dengan sangat ketus.


"Kau selalu menganggap Fia—istri tercinta mu itu dewi.dia tidak pernah melakukan kesalahan,semua yang di lakukan oleh nya murni karena cinta,kau saja tidak tau sifat asli nya"


Dokter Ridwan menatap Fia tajam yang sedang berdiri tidak jauh dari mereka,kemarahan terpancar jelas dari mata Fia.


Kau tau semua nya dokter,dan aku tidak menyukai itu.


Fia menghentak kan kaki nya kesal, kemarahan jelas terlihat di mata Fia, sebelum wanita itu melangkah pergi dari sana.


"Kau tidak mengenal Fia melebihi diri ku!"Bayu menyanggah tidak suka.


"Ayana aku pamit, jaga suami mu ini"Ayana mengangguk—Mengantar kan dokter Ridwan hingga ke teras.


"Aku pamit.jaga diri mu,aku benar-benar khawatir,aku mengenal Fia dengan sangat baik,dia bisa melakukan apa saja"Dokter Ridwan memberi kan peringatan kepada Fia.


"Memang nya dia selicik apa dok?"


Kenapa sekarang aku jadi khawatir?.apa lawan ku kali ini benar-benar berbahaya.


Ayana meremas kedua tangan nya secara perlahan—menetralisir ketakutan yang mendadak melanda.


"Aku akan menjagamu dari jauh,jangan khawatir"sebelum masuk ke dalam mobil, dokter Ridwan memberi pesan kepada Ayana.


Mobil Dokter Ridwan menghilang di balik pagar hitam rumah Bayu.sejenak Ayana masih terpaku di tempat nya berdiri, mendongak melihat hamparan langit biru yang di hiasi dengan awan-awan putih yang membentuk pola Abstrak.


"Kenapa hidup ku menjadi sangat rumit?"Ayana bergumam sangat lirih.


Melangkah masuk secara perlahan menuju ke dalam rumah.baru saja melangkah,Ayana di sambut dengan tatapan tajam dari Bayu yang di arah kan pada Nya.


"Kenapa kau memberi tau kak Vero hah?!"Ayana terkesiap kaget, mendengar suara bentakan Bayu yang seakan menghunus jantung nya.


"Kau benar-benar gila!kau sangat ingin meng-hancur kan rumah tangga ku Dan Fia kan?jangan salah Ayana kau orang ketiga di rumah tangga kami!"bentak Bayu.


Diam.ayana sibuk berperang Dengan fikiran nya sendiri,ia cukup sadar diri karena dia lah yang hadir di tengah-tengah cinta Bayu dan juga Fia.


"Aku tidak salah, karena sedari awal aku yang hadir lebih dulu"


Aku yang mencintai mu lebih dulu,bahkan ketika kita masih kecil


Ayana bergumam dalam hati.


"Kau benar-benar menjijikan,kenapa semua keluarga ku menyukai mu!"Bayu terus-menerus memaki Ayana.


Mencengkram tangan Ayana erat,Bayu segera menarik tangan sang istri menuju ke kamar.


Dengan sangat kasar,Bayu menghempas kan tubuh Ayana di kasur,Bayu lupa—wanita yang tengah di kasari oleh nya sedang mengandung.


"Aku tidak semenjijikan Fia!aku masih suci tidak seperti dia!bahkan ketika menikah dengan mu dia sudah tidak suci!"


Ayana kembali berteriak lirih—ingin rasa nya Ayana berteriak lantang,tapi mengingat ia sedang mengandung Ayana mengurung kan keinginan nya.


"Jaga bicara mu!"


Plak!


Tanpa basa-basi Bayu melayang kan sebuah tamparan ke wajah ayana.merah bercampur biru,pipi kiri Ayana berubah warna,sudut bibir Ayana bahkan mulai mengeluar kan darah.


"M-mas?"Ayana terdiam.


Tamparan Bayu menjadi sebuah kekecewaan yang cukup besar bagi Ayana,dengan langkah tertatih-tatih wanita cantik itu keluar.


Baru beberapa langkah,Ayana tersungkur dan jatuh pingsan di pinggir jalan tidak jauh dari kediaman Bayu.


Takdir tuhan tengah berpihak pada Ayana.


Sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti tepat di sebelah nya.seorang laki-laki tampan dengan kaca mata hitam.


"King ada apa?"asisten laki-laki itu keluar,menatap heran ke arah sang king.

__ADS_1


Sejenak laki-laki itu menoleh, menelisik keadaan Ayana.


"Kita bawa ke rumah sakit,dia sedang mengandung!"laki-laki yang tidak lain adalah Valentino Lionel Cristian, segera mengangkat ayana, menggendong tubuh nya ala bridal style.


"Baik king"asisten Cristian mengangguk.mulai melaju kan mobil menuju sebuah rumah sakit besar di kota.


Di kursi penumpang—Cristian tengah menatap wajah cantik Ayana yang ada di dekapan nya,bisa Cristian lihat pipi Ayana membengkak.


"Kita sudah sampai king!"


Cristian tersentak,mengangguk mulai membawa tubuh mungil Ayana masuk ke dalam rumah sakit.


Dokter sudah bersiap,Ayana di bawa ke UGD mengingat kondisi nya yang sedang hamil muda sangat rentan mengalami keguguran.


"Kenapa kita menolong nya king?"asisten Cristian duduk di dekat nya.


"Kemanusiaan"


"Apa?"asisten Cristian yang bernama Vie itu tersentak.


Dia tentu mengenal baik sang tuan yaitu Cristian—king mafia dari klan mafia angle of death, laki-laki itu tidak pernah mengenal kata kasihan.


Jika bisa di lihat banyak nyawa yang sudah melayang di tangan nya.selain itu ia di kenal dengan sosok laki-laki yang sering bergonta-ganti pasangan tanpa henti.


"Saya akan segera kembali"asisten vie berdiri dari duduk nya.


Setelah sedikit berbincang dengan dokter.cristian mengiringi brankar Ayana yang akan di pindah kan ke sebuah ruang rawat khusus.


Kondisi kandungan Ayana tengah lemah.


Perkataan dokter terngiang di ingatan Cristian.


Jari-jari kekar milik Cristian secara perlahan mengelus pelan pipi lebam milik Ayana,senyum miris terukir di bibir Cristian—mengingat kemungkinan Ayana adalah korban KDRT(kekerasan dalam rumah tangga).


"King,makan lah"asisten Vie masuk.membawa dua buah kotak makan siang untuk sang tuan.


"Hem"Cristian mengambil nya.mulai menyantap makanan nya dengan sangat nikmat,mata tajam milik nya masih menatap ke arah Ayana.


Cantik.


Christian menyeringai.ayana memang benar-benar cantik, aura ibu hamil terpancar kuat dari wajah wanita itu.


"Dia cantik kan king?"asisten Vie yang sedang duduk sembari menikmati makan siang nya, menggoda Cristian.


"Diam lah,aku tidak menyukai istri orang"kesal Cristian.


"Tapi dia sangat cantik,perlu saya cari tau identitas nya king?"tawar asisten Vie.


"Kurasa dia bukan benar-benar orang asli indonesia.kau lihat kan mata nya saja berwarna coklat terang?"ini pertama kali nya Cristian berbicara panjang,tentang wanita pula.


"Ya king,anda benar"Asisten Vie menjawab pelan.


Eugh.


Ayana melenguh pelan, seiring mata coklat milik nya yang perlahan terbuka.putih,sebuah ruangan putih langsung menyambut Ayana.


"Kau sudah sadar?"Ayana menoleh.suara asing terdengar di telinga nya.


King?.


Ayana ingat laki-laki ini yang ia temui di perpustakaan Beberapa Minggu yang lalu.


"Kau mau minum?"Cristian membantu Ayana untuk meminum segelas air.


"Bayi ku?"gumam Ayana pelan,mengelus pelan perut nya yang masih datar.


"Kandungan anda baik-baik saja"jawab Cristian singkat.


Dia seorang ibu? bagaimana bisa aku mematah kan hati nya,dengan mengatakan kandungan nya benar-benar lemah sekarang,bahkan kemungkinan keguguran sangat besar yaitu 70%.


Cristian melirik ke arah Ayana yang tidak henti-henti nya berujar syukur, karena bayi nya baik-baik saja.


Ya Allah terima kasih, anak ku akhir nya baik-baik saja.


Ayana mengulas senyum lebar,anak nya baik-baik saja sekarang.


Aku tidak menyalah kan mu mas,ini semua karena Fia.wanita itu alasan sikap mu selalu kasar pada ku, Fia lah akar masalah rumah tangga kita,andai saja aku lebih dulu datang dan mengenal mu.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh


Author balik lagi yah guys

__ADS_1


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.


__ADS_2