Rahim Pengganti.

Rahim Pengganti.
part 7.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Baik, sekarang telah di setujui bahwa aku berhak atas mas Bayu selama empat hari"Ayana bangun dari duduk nya.


Di dalam kamar,hanya ada keheningan yg terjadi.dia hanya bisa menunggu hingga shalat isya.


Adzan isya berkumandang merdu,sesegera mungkin Ayana mengambil wudhu, melaksanakan shalat nya


"Ya Allah aku tau ikhlas membiar kan suami ku menikah lagi,adalah salah satu jalan menuju surga mu.tapi aku bisa apa?aku bukan wanita dengan kesabaran seluas samudera yg rela di madu"


Ayana terisak di atas sajadah biru milik nya.


Malam ini di lewati Ayana dengan sangat hening,tidak ada yg menemani nya.dia sendiri, bahkan di tengah gelap nya malam,jika biasa nya ada anak-anak panti yg akan menemani Nya, sekarang Ayana hanya tinggal seorang diri.


Mata Ayana tidak terpejam sedikit pun,bahkan setelah malam menunjuk kan pukul 01:56 Ayana sama sekali belum memejam kan mata nya.


Air mata terus mengalir,membayang kan apa yg di lakukan Bayu dan juga Fia,madu nya.


"Kau mau menikah dengan laki-laki seperti apa Ayana"seorang perempuan bertanya pada Ayana kecil.


"Laki-laki yg harus tampan"Ayana kecil menjawab polos.


"Lalu?"


"Aku ingin menikah seorang suami yg penyayang, baik hati dan juga menjadi kan ku satu-satu nya"Ayana menjawab lagi.


"Bagaimana dengan pria kecil yg kau cerita kan waktu itu"sahabat Ayana kecil mulai bertanya.


"Dia akan tetap menjadi cinta pertama ku.tapi aku tidak bisa menampik bahwa aku bisa saja berpaling nanti"


"Aku tidak bisa menampik bahwa aku bisa saja berpaling nanti"Ayana bergumam mengingat masa lalu nya.


"Andai kau lebih dulu menemani ku,mungkin aku tidak akan di jadi kan rahim pengganti"


Di tengah derai hujan,Ayana memandang ke luar melalui jendela.teringat akan laki-laki kecil yg mendatangi nya dulu.


Cinta pertama.ya anak kecil itu menjadi cinta pertama bagi Ayana, cinta anak-anak yg telah lama berlalu.


Adzan subuh berkumandang,membuat Ayana tersentak dari lamunan nya.ternyata sudah lebih dari 4 jam ia duduk di dekat jendela,tanpa tidur dan merasa lelah sedikit pun.


Setelah melaksana kan shalat subuh,Ayana langsung bersiap-siap untuk pergi kerja.sulit memang,selama menikah Bayu sama sekali tidak memberi kan nya nafkah.


Uang tunai seratus juta masih di simpan di brankas,Ayana sama sekali belum mengambil nya,ia ingin mengguna kan itu ketika berada di dalam keadaan terdesak saja.


Mungkin jika ia lelah,ia bisa membawa uang itu kabur,dan bisa menjalan kan hidup nya sendiri.


"Astagfirullah non,non Ayana tidak apa-apa kan?"bibi terkejut karena melihat kondisi Ayana,dia juga memandang iba ke arah nona nya.


"Memang nya aku kenapa bi?"Ayana menjawab lemah.


"Non,ini di minum.non kelihatan sangat lelah,wajah nona juga sangat pucat di tambah kantung mata nona yg sangat terlihat"


Bibi memandang iba ke arah Ayana,wajah wanita itu sangat pucat,kantung mata nya jelas terlihat di tambah ke dua mata nya yg sangat sembab.


"Terima kasih bi"Ayana menerima segelas susu, menegak nya sembari mengamati makanan yg tersedia di atas meja.


Ah iya,dari semalam aku belum makan sedikit pun.


Ayana baru teringat jika sedari tadi malam dia sama sekali belum makan apapun.


"Ini non makan,non kan mau bekerja"bibi mengambil kan sepiring nasi goreng beserta lauk nya, makanan favorit Ayana.


"Terima kasih bi"Ayana menjawab singkat.


"Ayana kau sudah bangun?"Fia yg baru saja selesai berpakaian duduk di hadapan Ayana.


Sejenak Ayana melirik,menghela nafas ketika melihat rambut wanita itu basah.tidak ada satu pun kata yg keluar dari mulut Ayana,bahkan setelah ia menghabis-kan sarapan.


"Ayana bukan kah kita sudah berdamai?"Fia berkata canggung.


"Ya.kita sudah berdamai,maka karena kita sudah berdamai, alangkah lebih baik nya lagi jika kita menghargai privasi masing-masing kak"Ayana menatap ke arah Fia sekilas.


"Iya"Fia menjawab singkat.


"Sayang kau ingin berangkat sekarang? bagaimana jika antar kan Ayana juga?"Fia langsung mendekat ke arah Bayu yg baru saja turun, menghadiahi kecupan singkat di pipi Bayu.


"Tidak perlu,dia bisa berangkat sendiri"Ayana menghela nafas pasrah,Bayu selalu saja enggan berdekatan dengan nya.


"Sayang"Fia merengek manja.


"Hari ini jadwal mu bersama dengan nya"Fia mencoba untuk membujuk Bayu lagi.


"Baik lah untuk mu"Bayu mengecup bibir Fia,lalu berlalu pergi di ekori oleh Ayana.


Ya Allah sakit nya.


Ayana hanya bisa diam,dia terlatih untuk menangis tanpa suara sedikit pun.

__ADS_1


Di dalam mobil lagi-lagi Ayana hanya diam.untuk sekarang ia tenang karena sudah mendapat kan periode menstruasi,yg arti nya dia tidak hamil.


"Kau bahagia mendapat kan apa yg kau ingin kan!seharus nya kau sadar diri kau tidak lebih dari Seorang rahim pengganti!lalu kenapa kau menuntut lebih".


Aku benar-benar kesal pada nya.


Ingin rasa nya Bayu mengumpat wanita yg duduk di sebelah nya,namun Bayu bukan tipe laki-laki yg suka mengumpat.


"Mas lupa satu hal!rahim pengganti ini juga manusia"Ayana bergetar.


"Manusia yg di buang oleh keluarga kandung nya bukan?!.sebenar nya anak siapa kau hah! jangan-jangan ibu mu pelac*r yg sering bergonta-ganti laki-laki.karena itu ia membuang mu di panti asuhan, karena tidak ingat siapa ayah kandung mu sebenar nya?"


Ayana menutup telinga nya.tiba-tiba tangis nya memecah keheningan di dalam mobil.mental nya sangat lemah,jika di singgung masalah anak siapa diri nya.


"Jangan berkata seperti itu tentang ibu ku!"Ayana terisak keras.


"Ibu ku wanita yg baik-baik.jika kau membenci ku kenapa kau berkata kotor pada ibu ku hah!"Ayana berteriak marah,tangan nya mengepal erat.


"Ayana aku"Bayu terdiam,dia benar-benar khawatir dengan keadaan Ayana,wanita itu seperti terkena gangguan mental, karena berteriak keras.


"Apa!kau mau menghina ku lagi!aku tau aku hanya rahim pengganti!tapi bukan berarti kau Nisa menghina ku!"Ayana menghapus air mata nya,begitu sampai di depan KNN boutique,dia mulai keluar dari dalam mobil.


Apa aku salah ya?.


Bayu menoleh,melihat punggung Ayana yg masih bergetar.ada sedikit rasa bersalah di hati Bayu, karena ia dengan lancang menghina Ayana.


"Ayana kau baik-baik saja?"Rini sang rekan kerja mendekat ke arah Ayana.


"Iya.aku hanya sedang tidak enak badan,ini apa?"dengan suara detak Ayana bertanya, menunjuk ke arah kotak kecil berwarna hitam.


"Ini hadiah dari nona kim.dia mengata kan hari ini ulang tahun ibu kandung nya, ini sebuah jam tangan.tadi juga ada undian,andai kau datang lebih cepat,kau bisa ikut dia pergi ke Korea"


"Maksud nya?"dahi Ayana mengeryit,tampak nya ia belum mengerti arah pembicaraan Rini.


"Kau memenang kan undian nya,dan terpilih sebagai karyawan yg beruntung karena memiliki kesempatan untuk bekerja di KNN BOUTIQUE pusat, Seoul Korea Selatan"


Ayana hanya mengangguk kan kepala nya.tangan nya perlahan membuka kotak jam di tangan nya,sebuah jam berwarna silver dengan logo khas KNN boutique,tampak nya jam ini memang di pesan untuk para karyawan butik.


"Indah"Ayana berucap lirih,sembari memasang jam tangan itu di tangan Nya.


Siang hari.


Dert dert.


Ayana yg baru menyelesai kan shalat di sebuah masjid yg tidak jauh dari KNN boutique, mengeryit heran ketika sebuah nomor tidak di kenal masuk.


Karena penasaran ,Ayana sesegera mungkin mengangkat telpon,menempel kan tepat di dekat telinga nya.


[Halo?]~ayana.


[Kau di mana?kita makan siang sekarang?]


[Mas Bayu?]~ayana.


[Cepat kata kan kau di mana?!]


[Masjid seberang KNN boutique]~ayana.


Tut.


Panggilan di mati kan.


Ayana menghela nafas, sesegera mungkin bangkit dari duduk nya,lalu berjalan keluar.


Di parkiran masjid, Ayana melihat mobil sang suami,tanpa fikir panjang ia segera masuk ke sana.


Di dalam mobil tidak terjadi obrolan sedikit pun,Bayu sibuk menyetir sementara Ayana sibuk mengamati handphone di tangan nya,berselancar di dunia Maya.


"Turun lah"Ayana menoleh,ternyata mereka sudah sampai di sebuah restauran besar, restauran yg cukup terkenal di kalangan remaja.


Ternyata Bayu sudah memesan sebuah meja,tepat nya di pojok restauran.


Setelah memesan beberapa makanan, keheningan kembali melanda.


"Maaf"Ayana menoleh, mengangguk kan kepala nya singkat, menjawab permintaan maaf dari Bayu.


"Itu bukan masalah"Ayana menjawab singkat,suara nya terdengar lembut.


Ya!mulai lah bersikap baik Ayana,rebut dia dari Fia dengan cara yg berkelas.kau pasti kalah jika soal cinta,tapi untuk masalah drama,aku Juga bisa melakukan nya bahkan lebih baik dari yang Fia bayang kan.


Ayana menoleh ke arah band yg ada di restauran,lagu romantis di nyanyi kan oleh seorang penyanyi laki-laki yg terlihat masih muda,sekitar sembilan belas tahun.


"Kau ingin bernyanyi?"Bayu sedikit mengeryit karena Ayana terus menerus menatap ke arah band music.


"Tidak,aku hanya suka suara nya yg sangat indah"Ayana menggeleng,mulai menikmati makanan di hadapan nya.


"Kau bisa bernyanyi?mama mengata kan wanita yg di jodoh kan dengan ku memiliki suara yg indah?".ini untuk pertama kali Nya, Bayu berbicara panjang tanpa nada membentak atau mencaci.


"Tidak terlalu"Ayana menjawab sungkan.

__ADS_1


"Bisa bernyanyi untuk ku?"Bayu menatap Ayana penuh harap.


Bayu memang orang yg sangat menyukai musik,terutama lagu.hanya saja,suara nya tidak merdu atau pun indah,suara nya terdengar sangat fals dan juga nada yg berantakan.


Ingin meminta wanita yg ia cintai Fia bernyanyi,itu pun percuma.karena selain tidak bisa bernyanyi, Fia tidak menyukai musik.


"Setelah ini"Ayana menghabis kan makanan yg ia miliki dengan cepat.


"Benar kah?"Ayana menyeringai puas melihat Bayu yg menatap nya penuh harap.


Semangat Ayana!secara perlahan kau akan mendapat kan cinta suami mu.membuat Nya hanya mencintai mu seorang.


Setelah selesai menghabis kan makanan yg ada di hadapan nya,Ayana segera bangkit dari duduk nya.


Membiar kan Bayu memandang ke arah nya penuh rasa harap.


"Bisa kah saya menyumbang sebuah lagu?"Ayana bertanya lembut.


"Tentu saja kak.saya akan mengiringi nya"vokalis laki-laki itu tampak sangat bahagia dan juga antusias.


Ayana mulai duduk di kursi tepat di sebelah vokalis laki-laki itu.memegang mic dengan cara yg sangat elegan, sesekali ia mengukir senyum manis ketika bertatapan dengan Bayu.


" Admesh kamaleng~Ku mau dia"Ayana melirik ke arah bayu sebentar,sebelum bersiap mengeluar kan suara merdu yg ia miliki.


Laki-laki yg di lirik Ayana,tampak mengulas senyum antusias,dia bersiap mendengar wanita yg menjadi istri pertama nya itu bernyanyi.


Ku harap semua ini bukan sekedar harapan


Dan juga harapan ini bukan sekedar khayalan


Biar kan 'ku menjaga nya sampai berkerut


Dan putih rambut nya jadi saksi cinta ku pada nya


Tak main-main hatiku


Apa pun rintangan nya ku ingin bersama dia


Kumau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu kala susah dan senang ku


Ku mau dia, walau banyak perbedaan


Kuingin dia bahagia hanya lah dengan ku


Hohoooooo.


Biar kan ku menjaga


nya sampai berkerut


Dan putih rambut nya jadi saksi cinta ku padanya


Tak main-main hati ku


Apa pun rintangan nya ku ingin bersama dia


Kumau dia, tak mau yang lain


Hanya dia yang s'lalu ada kala susah dan senang ku


Ku mau dia, walau banyak perbedaan


Ku ingin dia bahagia hanya lah dengan ku


Bukan ku memaksa, oh Tuhan


Tapi ku cinta dia (yang kucinta hanya dia)


Ku mau dia.


Dan hanya lah dia


Ku mau dia Tak mau yg lain.


hanya dia yg selalu ada kala susah dan senang ku.


Ku mau dia walau banyak perbedaan.


Ku mau dia bahagia hanya dengan ku.


Bukan ku memaksa oh tuhan.


Tapi ku cinta dia.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh


Author balik lagi yah guys

__ADS_1


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote,vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE vote vote vote vote.


__ADS_2