
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
"Memang nya kenapa?rumah tangga mu sedang bermasalah?"tanya bartender lagi.
"Tidak,bukan seperti itu.aku hanya bertanya,dan satu lagi apa laki-laki mudah berpaling ketika ada perempuan yang lebih cantik dan bisa memberi kan keturunan?".
Fia terus bertanya.
"Tergantung,bisa jadi ya bisa jadi tidak, tergantung laki-laki itu sendiri.biasa nya hubungan dengan keluarga besar juga ikut andil,dalam keharmonisan rumah tangga."
Keluarga besar? keluarga mas Bayu tidak tau aku menikah dengan mas Bayu,aku takut itu akan membawa pengaruh yang tidak baik untuk pernikahan kami.
***
"Mas Ayana belum makan ini lho.”ayana mengerucut kan bibir nya karena Bayu terus mencari restauran bagus dan sehat tanpa hendak berhenti.
"Iya,sabar sebentar."Bayu bersungut-sungut,ia mencari restauran yang sehat,bila mungkin yang khusus untuk ibu hamil.
"Mas,baby mau itu"
Bayu menoleh mengikuti arah jari Ayana.mata nya terbelalak kaget, melihat yang di tunjuk oleh Ayana adalah warung pecel lele di pinggir jalan.
"Ayana,kita cari restauran saja."Bayu enggan berbelok.
"Mas,tapi Aku dan baby mau makan di sana."memasang manik mata berkaca-kaca walau pun hanya sebuah drama.
"Itu tidak higienis Ayana, kita cari restauran saja ya"Bayu keukeh menolak.
"Tidak!jika kita tidak makan di sana,lebih baik Ayana tidak perlu makan sekalian."
Ayana memaling kan wajah,merajuk.
"Ayana kita bisa ke restauran yang lain, kenapa kau tidak mengerti?"Bayu menahan amarah nya,meladeni ibu hamil memang harus ekstra sabar.
"Ya atau tidak sama sekali!"Ayana menatap Bayu dengan pandangan memohon.
"Baik lah,untuk sekali ini saja."Bayu mengalah,membelokan mobil di dekat warung pecal lele.
Kau akan bertekuk lutut di hadapan ku mas,lihat saja nanti.
Ayana mengulas seringai sangat tipis,menghela nafas panjang Ayana dengan langkah riang keluar.
"Tunggu!"baru saja hendak masuk,suara Bayu kembali menghenti kan kegiatan nya.
"Kenapa lagi mas?"Ayana menoleh dengan wajah bersungut-sungut.
__ADS_1
"Kemari."Bayu menggoyang kan tangan nya,meminta Ayana untuk segera mendekat.
Ternyata mas Bayu sangat menyebal kan.
Ayana mendekat,menatap Bayu dengan tatapan malas dan menjengkel kan.
"Sini tangan mu."Bayu menarik kedua tangan Ayana, menyemprot kan hend sanitizer di kedua tangan istri nya.
"Mas bukan nya ini terlalu berlebihan?"tanya Ayana.
"Tidak ada yang berlebihan untuk kesehatan Ayana,seharus nya sebagai calon ibu kau mengerti itu."Bayu mengoceh panjang.
"Iya-iya,calon ayah kan beda."berujar malas,tapi tak urung melingkar kan tangan di lengan Bayu.
"Aku semakin mencintai mu mas."Ayana mengecup singkat pipi Bayu, sebelum Manarik laki-laki itu masuk.
Bayu mengamati sekeliling.netra nya melirik kesana-kemari, walaupun terletak di pinggir jalan,warung pecel lele ini cukup ramai pengunjung.
Ayana baru selesai menyebut kan makanan yang ia pesan,melirik ke arah Bayu yang sedang sibuk mengamati sekeliling.
"Mas pasti tidak pernah makan di sini kan?"tebak Ayana.
"Aku tidak pernah makan di pinggir jalan, sedari kecil aku makan di restauran mewah,kau tau sendiri kan bagaimana keluarga ku hidup?"
Bayu menoleh.ia hidup di lingkungan orang kaya,bagi nya terbiasa makan di restauran mewah.
"Em,kau beruntung mas.bagi kami anak-anak panti,makan di warung pinggir jalan saja merupakan suatu kebahagiaan tersendiri, karena kami tidak pernah makan di luar sekalipun."
Bayu menoleh, melihat Ayana mengulas senyum sangat lebar, terlihat bahagia sekali di mata nya.
"Mas, terima kasih sudah meluang kan waktu untuk ku,aku sangat bahagia karena bisa menghabis kan hari ini dengan mu.”
Ayana meraih tangan Bayu, menyelusup kan jari-jemari nya di sela-sela jemari kekar milik Bayu.
"Aku bahagia."
Bayu hanya mampu mengangguk.melirik ke arah tangan Nya yang sedang di genggam oleh Ayana.
Deg.deg.deg.
Jantung Bayu berdetak tidak karuan,ini pertama kali tangan kedua nya saling bertaut.
"Wah sudah datang."Ayana berbinar bahagia melihat pemandangan di hadapan nya,pecel lele favorit nya tersedia di sini.
"Mas ayo!atau mau ku suapi sekarang?"Ayana menoleh.
"Tidak,kau makan saja aku sedang tidak lapar"Bayu menyeruput es teh di hadapan nya, sesekali melirik ke arah Ayana.
__ADS_1
Dia bahagia hanya karena makan bersama dengan ku?terbuat dari apa hati nya ini sebenar nya.
Bayu menghela nafas panjang,menumpu kedua wajah nya.menatap ayana yang makan dengan sangat lahap.
Dert,dert.
Handphone di atas meja bergetar,mata Ayana terbelalak kaget melihat id yang tertera di sana,adik panti nya menghubungi.
"Makan saja"Bayu berujar dengan sangat ketus,menarik handphone Ayana.
"Mas itu dari adik panti ku,pasti terjadi sesuatu"Ayana berujar kesal.
"Makan dengan tenang"tidak menghirau kan rengekan Ayana, Bayu tetap memerintah.
"Mas,baby akan marah ini"Ayana mengelus perut nya pelan, menatap ke arah Bayu dengan mata sendu.
"Cih!biar aku yang mengangkat nya,habis kan makan mu dulu.”
Ayana mengangguk, membiar kan Bayu uang yang menjawab telpon nya.
Terdengar Bayu mulai berbincang-bincang sebentar,entah apa yang mereka bicara kan, tapi gurat tidak bahagia terlihat di wajah Bayu.
"Ada apa mas?"Ayana selesai dengan makanan nya.
"Kita ke panti"setelah membayar makanan nya, Bayu menarik tangan Ayana,mengajak nya masuk ke mobil.
Tanpa mereka berdua sadari.seseorang tengah mengepal kan tangan nya geram,menatap penuh cemburu ke arah sepasang suami istri yang baru masuk ke dalam mobil.
Aku benar-benar membenci mu Ayana, tunggu saja aku akan segera menyingkir kan mu.
Fia menatap tajam suami dan juga madu nya.dia tadi hendak pulang ke rumah,tapi amarah nya mendadak membuncah melihat Bayu sedang makan di pinggir jalan bersama Ayana.
"Mas!"Fia berteriak kesal,berdiri di depan mobil Bayu.
"Fia?"Bayu terkaget.
Dia kenapa lagi sih?.
Ayana memutar bola mata nya malas, Fia selalu hadir di tengah-tengah kebersamaan nya dengan Bayu.
"Buka!"Ayana menurun kan kaca mobil karena Fia terus-menerus menggedor-gedor kaca mobil.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote.
__ADS_1