
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Ayana terus berlari tanpa memikir kan kandungan nya,ibu hamil memang sangat sensitif dan peka terhadap sesuatu.
"Hiks,hiks aku hanya beban"Ayana terisak,belum menyadari di mana dia berada sekarang.
Setelah tidak mendengar suara teriakan Dokter Ridwan atau pun max,Ayana baru menyadari dia berlari terlalu jauh.
Begitu menoleh ke kanan dan kiri,hanya ada perkebunan.ayana masuk terlalu jauh,ke dalam perkebunan milik Cristian yang luas nya ribuan hektar.
Cristian menghela nafas panjang,semua anak buah nya sudah ia pencar masuk ke perkebunan.
"Bagaimana bisa kalian kehilangan Ayana ku?!"bentak Cristian.
"Memang nya kau fikir kami apa? kami bukan atlet lari yang bisa mengejar nya.lagi pula perkebunan ini sangat lebar, bagaimana bisa kami berdua menemukan nya?."
Dokter Ridwan mengumpat kesal dengan nafas nya yang sudah ngos-ngosan karena berlari.
"Ini minum lah!"asisten Vie mengulur kan sebotol air mineral.
"Terima kasih."Dokter Ridwan menegak habis air mineral dari asisten Vie.
"Lebih baik anda duduk di sini king, biar kami saja yang mencari nona Ayana."Alex menunjuk ke arah bangku putih.
"Astaga"Cristian menjatuh kan tubuh nya di kursi,menatap sekeliling dengan pandangan bingung.
"Kita semua berpencar yang menemu kan nona Ayana lebih dulu,harus saling mengabari"asisten Vie memberi kan instruksi,sebelum mereka berpencar.
Mereka semua berpencar.asisten Vie adalah satu-satunya orang yang paling mengetahui seluk beluk perkebunan ini, langsung bergerak cepat,sembari memegang pistol.
Anda di mana nona Ayana?ini sangat berbahaya.
Gumam asisten Vie lirih.
"Suara itu?"langkah asisten Vie melambat, netra nya melirik kesana-kemari begitu mendengar suara isakan seseorang.
Tidak mungkin kan hantu?memang nya ada hantu yang berani masuk ke perkebunan milik king, sementara pemilik nya saja raja iblis.
Di situasi menegangkan asisten Vie sempat-sempatnya mengejek Cristian sebagai raja iblis,itu lah kenyataan nya.
"Nona Ayana?!"asisten Vie memekik kaget, ternyata Ayana lah yang ia kira hantu.
"Asisten Vie?"Ayana bergumam lirih,mata nya sudah sembab karena menangis.
__ADS_1
"Semua nya,berkumpul satu titik,saya sudah menemu kan keberadaan nona Ayana." Melalui earphone asisten Vie memberi kabar dia sudah menemu kan Ayana.
"Anda baik-baik saja kan nona?"membantu Ayana berdiri, asisten Vie melirik keadaan Ayana.
"Aku takut,aku tersesat"Ayana masih terisak, ketakutan tersisa di hati nya.
"Jangan takut nona, Mari ikut saya"asisten Vie menuntun Ayana untuk keluar dari perkebunan.
Tidak memerlu kan waktu lama, asisten Vie berhasil membawa Ayana keluar dari daerah perkebunan.
"Astagfirullah masyaallah"Ayana luruh di tanah setelah berhasil keluar dari perkebunan.
"Hiks,hiks aku takut"Ayana terisak.
"Oh astaga,Ayana ayo minum dulu,bayi mu pasti haus kan?"dengan nada lembut,max mendekat.
"Aku takut"Ayana tidak memperduli kan perkataan max.
"Minum dulu,kau tidak mau kan anak mu kehausan"masih dengan suara yang lembut,max mengulur kan sebotol air mineral.
Tanpa di pinta,max membantu Ayana untuk minum.tangan nya sibuk menghapus keringat yang bercucuran di dahi Ayana.
"Aku takut."
"Ayana."
Mendengar suara Cristian,reflek Ayana mundur ke belakang.
"Aku minta maaf, karena merepot-kan mu lagi"suara Ayana yang bergetar, benar-benar mengganggu pendengaran Cristian.
"Ayana,aku..."Cristian mendekat,hendak meraih tubuh Ayana yang terduduk di lantai.
"Tidak,jangan mendekat aku tau aku salah."Ayana menepis Cristian,mata nya menatap Sendu laki-laki tampan itu.
"Aya,ayo masuk.aku membeli kan beberapa barang untuk mu,kau bisa memilih satu agar aku bisa memberi kan nya pada kak Vero."
Dokter Ridwan yang mengerti situasi di luar kendali segera mendekat,memapah Ayana untuk masuk.
"Ini salah ku,dia ketakutan"gumam Cristian sangat lirih, menatap sendu ke arah punggung Ayana yang baru melewati nya.
"Ku mohon,maaf kan aku ayana.aku tadi lepas kendali,aku tidak bermaksud membentak mu."
Ayana diam di tempat,belum bergeming.melirik sekilas ke arah tangan yang sedang menahan lengan nya lembut.
"Ku mohon,aku benar-benar minta maaf"Cristian menghela nafas, karena Ayana tidak mau berbalik ke arah nya sedikit pun.
__ADS_1
Maaf,andai aku bisa mengendalikan diri ku.
Rasa bersalah menyergap hati Cristian,andai dia lebih mampu mengontrol diri,mungkin ini semua tidak akan terjadi.
"dok,aku lelah bawa aku masuk"pinta Ayana lirih.
"iya ayo!"dokter Ridwan merangkul bahu Ayana,memapah ibu hamil itu untuk berjalan masuk.
"ah sial!"umpat Cristian kesal,meninju tembok di sebelah nya,hingga darah segar mengalir.
astaga astaga,aku tidak mau menjadi budak cinta seperti king nanti.Max.
cih!apa ini yang di sebut the power of love? bagaimana bisa king yang tidak pernah berucap maaf sekalipun,luluh di hadapan nona Ayana.
asisten Vie berdecak dalam hati,menatap tajam ke arah Cristian.
"jika kalian mengenal wanita,lebih baik jangan terlalu mencintai nya,kalian lihat sendiri kan kondisi king?."
nada ejekan terdengar jelas dari bibir Alex, Casanova itu memang gum merasa kan yang nama nya cinta.
"diam!"bentak Cristian menggelegar,menatap semua orang dengan tajam,sebelum berlalu pergi.
kamar Ayana.
"ayo minum dulu"dokter Ridwan mengulur kan air minum,sembari membenahi posisi bantal penyanggah punggung Ayana.
"aku takut dok.bagaimana jika aku benar-benar tersesat tadi?pasti banyak hewan buas di sana kan?"Ayana bertanya panjang,manik nya bergetar.
"jangan khawatir.semua nya sudah berlalu,apa kau pikir Cristian akan membiar kan hewan buas memakan mu?"energi posisi tentang Cristian di salur kan oleh Dokter Ridwan.
"tapi king benar-benar marah pada ku.aku hanya tidak mau merepot kan nya lagi, karena itu aku ingin ikut Daddy pergi."
gumam Ayana lirih,tapi mampu di dengar dokter Ridwan dengan sangat baik.
menghela nafas panjang, dokter Ridwan berusaha untuk memahami Ayana,walau sedikit.
"apa dia pernah bilang dia merasa di repot kan dengan kehadiran mu?tidak kan.justru dia bahagia dengan kehadiran mu, dia bahagia dengan kehadiran bayi mu.walaupun bayi ini bukan anak nya, Cristian tetap mau menerima nya dengan tangan terbuka,memberi kasih sayang pada nya kelak."
Ayana terdiam, dokter Ridwan secara perlahan menghapus semua pemikiran buruk tentang Cristian di Fikiran Ayana.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote
__ADS_1