Rahim Pengganti.

Rahim Pengganti.
part 45.


__ADS_3

Keesokan hari nya.


Pukul 11:30.


Setelah bersusah payah meminta izin kepada Bayu,akhir nya Ayana di izinkan keluar walau hanya setengah jam.


Ingin menemui ibu panti.


Alasan ayana.sebenar nya ia tidak mau berbohong kepada Bayu,tapi jika ia berkata jujur Bayu pasti akan memarahi nya dan tidak mengizinkan nya pergi dari sana.


Mengguna kan taksi,Ayana pergi ke sebuah restauran.tempat temu janji ia dan juga Cristian siang ini.


"Anda ingin saya bertemu dengan siapa Mr?."


Cristian tengah berbincang dengan seorang laki-laki paruh baya yang merupakan seorang pengusaha textile di Eropa.


"Seseorang,saya yakin anda akan kembali teringat mendiang istri anda.”cristrian mengulas senyum tipis,membuat laki-laki paruh baya bernama Alberto itu mengeryit bingung.


Ceklek.


Cristian segera berdiri dari duduk nya ketika terdengar suara pintu terbuka.


"Aya kau sudah datang?"Cristian menyambut wanita yang ia cintai dengan senyum sangat lebar.


Diam.ayana belum bereaksi sedikit pun.mata nya sibuk berpandangan dengan Alberto yang juga tengah memandangi nya penuh arti.


"Caroline Damanik?"nama itu meluncur begitu saja dari bibir Albert,gadis muda di hadapan nya sangat mirip dengan Caroline Damanik istri nya.


Hanya saja wanita ini berpenampilan sangat tertutup dari atas kepala hingga ujung kaki,selebih nya semua yang di miliki Wanita ini sangat mirip dengan mendiang istri nya.


"Dia?"Ayana memandang bingung ke arah Cristian.


"Suami dari wanita yang ku tunjukan pada mu kemarin."


Ayana hanya mengangguk singkat.


"Dia mirip sekali dengan Caroline?nak siapa nama mu?"Alberto mendekat,mengelus lembut pipi Ayana.


"Ayana"jawab Ayana singkat.


"Kau cantik sekali nak,kau mirip dengan mendiang istri ku."mata Alberto berkaca-kaca,sebuah ikatan tak kasat Mata mengikat nya dan Ayana.


Ikatan batin antara ayah dan anak.


"Mungkin kah kau putri ku?"Alberto menebak, sebagai salah seorang di dunia bawah,tebakan nya sangat tepat.


"Putri?saya di temukan di panti asuhan,sangat tidak mungkin saya putri anda."Ayana menggeleng,menampik sebuah fakta baru yang ada di depan mata.


Aku merasa kau ayah ku,boleh kah aku memeluk mu


Ucapan itu hanya mampu Ayana telan dalam hati, ia tidak mampu berkata-kata,semua nya terlalu mengejut kan untuk Nya.

__ADS_1


"Kalian bisa tes DNA nanti,tapi menurut saya kalian memang ayah dan anak"setelah terdiam cukup lama Cristian kembali bersuara.


"Nak boleh kah ayah memeluk mu?."


Ayana mengangguk,berlari kedekapan laki-laki yang ia yakini adalah ayah kandung nya.


"Hiks, hiks"Ayana terisak kencang,tidak menyangka ia akan bertemu dengan orang yang selama ini dia rindukan.


"Ayah aku merindukan mu"Ayana terisak di dalam dekapan tuan Alberto.


Di pojok sana,wajah Cristian berubah menjadi sangat dingin,tidak menyukai ada laki-laki lain yang memeluk Ayana.


Dia memeluk laki-laki lain.


Cristian cemburu.


"Nak,jika kau memang putri ku.mau ya,kau ikut Daddy pulang ke negara asal kita?."


"Aku sudah menikah dad,aku tidak mungkin meninggal kan suami ku."Ayana menggeleng pelan.


"Siapa?siapa yang beruntung bisa menikah mu dengan mu sayang?"Alberto menggengam erat tangan putri nya.


"Dia laki-laki yang baik dad,Daddy tidak perlu khawatir.aku bisa menjaga diri ku sendiri, Daddy jaga diri.maaf Ayana tidak bisa berlama-lama,Ayana pamit.”ayana berdiri dari duduk nya,hendak melangkah pergi dari sana.


"Kenapa cepat sekali sayang?"Alberyo menahan tangan Ayana,menatap penuh harap agar sang putri tidak jadi pergi.


"Suami ku tidak mengizinkan ku berlama-lama di luar dad,sebentar lagi dia akan menjemput ku.”ayana berujar pelan karena merasa tidak enak.


Maaf dad,Aya memang masih merindukan mu.tapi,Ayana tidak mau di hukum oleh mas Bayu lagi, karena terlalu lama keluar.


"Ayana janji,kita pasti bisa bertemu lagi dad.walau bukan dalam waktu dekat,Ayana sudah menikah dad.sejak Ayana jadi istri,Ayana milik suami ayana.ayana harus menuruti semua keinginan suami Ayana,maaf dad."


Ayana memelan kan nada suara,memeluk ayah nya sekali lagi.


"Aya sangat menyayangi,sedari awal bahkan sebelum Ayana tau bahwa Ayana memiliki ayah"Ayana bergumam lirih,sebelum berpamitan pergi dari sana.


Di luar, ternyata Bayu sudah menunggu nya,sejenak ia menajam kan pandangan nya,merasa ada sesuatu yang mengganjal.


"Mas"Ayana membuka pintu, menyapa Bayu sejenak, sekedar berbasa-basi.


"Sejak kapan ibu panti mengajak mu bertemu di restauran elit?."


Wajah Ayana berubah pucat, ketahuan berbohong.


"Itu,anu mas ibu panti mengajak ku bertemu salah satu donatur tetap di panti,tempat ini beliau yang memilih,iya."


Ayana menggigit bibir bawah nya,suara nya terbata dan bergetar karena tidak terbiasa berbohong.


"Kau bertemu dengan siapa sebenar nya?"Bayu memicing,merasa jawaban Ayana tidak logis.


"Mas aku bertemu dengan donatur, terserah mau percaya atau tidak"Ayana memaling kan wajah kesal dengan tuduhan yang di layang kan Bayu tanpa henti.

__ADS_1


"Bukan begitu maksud ku,kau kan izin nya bertemu dengan ibu panti"Bayu membola.


"Terserah."Ayana mengerucut kan bibir nya karena sangat kesal dengan Bayu.


Mobil terus melaju,sebelum pulang.bayu menyempat kan diri untuk menjemput Fia di sebuah salon besar, karena Wanita itu sedang melakukan perawatan.


"Mas di mana Fia?"sudah lebih dari tiga puluh menit menunggu,tapi belum juga ada tanda-tanda Fia akan keluar.


"Aku tidak tau, Fia bilang dia minta di jemput"Bayu melirik ke arah arloji nya lagi.


***


Club xx.


Setelah selesai perawatan kulit dan sebagai nya, Fia memutus kan untuk berkunjung ke sebuah club besar.


Sebenar nya Fia enggan menginjak kan kaki lagi di sini,ia berniat taubat.tapi ternyata tempat ini memiliki posisi istimewa di hidup nya,menjauh kan tempat ini dari hidup nya cukup sulit.


"Fia kau datang lagi?aku cukup lama tidak melihat mu.biasa nya kau datang setiap hari,lalu kenapa jarang?apa suami mu melarang?"bartender langganan Fia berujar santai, menanyakan kabar wanita cantik ini.


"Aku sangat sibuk akhir-akhir ini,suami ku tidak melarang.”fia menggeleng cepat, mendudukkan diri di kursi.


"Kenapa?"bartender menyajikan segelas cooktail.


"Terima kasih.aku ingin bertanya,tapi jawab jujur ya?"Fia bertanya.


"Iya"


"Sebagai seorang laki-laki,apa kehormatan wanita sangat penting bagi mu?"Fia bertanya dengan sangat ragu-ragu.


"Tentu sangat penting.aku memang bukan laki-laki baik,tapi aku juga manusia biasa yang mengingin kan wanita baik-baik sebagai istri ku,juga ibu dari anak-anak ku kelak."


Deg.


Tangan Fia mengepal, perkataan dari bartender menyulut emosi tersendiri dalam hati nya.


"Seburuk-buruk nya laki-laki,mereka tetap ingin wanita yang terbaik.karena keturunan yang baik berasal dari rahim yang baik pula.”


Bartender masih terus berceloteh panjang lebar tanpa henti,tidak menyadari perubahan wajah Fia yang sangat terlihat.


"Memang nya kenapa?rumah tangga mu sedang bermasalah?"tanya bartender lagi.


"Tidak,bukan seperti itu.aku hanya bertanya,dan satu lagi apa laki-laki mudah berpaling ketika ada perempuan yang lebih cantik dan bisa memberi kan keturunan?".


Fia terus bertanya.


"Tergantung,bisa jadi ya bisa jadi tidak, tergantung laki-laki itu sendiri.biasa nya hubungan dengan keluarga besar juga ikut andil,dalam keharmonisan rumah tangga."


Keluarga besar? keluarga mas Bayu tidak tau aku menikah dengan mas Bayu,aku takut itu akan membawa pengaruh yang tidak baik untuk pernikahan kami.


# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

__ADS_1


Author balik lagi yah guys


Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote.


__ADS_2