Rahim Pengganti.

Rahim Pengganti.
part 79.


__ADS_3

FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


"Terima kasih"Cristian berujar lembut.


Mereka menikmati makan malam dengan tenang, sesekali membahas kehadiran bayi mereka nanti,dan di mana Ayana akan melakukan persalinan.


"Kau mau melakukan persalinan di mana?mau di luar negri?"Cristian dan Ayana tengah duduk di atap, menikmati malam berdua.


"Memang boleh?"dahi Ayana berkerut dalam.


"Tentu saja apa yang tidak untuk mu?"jawab Cristian.


Setelah selesai dengan berbagai acara dinner hari ini.cristian kembali ke markas,ada beberapa orang yang sedang menunggu kehadiran nya.


Sebuah rapat Dadakan akan terjadi hari ini,ada beberapa anggota angle of death yang bersiaga.


"Bagaimana kabar black rose?apa dia masih terlihat?"Cristian,duduk di kursi kebesaran nya,menatap tajam ke arah semua orang.


"Tidak,cukup lama black Rose Hiatus.dia hanya sering muncul,saat Mafia Dragon white,dalam masalah."


Cristian mengangguk.sejujur nya dia belum mengetahui siapa black rose yang sebenar nya.


tapi jika tidak salah ada kabar burung yang mengata kan gadis itu dekat dengan Kim ae-ra, seorang desainer yang barang-barang nya selalu di beli Cristian.


"Hiatus?kita masih butuh bantuan nya."gumam Cristian pelan.


"Saya sudah menghubungi king Mafia Dragon white,king.beliau mengata kan tengah membujuk black Rose sekarang."asisten Vie yang duduk di sebelah Cristian berujar.


Black rose the Queen of Mafia.Mafia wanita terkuat yang di miliki oleh dunia bawah,selalu menyembunyi kan wajah nya di balik masker.


"Kalian tau kan,selain membahas masalah kita.aku juga ingin membahas, kehadiran princess kita yang dalam waktu satu bulan,akan lahir ke dunia ini."


Prok,prok, prok.


Tepuk tangan bergema,semua orang sangat antusias menyambut kehadiran bayi yang di kandung oleh Ayana.


Kebahagiaan bukan hanya di rasa kan oleh Cristian,tapi seluruh anggota Angle of death.


Terlepas dari siapa ayah biologis nya,mereka tetap bahagia karena kehadiran baby girl yang akan di tunggu-tunggu.


"Kita akan jadi paman!."


"Aku tidak sabar menunggu kehadiran princess,pasti dia sangat cantik seperti Nona ayana."


"Aku juga!."


"Astaga my princess,paman akan menjaga mu."


"Bagaimana hadiah nya kalian sudah membeli nya?."

__ADS_1


"Aku membeli kan sebuah boneka Doraemon besar."


"Aku membeli kan baju berwarna biru,persis seperti milik Elsa di kartun Frozen."


Percakapan menghebohkan terjadi,mereka tidak sabar menyambut kehadiran bayi dari Ayana.


Asisten Vie yang biasa nya diam,juga ikut berbincara.memamer kan barang-barang apa saja,yang sudah dia beli untuk putri Ayana kelak.


"Ehem"deheman Cristian membuat ruangan menjadi sunyi kembali.


"Sebelum nya aku berterima kasih banyak kepada kalian, karena telah menyambut kehadiran princess dengan senang hati.sebagai ganti nya,aku akan mengajak kalian memilih nama my princess."


Ujar Cristian penuh wibawa.


Dengan antusias mereka semua mengambil kertas,voting akan di ada kan.


Berdiri dari duduk nya, Cristian mengambil spidol.menulis di papan tulis kecil, nama-nama untuk sang putri.


Viola.Ayara.Rebbeca.Lissa.Queensa.Arrabella.


Nama-nama yang tertera di sana.


Setelah selesai melakukan pemungutan suara, asisten Vie menghitung nama manakah yang paling banyak mendapat voting.


"Ayara, menjadi nama yang paling banyak mendapat voting king,kurang lebih 85% dari 100%suara.”ujar asisten Vie.


Hasil voting menunjuk kan ayara adalah nama yang menjadi mayoritas orang memilih ayara.


"king,nona Ayana di larikan ke rumah sakit."asisten Vie berlari masuk ke dalam ruangan, berteriak panik.


"apa?"Cristian langsung bangkit dari duduk nya,shock bukan main.


"masuk rumah sakit? bagaimana bisa?!"bentak Cristian,sebelum berlalu pergi dari sana.


mobil milik asisten Vie melaju,memecah kan kepadatan kota.


jantung Cristian berdetak cepat, panik bukan main.tidak mungkin kan Ayana akan melahir kan sekarang?ini belum waktu nya.


"bagaimana bisa Ayana masuk rumah sakit?hah?!"Cristian berteriak keras.


"mansion di serang, Nona ayana tertembak,dan sekarang sedang di lari kan ke rumah sakit"asisten Vie baru mendapat kabar, penyerangan di mansion oleh penembak runduk.


"Apa?!sial siapa yang berani-berani nya bermain-main dengan ku!"rahang Cristian mengeras,marah bukan main.


"Tangkap orang itu,bila perlu bunuh mereka."titah Cristian.


"Jika tidak memungkin-kan,hubungi prince mafia dragon white,minta bantuan pada mereka!"bentak Cristian menggelegar.


Dengan cepat asisten Vie,merogoh celana nya.mencari-cari keberadaan handphone milik nya, setelah mendapat kan nya segera asisten Vie melakukan perintah Cristian.


[Halo,salam hormat prince saya Vie asisten king mafia angle of death]salam Vie.

__ADS_1


[Ada apa?].


[Kami butuh bantuan,mansion dan markasa kami di serang secara bersamaan.king tidak bisa menghadapi nya,sendiri].


[Black rose akan meluncur,dia berada di negara yang sama dengan kalian!tentu kan lokasi].titah Renald.


[Black rose?] asisten Vie menelan ludah nya karena kelu.


[Kenapa? kau takut pada nya kan?]tanya renald sinis.


[Tidak,kami sangat berterima kasih karena bantuan anda.]ucap asisten Vie.


Tut.


"Bagaimana?"tanya Cristian.


"Rombongan Dragon white sedang bergerak,di pimpin langsung oleh black rose."tangan asisten Vie bergetar,saat menyebut kan nama black rose.


Astaga, bagaimana bisa Queen Mafia sendiri yang turun tangan.


Sebisa mungkin asisten Vie terlihat tenang,tatapan nya berusaha fokus karena sedang mengendarai mobil.


"Black Rose?"dahi Cristian berkerut dalam perasaan nya hanya tertuju pada seseorang,Ayana.


Ku mohon tuhan selamat kan Ayana dan juga baby ayara,hanya itu keinginan ku sekarang.


Cristian mengepal kan tangan nya frustasi.


Indonesia.


Duduk termenung di balkon sendirian adalah rutinitas Bayu akhir-akhir ini,entah apa yang ada di fikiran nya.


"Ada apa kak?"Bayu menoleh ketika melihat Vero memasuki kamar nya.


"Mama meminta mu,untuk ke kamar nya"setelah mengucap kan pesan mama,Vero berlalu keluar begitu saja.


Diam, Bayu tidak bereaksi sedikit pun.dia masih sibuk dengan lamunan nya.


"Bayu!"mama masuk ke dalam kamar Bayu,mengelus lembut bahu sang anak.


"Ada apa?"tanya mama lembut.


"Aku hanya meng-khawatir kan Ayana dan juga anak ku ma, bagaimana jika terjadi sesuatu pada mereka? perasaan ku tidak enak."ujar Bayu getir.


"Semua nya akan baik-baik saja."ujar mama.


"Nadia Valerina Pradana,aku sudah memilih nama itu jika anak ku perempuan.dan jika laki-laki aku akan memberi nama, Aldy pradana."ujar Bayu penuh rasa bahagia.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh


Author balik lagi yah guys

__ADS_1


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote


__ADS_2