
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Satu bulan berlalu.
"Ada apa Hem?"Cristian menegur Ayana yang tengah malam,masih berada di luar.
Pada hal udara sudah sangat dingin,dan angin malam sangat tidak cocok dengan ibu hamil.
"Tidak,hanya saja perasaan ku sedang tidak enak"Ayana menoleh, menjawab jujur.
"Ada masalah?"tanya Cristian lagi, karena belum mendapat kan jawaban yang memuas kan.
Melampir kan jaket di bahu Ayana, Cristian terus menatap ke depan,sembari menebak apa yang menjadi fikiran Ayana.
"Sebentar lagi aku akan melahirkan king, bagaimana jika nanti semua nya tidak berjalan lancar?"Ayana menoleh,menekan dada nya yang kembali di landa dengan ketakutan.
"Hei,jangan berkata seperti itu."Cristian memegang kedua bahu Ayana,mengulas senyum tipis.
Gila!pada hal aku jauh lebih khawatir dari pada nya.
Cristian memang yang paling khawatir.dia sekali menghabis kan malam di perpustakaan, sekedar mencari-cari informasi di internet tentang persalinan.
Dan itu,astaga bukan nya menenang kan.informasi mengenai persalin ibu hamil itu justru menambah kegilaan dalam diri Cristian.
"Tapi aku takut."Ayana menunduk kan pandangan nya ke bawah.
"Tidak,jangan takut.aku akan memasti kan dokter-dokter terbaik di negara ini yang menangani persalinan mu nanti,ada dokter Ridwan juga kan?."
Cristian menggengam tangan Ayana yang sudah sangat dingin dengan lembut,mengecup nya pelan.
Aku tidak akan biar kan sesuatu terjadi pada mu, walaupun aku tau Bayu sedang menuju kemari.
Cristian memang tau dari anak buah nya,bahwa Bayu sedang dalam perjalanan ke negara J.
Mengingat informasi dari sang papa yang mengatakan orang tua kandung ayana, adalah pengusaha di negara J,tanpa fikir panjang Bayu segera kesana.
"King,andai terjadi sesuatu,bisa kah kau berjanji satu hal pada ku?"Ayana mendongak,menatap Cristian Dengan tatapan penuh permohonan.
__ADS_1
"Kata kan,apapun itu aku akan melakukan nya untuk mu"Cristian menjawab serius.
"Jaga anak ku, seperti anak mu sendiri.jangan biar kan mas Bayu ataupun Fia mengambil nya.terutama keluarga mas Bayu,kau harus menjaga dia dengan baik."Ayana terisak.
Keluarga mas Bayu sangat berkuasa,aku yakin mereka akan segera menemukan keberadaan anak ku ini nanti.
Ayana memejam kan mata.
"Hei,lihat aku"Cristian menangkup kedua pipi Ayana dengan sangat lembut.
"Kau pikir aku akan membiar kan mereka mengambil nya?tentu tidak.dia juga putri ku,aku satu-satunya ayah nya.dan aku akan menjaga nya dengan nyawa ku sendiri,jadi jangan khawatir."
Ayana mengangguk pelan, tatapan mata kelam Cristian mengandung sebuah keseriusan.
"Dan,aku tidak akan membiar kan sesuatu terjadi pada mu.kau harus menyambut kedatangan putri kita,bersama ku.bagaimana pun cara nya,aku berjanji akan mengusahakan yang terbaik."Cristian menyalurkan energi energi positif.
Dia memang tau,semua ibu hamil pasti seperti ayana.mereka akan mengalami sindrom ibu hamil, karena itu kehadiran orang-orang penting sangat berarti.
"Terima kasih"Ayana menghapus air mata nya,sudah sedikit tenang sekarang.
"Ayo masuk,udara dingin tidak baik untuk my princess"Cristian menggandeng tangan Ayana,masuk ke dalam rumah.
Di dalam rumah.
"Apa anak Bayu sangat menyukai mu ya?"ejek dokter Ridwan yang baru datang.
"Kenapa?"tanya Cristian tanpa menoleh.
"Aku tadi pagi membuat kan nya susu,tapi Ayana langsung muntah-muntah.sementara saat meminum buatan mu,dia baik-baik saja."
Dokter Ridwan mengadu.tadi pagi, karena Cristian ada urusan mendadak yang tidak dapat di tinggal, jadi lah dokter Ridwan yang membuat kan susu untuk Ayana,tapi di luar ekspektasi Ayana langsung muntah-muntah.
"Benar kah?itu artinya my princess hanya mau minum susu buatan sang Daddy"Cristian mengulas senyum manis.
Ah Daddy,aku tidak sabar mendengar bibir mungil Puteri ku nanti memanggil ku.
Cristian menggeleng,pipi nya bersemu merah,membayang kan sebentar lagi itu akan menjadi kenyataan.
"Iya dia benar-benar jadi putri mu, karena itu kau harus menjaga nya agar Bayu tidak merebut nya."pembicara yang tadi nya santai,berubah menjadi serius.
__ADS_1
"Apa kau fikir aku sebodoh itu,aku tidak akan membiar kan siapapun menyentuh putri ku,termasuk ayah kandung nya sendiri."Cristian membawa segelas susu ke kamar Ayana.
Langkah Cristian terhenti,mata nya menajam, mendengar Ayana sedang berbicara sendiri di dalam kamar.
"Kau tau, tadi itu Daddy mu.kau harus memanggil nya Daddy,jika sudah lahir ke dunia ini.daddy mu sudah menyiap kan kamar yang indah untuk mu,bunda dan Daddy sangat menanti kan kehadiran mu."
Ayana terus berceloteh,sembari mengelus pelan perut buncit nya,membangun ikatan batin antara ibu dan sang Bayi.
"Kami sangat menantikan kehadiran mu.daddy mu laki-laki baik,dia sudah berjanji akan menjaga mu jika terjadi sesuatu nanti pada bunda.terima kasih telah bertahan baby,kelak jadi lah sosok yang berguna,buat bunda dan Daddy bangga."
Di luar, Cristian menghela nafas panjang.sebelum mengetuk pintu kamar.
"King masuk lah!"tanpa melihat siapa yang mengetuk,Ayana mempersilahkan nya masuk, karena ia tau pasti itu Cristian.
"Aku membawa kan susu untuk mu"Cristian duduk di ujung ranjang, menatap lembut ke arah wanita berjilbab di hadapan nya.
"Terima kasih"Ayana segera meneguk nya.
Cristian mengambil minyak di nakas,memijat pelan kaki Ayana yang bengkak.
"Tidak perlu seperti ini!"Ayana menghindar.
"Kau tau kan aku tidak terima penolakan."Cristian menahan kaki Ayana untuk tidak bergerak.
"King"Ayana merasa tidak enak.
"Tenang lah,aku tidak keberatan"Cristian memijat kaki putih Ayana yang terlihat cukup bengkak,mungkin efek sedang hamil tua.
"Terima kasih, putri ku pasti senang memiliki Daddy sebaik diri mu."Ayana berujar penuh keyakinan, kebahagiaan secara tersirat terlihat di mata nya.
***
Indonesia.
Sudah satu bulan pencarian Ayana yang sama sekali belum membuah kan hasil,membuat kondisi Bayu semakin-kemari semakin berantakan dan tidak terurus.
tapi,sama sekali belum menunjukkan hasil sedikit pun.
# Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
__ADS_1
Author balik lagi yah guys
Like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like like komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen komen and vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote vote